7 Manfaat Dari Daun Seledri

7 Manfaat Dari Daun Seledri

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Seledri merupakan salah satu bahan makanan yang biasanya digunakan sebagai campuran dalam sayur sop atau diolah sebagai jus. Ternyata, ada banyak manfaat daun seledri yang baik untuk kesehatan yang belum diketahui. Ungkap semuanya di sini! Tidak hanya bermanfaat sebagai penyedap masakan, seledri pun punya banyak manfaat bagi kesehatan.

Tanaman ini ternyata memiliki kadar enzim dan antioksidan yang besar di seluruh bagian sayurnya, Hampir seluruh bagian dari seledri dari mulai biji, batang hingga daun memiliki manfaat bagi kesehatan.

Anda bisa memakan seledri sebagai kudapan, mencampurnya sebagai sup, atau membuat jus seledri.

Pokoknya, cara mengolah seledri sangatlah gampang.

Itu sebabnya, kini tren konsumsi jus seledri sedang digandrungi banyak orang.

Mau mencoba juga?

Sebelum membuatnya, ketahui dulu 7 manfaat daun seledri dan beberapa bagian lainnya bagi kesehatan Anda:

1. Manfaat Seledri Sebagai Anti Inflamasi

Tanaman seledri mengandung zat polysaccharides dan antioksidan.

Kedua zat tersebut sangat bermanfaat untuk anti inflamasi yang disebabkan oleh kerusakan elemen tubuh.

Inflamasi sangat merusak bagi tubuh karena dapat menyebabkan penyakit berbahaya seperti penyakit jantung, kanker dan arthritis.

2. Manfaat Seledri untuk Menurunkan Kadar Kolestrol

Anda ingin menurunkan kadar kolestrol dalam tubuh?

Konsumsilah seledri secara rutin setiap hari.

Seledri mengandung sebuah elemen unik yang disebut 3-n-butylphthalide (BuPh) yang berguna sebagai penurun kadar lemak dan pengontrol kesehatan jantung.

Mengonsumsi suplemen dari bahan seledri dapat menurunkan kolestrol lipoprotein, jumlah kolestrol dan konsentrat triglyceride dalam tubuh.

Baca Juga : 12 Manfaat Daun Cincau Untuk Kesehatan

3. Manfaat Daun Seledri bagi Penderita Hipertensi

Tekanan darah tinggi adalah salah satu penyebab penyakit jantung koroner.

Bagi Anda yang ingin mengobati atau mencegah tekanan darah tinggi, konsumsilah seledri secara rutin.

Ekstrak biji seledri terbukti memiliki manfaat anti-hipertensi yang dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Selain dapat menurunkan tekanan darah, seledri juga mampu mengontrol tekanan darah Anda.

4. Manfaat Daun Seledri untuk Ginjal

Seledri adalah tanaman yang mampu membersihkan liver secara alami.

Kandungan vitamin C, B, A dan zat besi dari seledri sangat tinggi sehingga cocok untuk perlindungan organ ginjal dan liver.

Konsumsi seledri secara rutin juga terbukti dapat membantu melindungi ginjal, mencegah penyakit liver dan membersihkan racun di tubuh.

5. Membantu Menurunkan Berat Badan

Kandungan kalori dalam seledri sangat rendah, itulah kenapa seledri cocok dikonsumsi sebagai sumber makanan penurun berat badan.

Seledri juga punya kemampuan untuk menjadi cadangan nutrisi bagi tubuh dan mengelola metabolisme lemak tubuh.

Menariknya, seledri dikenal padat nutrisi dan mengandung beragam nutrisi bermanfaat seperti antioksidan, elektrolit, vitamin dan mineral.

6. Seledri Bermanfaat Mencegah Infeksi

.Menurut sebuah penelitian, bagian biji dari tanaman seledri diketahui memiliki antimikroba khusus yang juga bermanfaat bagi tubuh.

Bahkan, biji tanaman seledri telah digunakan selama berabad-abad sebagai obat herbal dengan kandungan antibakteri.

Tidak perlu obat anti luka, kan?

7. Mencegah Penyakit Kanker

Seledri adalah salah satu jenis sayuran yang mampu memproteksi tubuh dari penyakit kanker.

