Tanaman Obat Yang Bisa Dibudidayakan Di Rumah

Tanaman Obat Yang Bisa Dibudidayakan Di Rumah

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tanaman Obat Yang Bisa Dibudidayakan Di Rumah. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tanaman Obat Yang Bisa Dibudidayakan Di Rumah

Apa itu tanaman obat?
Tanaman ini mengandung senyawa aktif atau bahan alami tertentu yang disinyalir baik untuk menunjang kesehatan tubuh. Setiap jenis tanaman mungkin memiliki “komposisi” senyawa yang berbeda satu sama lain, sehingga manfaatnya juga mungkin bervariasi antar satu tanaman obat dengan yang lain.Umumnya setiap bagian dari tumbuhan obat bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan khasiatnya. Mulai dari daun, batang, buah, kulit, biji, akar, hingga umbi atau rimpangnya yang kemudian dikonsumsi dalam berbagai bentuk seperti dimakan mentah-mentah, untuk bumbu dapur, obat oles, hingga diracik menjadi jamu minum.

Tanaman obat yang bisa Anda tanam sendiri di rumah
Indonesia kaya akan sumber tanaman obat yang bisa dibudidayakan sendiri di rumah, baik pada sebidang tanah di halaman rumah atau di pot-pot kecil, untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan.Menurut Info Komoditi Tanaman Obat yang diterbitkan Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) dari Kementerian Perdagangan, tanaman biofarmaka di Indonesia mencakup 15 jenis tanaman utama. Tanaman-tanaman ini meliputi jahe, laos (lengkuas), kencur, kunyit, lempuyang, temulawak, temuireng, temukunci, dlingo atau dringo, kapulaga, mengkudu (pace), mahkota dewa, kejibeling, sambiloto, dan lidah buaya.

1. Jahe
Jahe adalah salah satu jenis tanaman obat yang populer digunakan sebagai bahan pembuat jamu dan obat tradisional.Jahe mengandung senyawa aktif kuat bernama gingerol yang mampu mengatasi banyak masalah pencernaan seperti sakit perut dan mual-muntah, pusing karena vertigo, hingga mengurangi sakit akibat nyeri haid serta nyeri sendi seperti osteoarthritis dan rematik. Gingerol juga dilaporkan dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar. Selain itu, jahe dapat membantu menurunkan berat badan.

Jika ingin menggunakan jahe sebagai obat herbal, pilihlah yang segar. Senyawa gingerol paling banyak dan paling kuat ditemukan dalam jahe segar ketimbang jahe bubuk. Bubuk jahe di pasaran juga biasanya sudah diolah dengan banyak gula tambahan. Simpan jahe dalam wadah tertutup rapat, simpan di tempat kering dan jauhkan dari sinar matahari langsung.Peringatan: jahe umumnya aman, tapi tetap tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Jahe dapat menyebabkan sakit perut, kembung, mulas, hingga diare jika kebanyakan. Anda tak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari.

2. Kunyit
Kunyit mengandung zat kurkumin yang memberikan warna oranye khasnya. Kurkumin jugalah yang memberikan khasiat obat dari kunyit untuk membantu menjaga kesehatan serta mencegah penyakit.

Berkat senyawa kurminnya, simpang oranye ini sudah sejak dulu digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia untuk meringankan gejala gangguan pencernaan, gejala penyakit kulit, mengatasi penyakit hati, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, hingga mencegah kanker usus besar. Berdasarkan penelitian, kurkumin juga berfungsi melindungi kesehatan fungsi saraf.Peringatan: sama halnya dengan jahe, kunyit juga tidak boleh kebanyakan dikonsumsi. Dikutip dari Healthline, beberapa penelitian mengatakan konsumsi kunyit berlebihan memicu kenaikan asam lambung berlebih. Asupan kunyit yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan masalah perdarahan. Anda mungkin jadi lebih gampang memar atau luka lama sembuhnya.Maka dari itu, orang yang punya masalah lambung seperti maag dan yang sedang rutin menggunakan obat pengencer darah warfarin tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi kunyit.

Baca Juga : Tanaman Pembawa Keberuntungan

3. Kencur
Kencur yang punya nama latin Kaempferia galanga ternyata masih satu keluarga dengan jahe. Tidak heran apabila masih banyak yang salah membedakan antara kencur dengan jahe.Kencur sudah dikenal lama sebagai obat batuk berdahak, obat diare, obat deman, dan obat sakit gigi. Kencur juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nafsu makan dan mengobati cedera otot setelah olahraga.Manfaat kencur tidak berhenti sampai di situ. Sebuah penelitian dari Bangladesh menunjukkan bahwa ekstrak kencur mengandung sifat antidepresan yang bermanfaat untuk mengurangi stres dan kecemasan.

4. Kumis kucing
Kumis kucing adalah tanaman obat yang cukup terkenal dalam meringankan beberapa masalah kesehatan, seperti luka di kulit dan gusi bengkak. Selain itu, zat antiradang dalam kumis kucing dapat membantu mengendalikan gejala alergi, rematik dan asam urat, penyakit ginjal, hingga menghentikan kejang.Sebuah penelitian pada tikus lab yang diterbitkan jurnal Ethnoparmhacology melaporkan bahwa daun kumis kucing juga bersifat diuretik yang memicu peningkatan produksi urine. Secara tidak langsung, bolak-balik buang air kecil dapat membantu mengeluarkan bakteri yang ada di dalam kandung kemih. Hal ini pun membantu mengurangi kemungkinan risiko infeksi saluran kencing.

5. Daun sirih
Daun sirih sejak zaman leluhur digunakan sebagai tanaman obat untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Nenek moyang kita sejak dulu terbiasa mengunyah sirih untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka.Nyatanya, tradisi menyirih ini memang terbukti bermanfaat oleh sejumlah penelitian medis modern. Mengunyah sirih telah terbukti menghambat pertumbuhan bakteri dalam mulut, sehingga bermanfaat untuk mencegah gigi berlubang dan penyakit gusi.Selain itu, antioksidan tannin dalam sirih mempercepat respon tubuh untuk membekukan darah dan menyembuhkan luka. Itu kenapa sirih sering digunakan untuk menghentikan mimisan dan mengobati luka bakar.

Tanaman Hias Beracun Untuk Anak

Tanaman Hias Beracun Untuk Anak

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Kalo masalah buah hati siapa sih yang tidak takut jika terjadi apa-apa pada mereka. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tanaman Hias Beracun Untuk Anak.Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tanaman Hias Beracun Untuk Anak

Anak-anak, terutama balita, senang eksplorasi dengan tangan bahkan memasukkan segala sesuatu ke dalam mulutnya. Tak terkecuali jenis tanaman hias beracun berikut ini.

Jenis tanaman hias beracun sangat berbahaya jika tertelan
Gejala keracunan tanaman sangat beragam. Mulai dari iritasi pada kulit, mulut dan tenggorokan, mual, muntah, kejang-kejang, denyut jantung tidak teratur, hingga kematian.

#1 Angels trumpet
Warna kuning nan cantik seperti ini memang sangat cocok untuk dijadikan penghias halaman rumah, namun jangan sampai si kecil menyentuh apalagi memasukkannya ke dalam mulut. Sangat berbahaya, Bun!

#2 Amarilis
Warna merah cerah yang dimiliki bunga Amrilis ini cocok sekali untuk mencerahkan suasana di rumah, ya Bun? Tapi hati-hati, sebab tanaman ini juga salah satu tanaman hias yang tak boleh berada di sekitar anak-anak.

#3 Arrowhead plant
Sering melihat tanaman ini ada di halaman rumah? Ketika Bunda berencana memiliki anak atau sudah memiliki anak yang masih balita, jangan sampai si kecil terpapar olehnya ya Bun!

Menghias rumah dengan berbagai macam tanaman memang menyenangkan. Selain membuat rumah menjadi terlihat lebih indah, tanaman juga bisa memperbaiki mood, memurnikan udara, dan bahkan menjauhkan stres. Namun hati-hati ya Parents, ada beberapa tanaman beracun yang terlihat menarik dalam segi tampilan tetapi memiliki efek yang berbahaya untuk tubuh, terutama anak-anak.Seperti kisah seorang gadis kecil yang keracunan akibat menggigit salah satu tanaman hias yang ada di sekitar lingkungan rumahnya berikut ini.Pada 14 Juni lalu, media sosial dihebohkan oleh sebuah unggahan dari akun Husnul Khotimah Fahmi yang mendesak orangtua lainnya untuk waspada terhadap tanaman tertentu.Dalam unggahan tersebut Husnul menceritakan pengalaman seorang gadis cilik bernama Nashwa yang keracunan sebuah tanaman hias saat sedang bermain di luar rumah.Gadis cilik berusia empat tahun itu diduga merobek dan mengigit sebuah tanaman hias yang beracun. Ia kemudian meludahkan daun yang digigitnya dan kembali ke rumah untuk meminum air.