Beberapa sayuran lain yang juga memiliki proteksi antikanker yaitu adas, parsnip, dan peterseli.

Kandungan polyacetylenes dalam seledri biasa digunakan sebagai campuran obat chemoprotective atau obat pencegah efek samping kemoterapi.

Polyacetylenes diketahui mampu membasmi racun dan mencegah pembentukan sel kanker terutama kanker usus, kanker payudara dan leukimia.

12 Manfaat Daun Cincau Untuk Kesehatan

12 Manfaat Daun Cincau Untuk Kesehatan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Daun cincau dapat kita temukan dengan mudah karena bisa tumbuh dengan liar di pekarangan. Bagi masyarakat luas, daun cincau ini dapat dikonsumsi sebagai pengobatan tradisional berbagai penyakit. Berikut ini manfaat daun cincau yang disesuaikan dengan kebutuhan dan berbagai permasalahan medis yang sering terjadi di masyarakat.

1. Obat Anti Inflamasi

Cincau mengandung zat klorofil cukup besar pada daunnya. Zat ini dapat meredakan peradangan yang terjadi akibat bakteri atau kuman pada bagian tertentu. Untuk manfaat ini, daun cincau dapat ditumbuk dan diberi sedikit garam kemudian dioles pada bagian yang sakit 3 kali sehari.

2. Obat Demam

Daun cincau mengandung saponin dan manfaat antioksidan yang berperan untuk menurunkan demam. Minum air rebusa cincau setelah air disaring dua kali sehari.

3. Obat Diabetes Mellitus

Daun cincau memiliki kandungan senyawa berupa bisbenzilsokuinolin dan klorofil yang bermanfaat untuk menstabilkan kadar gula dalam darah. Hal tersebut kemudian akan memperbaiki kinerja hormon insulin pankreas dalam mengatur kadar gula darah. Jika mengkonsumsi air rebusan daun cincau ini secara teratur, sebanyak 200 ml 2 kali sehari.

Baca Juga : 5 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

4. Obat Radang Lambung

Kandungan vitamin C dan manfaat antioksidan dalam daun cincau akan membantu klorofil untuk mengatasi radang lambung yang dialami oleh seseorang yang memiliki kelainan pada asam lambungnya. Senyawa-senyawa tersebut, akan menguatkan otot dinding lambung untuk membunuh bakteri yang menyebabkan penyakit pada lambung. Untuk mengobati radang lambung, dapat mengkonsumsi rebusan daun cincau sebayak 2 kali sehari.

5. Obat Penyakit Hipertensi

Senyawa S-S tetandrin juga bermanfaat untuk mengobati hipertensi. Senyawa ini dapat menyebabkan pelebaran pembuluh darah sehingga darah akan mengalir lebih lancar. Sistem peredaran darah yang lancar, akan mengatasi tekanan darah yang semula tinggi dan kembali normal. Untuk mengobati darah tinggi, daun cincau baik dikonsumsi 3x seminggu.

6. Obat Keracunan Akibat seafood

Manfaat makanan laut memang sangat baik untuk tubuh, namun makanan seperti udang dan cumi dapat menimbulkan keracunan. Senyawa antioksidan di daun cincau dapat membantu orang yang mengalami keracunan seafood. Cara menggunakan daun cincau sebagai obat keracunan, remas 5-10 lembar daun cincau hingga air yang dihasilkan berwarna hijau. Kemudian minum ramuan ini dengan menggunakan gula jawa.

7. Obat Sakit Tipes

Senyawa tokoferol, mineral fosfor dan antioksidan dari daun cincau dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh bagi yang menderita penyakit tipes. Konsumsi rebusan daun cincau ini, sebanyak 3 kali sehari.

8. Mengatasi permasalahan otot

Senyawa dimetil kurin-1 dimetoidida dari daun cincau membantu mengatasi permasalahan otot seperti otot kaku, pegal dan nyeri. Serta membantu proses peregangan otot saat dioleskan sebagai salep atau diminum dalam bentuk rebusan.

9. Efektif untuk kanker

Manfaat daun cincau memiliki senyawa isokandrodendrin dan S-S tetandrin yang berfungsi untuk mematikan sel tumor yang akan menjadi sel kanker. Selain itu, kedua senyawa tersebut dapat meningkatkan sistem imun dalam tubuh kita ketika kita dikonsumsi, setelah mengolahnya terlebih dahulu menjadi rebusan atau agar-agar.