Baca Juga : Dlingo Kembaran Pandan Banyak Manfaat

Setelah kembali ke rumah, Nashwa mulai menangis dan mengeluh kesakitan. Namun orangtuanya kebingungan karena tidak ada luka yang dapat diidentifikasi dari tubuhnya.Nashwa kemudian mengaku bahwa dia telah mengigit salah satu tanaman hias di taman. Husnul merasa bingung, mengapa menggigit tanaman bisa membuat Nashwa kesakitan seperti itu.Setelah mencari tahu di internet, Husnul menyadari bahwa tanaman yang digigit oleh Nashwa adalah tanaman Dieffenbachia yang beracun.Menurut cerita Husnul, Nashwa tidak bisa menutup mulutnya. Dia terus mengeluarkan air liur yang tidak terkendali dan bibirnya membengkak.Beruntungnya gejala yang dialami Nashwa bisa sembuh setelah mendapatkan perawatan dari dokter. Dokter mengatakan, jika saja Nashwa menelan tanaman itu maka efeknya bisa jadi lebih buruk. Dia mungkin bisa mengalami pembengkakan tenggorokan yang kemudian menghalangi saluran pernafasannya.

Karena itulah, dokter juga memeriksa saluran pernafasan Nashwa, untuk memastikan bahwa selain bibir bengkak tidak ada efek keracunan lain yang dialami anak itu. Dokter kemudian meresepkan obat untuk menyerap racun yang masuk ke dalam perut Nashwa.Beberapa hari setelah melakukan perawatan Nashwa dinyatakan telah sembuh. Dari cerita ini, Hus menyarankan orangtua agar berhati-hati dengan lingkungan disekitar anak-anak mereka.

Khasiat Daun Senna Khas Afrika

Khasiat Daun Senna Khas Afrika

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Khasiat Daun Senna Khas Afrika. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Khasiat Daun Senna Khas Afrika

Segudang manfaat yang ditawarkan daun senna.Senna merupakan tanaman yang termasuk dalam kategori tanaman herbal dan dikenal sebagai obat pencahar yang cukup efektif. Obat yang berasal dari daun tanaman ini biasa dikonsumsi dalam pil, kapsul, atau diolah menjadi teh.

Ini dia beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh dari daun senna.

1. Melancarkan BAB
Ekstrak daun senna yang diminum nyatanya telah terbukti dapat mengatasi konstipasi atau sembelit dalam jangka pendek. Anda dapat menyeduhnya menjadi teh atau memakan daunnya.Manfaat ini bisa Anda dapatkan karena daun senna memiliki zataktif yang dapat membuat dinding usus Anda berkontraksi sehingga pencernaan pun lancar. Selain itu, senna dipercaya dapat menghilangkan panas dari usus, membantu membuang sisa makanan yang sudah menumpuk di organ pencernaan tersebut.Sebagai obat pencahar alami, senna juga cukup manjur dikonsumsi bersama dengan psyllium atau docusate sodium. Bahkan, untuk para lansia, senna dengan natrium dapat mengobati sembelit lansia yang pernah menjalani operasi anorektal.

2. Meredakan gejala ambeien
Selain dapat digunakan sebagai obat pencahar, manfaat daun senna lainnya juga dapat digunakan untuk meredakan gejala terkait ambeien karena senyawa anti peradangan alaminya.Ambeien biasanya menimbulkan rasa sakit saat BAB karena terdapat penyumbatan di anus dan menyebabkan peradangan.Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa tikus yang diberikan ekstrak daun senna mengalami penurunan radang pada saluran pencernaan.