10. Mematikan sel tumor

Senyawa isokandrodendrin akan mematikan sel tumor yang menyerang organ tertentu seperti ginjal, lambung, dan hati. Daun cincau dapat dikonsumsi dalam bentuk agar, air rebusan, atau serbuk sebanyak 3x sehari sebagai obat anti tumor.

11. Mengatasi diare

Senyawa alkaloid pada daun cincau mengandung manfaat vitamin C dan manfaat vitamin B yang dapat mengatasi diare setelah dikonsumsi secara teratur sebanyak 3 kali sehari. Senyawa alkaloid akan membantu membunuh kuman penyakit yang terdapat dalam makanan dan meningkatkan penyerapan sari makanan di dalam tubuh.

12. Pencegah Osteoporosis

Kandungan mineral magnesium, kalsium dan fosfor yang cukup tinggi dalam daun cincau bermanfaat untuk regenerasi sel-sel tulang yang sudah keropos. Kandungan yang bermanfaat ini, untuk memberi nutrisi tulang dalam pembentukan sel-sel darah yang rusak. Dengan demikian kesehatan tulang meskipun mencapai usia tua dapat lebih terjaga.

5 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

5 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Manfaat temulawak untuk kesehatan memang sudah dikenal di Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu. Oleh karena itu tidak heran kalau temulawak sering dimanfaatkan dalam pengobatan herbal.

Mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Dr Roy Sparringa pernah menyebut kalau temulawak setidaknya dipakai untuk lebih dari 900 produk obat tradisional yang terdaftar. Hal ini membuat temulawak jadi salah satu tanaman herbal atau tanaman obat unggulan dari Indonesia.

Apa saja manfaat temulawak untuk kesehatan? berikut rangkuman yang telah didapat dari berbagai sumber.

1. Penambah nafsu makan

Satu manfaat temulawak yang terkenal adalah ia bisa menambah nafsu makan. Hal ini membuat ramuan jamu temulawak sering dimanfaatkan orang tua untuk membuat anak-anaknya mau makan lebih lahap tidak pilih-pilih makanan.

Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU Dr. Soetomo, Surabaya, dr Arijanto Jonosewojo, SpPD, menjelaskan kandungan atsiri dalam temulawak yang berperan bisa meningkatkan nafsu makan.

Baca Juga : Tanaman Obat Asli Indonesia Yang Terbukti Bermanfaat Menyehatkan

2. Turunkan kolesterol jahat

Dijelaskan juga oleh dr Arijanto bahwa temulawak bisa membantu menurunkan kolesterol jahat bernama low density lipoprotein (LDL) berkat kandungan kurkuma. Seseorang bisa mendapatkan manfaat temulawak tersebut dengan cara tradisional yaitu mengonsumsi air rebusannya.

Cara terbaik untuk merebus temulawak menudur dr Arijanto dengan memakai panci dari tanah liat dan tidak ditutup.

“Kalau mau menurunkan LDL, panci sebaiknya dibuka karena temulawak itu kan mengandung minyak atsiri dan kurkuma. Kurkuma untuk menurunkan kolesterol dan atsiri penambah nafsu makan, kata dr Arijanto beberapa waktu lalu.

3. Lindungi hati

Temulawak dikenal sebagai salah satu ramuan herbal yang bermanfaat untuk para pasien yang harus mengonsumsi obat kolesterol jangka panjang. Alasannya karena menurut dr Arijanto temulawak dapat berfungsi sebagai hepatoprotektor yang melindungi hati akibat efek samping obat.

“Jadi hati bisa terlindungi dari efek samping simvastatin yang dikonsumsi dalam jangka panjang. Ini kan jadi bentuk gabungan terapi yang bermanfaat,” kata dr Arijanto

4. Atasi maag

Pakar temulawak dari Universitas Gajah Mada, Profesor Nyoman Kertia, MD, PhD, pernah menyebut kalau kurkuma dan minyak atsiri pada temulawak dapat membantu mengatasi penyakit seperti maag. Nilai plusnya adalah konsumsi temulawak relatif aman dari efek samping dibandingkan obat kimia.