Baca Juga : Bebaskan Sakit Leher Dengan Tumbuhan Ini

3. Mempersiapkan usus sebelum kolonoskopi
Bagi Anda yang akan menjalani kolonoskopi, yaitu tes skrining kanker pada usus besar, dokter Anda mungkin akan menyuruh untuk mengosongkan isi usus besar dan rektum Anda.Salah satu caranya ada dengan minum obat pencahar, puasa sebelum pemeriksaan, dan hanya minum air putih saja. Anda bisa memakai obat pencahar alami satu ini, daun senna, untuk melakukan pembersihan usus.Hal tersebut dikarenakan daun senna dinilai sama efektifknya dengan obat pembersih usus, yaitu bisocodyl. Akan tetapi, perlu diketahui bahwa Anda perlu memakai daun senna dengan kombinasi manitol, larutan salin, dan simetikon untuk hasil yang memuaskan. Konsultasikan lebih lanjut dengan dokter Anda sebelum mengonsumsinya.

Manfaat Tumbuhan Pegagan Hidup

Manfaat Tumbuhan Pegagan Hidup

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai Manfaat Tumbuhan Pegagan. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Manfaat Tumbuhan Pegagan.

1. Mempercepat penyembuhan luka
Penelitian terbaru yang dilakukan pada April 2018 mengamati manfaat pegagan untuk mengurangi jaringan parut setelah operasi. Hasilnya, pasien yang minum ekstrak daun pegagan secara rutin setelah operasi mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat. Bahkan, kemunculan jaringan parut di area bekas sayatan operasi juga cenderung lebih sedikit.Tak hanya itu saja, Centella asiatica alias gotu kola juga dapat digunakan sebagai salep luka bakar. Hal ini berdasarkan laporan yang diterbitkan dalam jurnal Medicine. Dalam laporan tersebut diketahui bahwa seorang pasien yang mengalami luka bakar dan langsung mengoleskan salep ekstrak daun Centella asiatica pada daerah yang terluka mengalami proses penyembuhan yang lebih cepat. Salep herbal ini juga membantu menurunkan risiko terjadinya infeksi pada kulit.Manfaat pegagan yang satu ini sebenarnya sudah dikenal sejak berabad-abad lalu. Ya, secara tradisional pegagan telah lama digunakan untuk mengobati luka ringan. Kandungan bahan kimia yang dikenal sebagai triterpenoid berperan untuk mempercepat penyembuhan luka, meningkatkan kadar antioksidan, dan suplai darah ke area luka.

2. Melancarkan aliran darah
Gotu kola dapat membantu mengurangi pembengkakan dan melancarkan aliran darah pada orang-orang yang memiliki varises dan insufisiensi vena, yaitu suatu kondisi yang menyebabkan darah menggenang di kaki. Penelitian lain yang diterbitkan dalam jurnal Angiology juga menunjukkan pegagan bermanfaat dalam membantu pengobatan hipertensi vena.Sebuah jurnal tinjauan sistematis menemukan bahwa Centella asiatica membantu mengurangi gejala-gejala insufisiensi vena. Gejala seperti nyeri, bengkak, dan keluhan kaki yang terasa berat diketahui dapat berkurang akibat penggunaan tanaman herbal ini.Manfaat ekstrak daun pegagan ini diduga berasal dari kandungan triterpenes pada daun yang memiliki sifat anti-peradangan. Kandungan kimia ini juga diketahui menstimulasi pembentukan kolagen serta glikosaminoglikan yang merangsang penyembuhan luka.

Baca Juga :Manfaat Tumbuhan Meniran

3. Menyamarkan stretch marks
Berdasarkan sebuah studi yang dilakukan, diketahui bahwa tanaman herbal satu ini dapat menyamarkan kemunculan stretch marks di kulit. Hal ini disebabkan oleh senyawa terpenoid yang terkandung dalam Centella asiatica membantu meningkatkan produksi kolagen di dalam tubuh. Selain membantu menyamarkan stretch marks yang sudah ada, senyawa tersebut juga membantu mencegah kemunculan stretch marks yang baru.

4. Meningkatkan fungsi kognitif otak
Sebuah penelitian kecil yang dilakukan membandingkan efek ekstrak daun pegagan dan asam folat untuk meningkatkan fungsi otak setelah stroke. Dari penelitian tersebut, diketahui bahwa pegagan dan asam folat sama-sama bermanfaat dalam meningkatkan fungsi otak. Akan tetapi, para ahli menemukan bahwa pegagan lebih efektif dalam meningkatkan daya ingat seseorang setelah stroke dibanding asam folat.Studi terpisah yang dilakukan pada tikus juga menemukan hal serupa. Meski dapat meningkatkan fungsi otak tikus usia muda dan tua, efek tersebut lebih optimal pada tikus yang lebih tua.