“Ada riset tahun 1995 yang membuktikan ternyata kurkuminoid dan obat kimia sama-sama mampu mengobati. Tapi pada beberapa kasus, yang mengonsumsi obat kimia mendapat efek samping pusing, mual, hingga diare. Kalau kurkuma, memang tidak se-‘cespleng’ obat kimia, tetapi lama-lama sama menyembuhkan tetapi tanpa timbul efek samping,” papar Prof Kertia beberapa tahun lalu.

5. Menjaga kebugaran

Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengaku rajin minum jamu temulawak sebagai caranya untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukan. Kebiasaan minum jamu temulawak tersebut dikatakan Menkes Nila sudah dilakukannya sejak lama dan hal ini ia terapkan juga untuk seluruh jajaran di Kementerian Kesehatan.

“Saya minum jamu juga kok. Jamu temulawak dalam bentuk kapsul, dua kapsul per hari setiap pagi dan sore hari,” tutur Menkes Nila.

Tanaman Obat Asli Indonesia Yang Terbukti Bermanfaat Menyehatkan

Tanaman Obat Asli Indonesia Yang Terbukti Bermanfaat Menyehatkan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Tanaman obat adalah tumbuhan yang diketahui memiliki manfaat menyembuhkan atau mencegah penyakit. Di Indonesia sendiri ada beragam jenis tanaman obat yang menurut penelitian memang ampuh menyehatkan.

Imunolog sekaligus peneliti herba Profesor dr Edi Dharmana, MSc, PhD, SpParK, dari Universitas Diponegoro mengatakan tanaman obat sering dimanfaatkan karena mudah ditemukan di Indonesia. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang melakukan domestikasi tanaman (membudidayakan tanaman liar ke dalam lingkungan sehari-hari).

Obat-obat herbal itu memang sejarahnya sudah lama, mungkin ribuan tahun dipakai orang seluruh dunia termasuk di Indonesia,” kata Prof Edi beberapa waktu lalu.

Berikut tanaman obat yang terkenal di Indonesia dan manfaat nya.

1. Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)

Temulawak adalah tanaman obat yang masih satu keluarga dengan jahe. Mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Dr Roy Sparringa pernah menyebut kalau temulawak digunakan lebih dari 900 produk obat tradisional yang terdaftar, menjadikannya sebagai tanaman obat unggulan dari Indonesia.

“Temulawak tercatat merupakan tanaman asli Jawa, dan akhirnya mulai menyebar dan ditemukan juga di Asia Tenggara, Indocina, Tiongkok, Jepang, Korea, hingga Barbados dan Amerika Serikat. Dari semua itu, temulawak terbaik tetap yang berasal dari Indonesia,” tutur Roy.

Dijelaskan Roy bahwa temulawak memiliki banyak manfaat. Selain terkenal untuk menambah nafsu makan dan menjaga sistem kekebalan tubuh, temulawak juga berfungsi untuk memelihara fungsi hati, antioksidan, memperbaiki fungsi pencernaan, hingga mampu menurunkan kadar lemak dalam darah.

Baca Juga : 4 Jenis Tanaman Obat Yang Bisa Ditanam Di Pekarangan Rumah

2. Saga (Abrus precatorius)

Tanaman obat Saga bisa dengan mudah ditemukan di pinggir jalan. Menurut Kepala Pengelola Kampoeng Djamoe Organik Cikarang Heru Wardana daun saga bisa digunakan sebagai obat batuk atau masalah tenggorokan.

“Bisa ambil daunnya, kunyah, lalu lepeh. Untuk ibu hamil juga bisa, karena efeknya ke tenggorokan aja nggak sampai badan. Jadi jangan jadikan jamu kambing hitam pada ibu hamil,” tutur Heru.

3. Bangle (Zingiber cassumunar)

Bangle adalah tanaman obat berbatang semu, tumbuh tegak, dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Bangle masih satu keluarga dengan temulawak, kunyit, kencur, dan jahe.

Menurut buku “Tanaman Obat Keluarga” Bangle mengandung mineral, albumin, dan minyak atsiri yang membuatnya berkhasiat sebagai antiradang meredakan nyeri hingga demam.