Manfaat Tumbuhan Meniran

Manfaat Tumbuhan Meniran

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Manfaat Tumbuhan Meniran. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Manfaat Tumbuhan Meniran

1. Membantu memperkuat sistem imun
Berdasarkan hasil penelitian yang baru saja di lakukan, tanaman meniran ini cukup baik untuk tubuh kita. Salah satunya adalah membantu dalam memperkuat sistem kekebalan tubuh atau sistem imun kita. sebab dalam meniran terdapat zat yang membantu untuk merangsang aktivitas imuno modulator. Makanya jika ingin mendapatkan sistem imun tubuh yang kuat, ada baiknya mengkonsumsi tanaman meniran ini secara teratur.

2. Resiko terinfeksi bakteri, virus dan mikroba jahat
Seperti yang sudah di sebutkan bahwa meniran ini cukup baik untuk tubuh kita. ia memiliki kandungan yang membantu mempertahankan tubuh kita selalu sehat. Bahkan dalam tanaman meniran memiliki zat yang cukup baik untuk mendongkrak sistem imun. Zat tersebut dinamakan sebagai imuno modulator. Semakin baik kadar tingkat sistem imun seseorang, maka resiko terkena penyakit juga lebih jarang. Karena setiap bakteri, virus dan mikroba yang masuk ke dalam tubuh di matikan oleh sistem imun ini. Makanya jika anda ingin tetap sehat, konsumsilah tanaman meniran dengan teratur.

3. Mengontrol kinerja sistem imun
Kadang kala, tubuh kita terlalu banyak di forsir untuk mengerjakan berbagai hal sekaligus. Jadwal yang padat dan menumpuk, mengharuskan tubuh untuk terus melakukan aktivitas. Padahal tubuh sudah lelah. Hal ini membuat sistem imun bekerja terlalu keras. Padahal seseorang memiliki batas maksimal sendiri sendiri. jika sampai jebol pertahanannya, maka seseorang akan sakit. Namun berbeda kasusnya jika anda kerap mengkonsumsi tanaman meniran. Karena ia memiliki zat yang bisa mengontrol sistem imun bekerja. Sehingga ketika sistem tubuh bekerja terlalu keras dan kuat, zat yang ada dalam meniran akan mengontrol dengan cara menurunkan kinerjanya.

Baca Juga :Rumput Mutiara Cintaku Padamu

4. Bisa menggantikan kinerja sistem imun
Sudah di jelaskan bahwa meniran bisa membantu untuk menurunkan kinerja dari sistem imun. Bahkan ketika sistem imun bekerja terlalu keras, meniran bisa membantu untuk menggantikan posisi dengan sistem imun. Bagaimana caranya? Sistem imun yang kinerjanya sudah menurun tadi, mampu membuat meniran mengeluarkan zat yang ada dalam kandungannya. Yakni berupa zat flavonoid. Lalu zat ini bisa mengirimkan sinyal sinyal tertentu. Adanya kiriman informasi dari sinyal ini akan membantu manusia kembali pada kinerjanya yang hilang.

5. Memiliki zat anti peradangan
Dalam meniran ternyata juga tidak fokus hanya pada sistem imun. Masih ada keistimewaan lain yang ada dalam meniran. Salah satunya adalah adanya zat yang membantu sebagai anti peradangan. Jadi ketika tubuh anda mengalami benturan atau terinfeksi dari virus dan bakteri. Maka pada kondisi biasanya akan menyebabkan radang karena luka tadi. Jika di biarkan terus menerus, bisa menyebabkan penyakit yang cukup serius. Hal ini tidak berlaku pada anda yang rajin mengkonsumsi tanaman meniran. Sebab dalam tanaman ini memiliki zat anti peradangan. Jadi ketika tubuh mengalami sakit, langsung sigap untuk segera mengobati diri sendiri.

Tanaman Herbal Khas Cina

Tanaman Herbal Khas Cina

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – TANAMAN Obat-obatan atau herbal dianggap sebagai salah satu cara alami untuk menyembuhkan penyakit atau menjaga kesehatan tubuh. Hampir setiap negara di dunia memiliki varian tanaman herbal dengan karakteristiknya sendiri. Namun Cina diakui sebagai negara dengan tanaman herba dengan kualitas terbaik. Negara ini juga memiliki berbagai varian herbal yang tidak dapat Anda temukan di tempat lain. Hukum telah merangkum beberapa dari mereka seperti yang dilaporkan oleh beberapa sumber.