4. Meniran (Phyllanthus urinaria)

Meniran merupakan tanaman semak biasa ditemui di lapangan maupun pinggir jalan. Keberadaannya seringkali diabaikan karena kerap dianggap tanaman liar, padahal sebenarnya tanaman obat ini memiliki banyak manfaat.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, mengungkapkan meniran merupakan herbal yang sudah terbukti membantu penyembuhan saat flu. Sebab, kandungannya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

“Karena dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, maka saat batuk dapat juga membantu mempercepat pemulihannya,” ujar dr Helmin kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

5. Seledri (Apium graveolens)

Daun seledri yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan sebetulnya adalah tanaman obat dengan manfaat mampu menurunkan hipertensi. Seledri menurut beberapa ahli tengah dikembangkan sebagai fitofarmaka, yaitu obat dari bahan herba yang terbukti keamanan dan khasiatnya karena telah melalui uji klinik.

6. Mengkudu (Morinda citrifolia)

Mengkudu masih satu keluarga dengan tanaman kopi-kopian. Buah mengkudu yang terkenal pahit disebut beberapa penelitian dapat membantu kondisi penyakit jantung hingga diabetes.

Kandungan polisakarida dalam mengkudu disebut ahli dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Ediati Sasmito, Apt, dapat dimanfaatkan sebagai immunostimulator untuk membantu menormalkan sistem imun. Dalam penelitiannya Prof Edi berusaha melihat manfaat konsumsi suplemen mengkudu untuk pasien kanker.

“Kita tahu obat kanker yang dikonsumsi dapat menurunkan sistem imun, sehingga dengan diberikan immunostimulator dari mengkudu. Sistem imun pasien dapat kembali normal,” katanya.

7. Kumis kucing (Orthosiphon aristatus)

Menurut dr Danang Ardiyanto dari Klinik Saintifikasi Jamu milik Balitbangkes Kemenkes RI tanaman obat kumis kucing dapat dimanfaatkan untuk melancarkan buang air kecil. dr Danang sendiri biasa mengkombinasikan kumis kucing dengan tanaman obat lain untuk membuat ‘ramuan’ yang berkhasiat.

“Secara ilmiah daun kumis kucing melancarkan buang air kecil, seledri melebarkan pembuluh darah, temulawak untuk kesegaran tubuh dan meniran untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jadi dalam satu formula ada macam-macam isinya. Ini filosofi jamu,” kata dr Danang.

4 Jenis Tanaman Obat Yang Bisa Ditanam Di Pekarangan Rumah

4 Jenis Tanaman Obat Yang Bisa Ditanam Di Pekarangan Rumah

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Apakah rumahmu mempunyai halaman yang cukup luas? Daripada hanya dibiarkan kosong begitu saja, kamu bisa menanam tanaman obat. Selain membuat halamanmu terisi, tanaman obat tentunya sangat berguna untuk mengatasi masalah kesehatan secara tradisional.

Tanaman obat keluarga atau yang biasa dikenal dengan Toga pada dasarnya adalah upaya untuk mengatasi masalah kesehatan ringan secara mandiri oleh individu dalam keluarga, kelompok atau masyarakat.

Tanaman obat ini biasanya diramu dan disajikan sebagai obat guna penyembuhan penyakit. Sebagai negara dengan keragaman jenis tanaman, Indonesia memiliki banyak jenis tanaman obat yang bisa dimanfaatkan. Namun, dalam artikel ini hanya menuliskan beberapa jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam dan kamu rasakan manfaatnya.

Dirangkum dari berbagai sumber, berikut jenis tanaman obat yang bisa kamu tanam dihalaman rumahmu.

1. Rosemary

Tentunya kamu sudah tidak asing lagi dengan tanaman kecil yang bernama Rosemary. Tanaman satu ini, ternyata merupakan salah satu jenis tanaman obat loh. Mungkin beberapa diantara kamu hanya mengetahui bahwa Rosemary adalah bumbu pelengkap untuk mengolah daging.

Selain menjadi bumbu masakan,Rosemary adalah sebuah tanaman yang memiliki banyak manfaat. Tanaman Rosemary berbentuk seperti semak pinus. Batang dari tanaman yang satu ini bisa dibilang panjang, namun daunnya pendek-pendek dan berbentuk seperti jarum. Tanaman ini jika kamu tanam di rumahmu, juga akan membuat halamanmu semakin cantik.

Manfaat tanaman Rosemary adalah untuk mengurangi gejala flu, mengatasi sakit kepala, masalah pencernaan seperti kembung, sembelit dan mual. sering sekali digunakan untuk meredakan gangguan pencernaan.

Baca Juga : Banyak Manfaat Dari Kacang Panjang

Jika kamu sering mengalami ketidakteraturan dalam menstruasi, kamu bisa juga menggunakan Rosemary untuk melancarkannya. Dengan begitu, siklus menstruasi kamu akan segera teratur.

Selain itu Rosemary juga efektif untuk menyembuhkan luka dengan cepat, mengobati eksim dengan efektif, menstabilkan tekanan darah dan meredakan penyakit rematik. Waduh banyak sekali bukan manfaat Rosemary?

Cara mengolah Rosemary mudah saja, cukup dengan merebus daun Rosemary dan hidangkan menjadi teh. Kamu bisa menambahkan madu. Dengan menanamnya di halaman rumahmu, kamu akan segera merasakan manfaatnya.

2. Adam Hawa

Mungkin diantara kamu jarang mendengar tanaman ini, tetapi tanaman ini sebenarnya sering ada di lingkungan sekitar kamu loh. Jenis tanaman obat Adam Hawa biasa dikenal dengan nama nanas kerang. Tanaman ini memiliki daun yang tumbuh berpusar di permukaan tanah, bahkan mirip tanaman nanas, hanya saja yang ini tidak berbuah.

Berdaun ungu dan hijau, tanaman ini juga terlihat menarik jika kamu tanam di halaman rumahmu. Manfaat dari salah satu jenis tanaman obat ini ialah mampu menyembuhkan rematik, pendarahan, penyakit bronkhitis, batuk darah, disentri, sembelit, anemia, luka-luka, dan bengkak.

Cara membuat ramuan tanaman Adam Hawa untuk luka luar dengan menumbuk daun adam hawa hingga halus. Kemudian, oleskan pada bagian tubuh yang terdapat luka memar. Sifat antiinflamasi yang terdapat di dalamnya mampu mempercepat penyembuhan luka memar.

3. Daun Cincau

Siapa sih yang tidak kenal minuman es cincau yang sering segar? Bahan dari es cincau tentunya daun cincau sendiri. Daun cincau ini banyak sekali khasiatnya diantaranya dapat mengobati beberapa penyakit seperti obat panas, demam, panas dalam, sakit perut atau mual, dan saluran pencernaan.

Salah satu jenis tanaman obat ini tumbuh secara merambat, sehingga jika kamu tidak mempunyai halaman yang cukup luas, kamu bisa memanfaatkan tanaman ini untuk merambat di tembok atau pagar rumahmu. Asalkan lingkungannya cukup air dan ada penopang berupa tumbuhan lain untuk merambat, daun cincau ini bisa langsung tumbuh.

Cara mengolah daun cincau untuk mereadakn panas adalah dengan merebusnya, setelah matang lalu diremas-remas sampai airnya mengental dan warnanya menjadi hijau. Air remasan daun cincau tersebut lalu disaring.

Air cincau yang sudah disaring tadi sebaiknya segera diminumkan karena jika terlalu lama dibiarkan maka air cincau akan makin kental sehingga agak susah untuk ditelan. Kamu juga bisa juga menambahkan madu.

4. Lidah buaya

Jenis tanaman obat yang memiliki beragam khasiat selanjutnya adalah lidah buaya. Yups, boleh dibilang kalau lidah buaya sebagai tanaman sejuta manfaat karena banyak sekali khasiat dari tanaman ini.

Tanaman obat yang satu ini sering kamu temui di halaman rumah. Tidak membutuhkan tempat yang luas, tanaman lidah buaya menjadi tanaman favorit banyak orang.

Tanaman ini berkhasiat untuk kesehatan rambut, kamu cukup mengoleskan lidah buaya ini ke rambut untuk mendapatkan rambut yang lebat. Selain itu lidah buaya juga bisa untuk mengobati jerawat, diabetes, sembelit, radang tenggorokan dan beberapa penyakit lainnya.