Bai Qian
Bai Qian termasuk jenis tanaman perennial berbentuk semak tegak. Masyarakat Cina menggunakan tanaman ini untuk tujuan pengobatan karena dipercaya ampuh mengobati batuk dengan dahak, keracunan, gangguan pencernaan, dan masih banyak lagi. Bagian yang digunakan adalah akar dari tanaman yang telah dijemur dan dikeringkan. Rasa dari bai qian sendiri cenderung manis dengan aroma yang cukup tajam.

Cang Er Zi
Tanaman ini pada awalnya hanya tumbuh di kawasan Eropa, Amerika Utara dan Asia Barat. Namun karena ia mampu beradaptasi dengan baik, persebarannya pun saat ini hampir di seluruh dunia. Cang Er zi memiliki rasa manis dan pahit serta mengandung alkaloid, resin, dan vitamin C. Dalam bidang kesehatan, tanaman herbal ini sering digunakan sebagai antibiotik dan antibiates alami, namun perlu mendapat rekomendasi dokter jika dikonsumsi dengan obat diabetes lainnya. Sebagian orang juga menggunakan Cang Er Zi untuk mengobati sakit punggung kronis.

Baca juga : Kedawung Si Raja Tumbuhan Obat-Obatan

Bai Xian Pi
Bagi yang memiliki masalah kulit, Bai Xian Pi bisa menjadi pilihan yang tepat. Tanaman herbal ini cukup dikenal oleh masyarakat China karena sangat ampuh menyembuhkan penyakit kulit, luka bisul, menghentikan gatal-gatal, luka bernanah, luka bakar, dan masih banyak lagi. Dilihat dari kandungan, Bai Xian Pi sangat kaya akan dictamnine, asam obacunonic, kolin, aurapten, dan senyawa kimia lainnya. Tidak seperti tanaman herbal lainnya, Bai Xian Pi didominasi rasa asin dan pahit. Jika Anda memiliki riwayat penyakit hati atau alergi, hindari konsumsi tanaman herbal ini.

Bu Gu Zhi
Bu Gu Zhi banyak tumbuh di dataran India, terutama did aerah semi kering Rajasthan dan kabupaten Timur Punjab. Tanaman ini juga didistribusikan secara luas di daerah tropis dan subtropis dunia, terutama Cina dan Afrika Selatan. Menurut penelitian terbaru, tanaman herbal ini sangat baik digunakan untuk mengobati alopecia, psoriasis, vitiligo, dan menorrhagia. Khasiat lainnya juga dapat mengobati sakit pinggang, tidak dapat menahan buang air kecil (inkontinensia), kelemahan ektremitas bawah, serta distensi abdomen. Bagian yang digunakan adalah buah yang telah dikeringkan.

Tanaman Obat Paling Terkenal Di Indonesia

Tanaman Obat Paling Terkenal Di Indonesia

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Bahkan tanaman obat sangat murah karena dapat ditemukan dengan mudah. Bahkan beberapa di antaranya bisa Anda tanam di halaman rumah. Bagi Anda yang tertarik beralih ke tanaman obat, cobalah untuk melihat daftar tanaman obat paling terkenal di Indonesia beserta sifat-sifat berikut!

Tanaman obat daun kumis kucing
Tanaman obat yang pertama adalah daun kumis kucing. Tanaman ini mudah ditemukan di sejumlah tempat di Indonesia. Bentuknya yang cantik juga bisa memperindah halaman rumah. Daun kumis kucing terkenal ampuh untuk mengobati kencing batu dan melancarkan saluran kemih. Selain itu, tanaman ini juga berkhasiat untuk mengobati rematik, asam urat, batuk, diabetes, hingga hipertensi.

Tanaman obat lidah buaya
Lidah buaya adalah salah satu tanaman obat yang populer dan disukai oleh banyak orang, terutama para wanita. Tanaman lidah buaya terkenal bermanfaat untuk kecantikan rambut dan kulit, misalnya saja menghitamkan rambut, menghilangkan jerawat, hingga mengurangi bekas luka. Dagingnya bermanfaat untuk kesehatan tubuh seperti meredakan batuk, radang tenggorokan, sembelit, atau diabetes. Pada saat cuaca panas, daging tanaman ini bisa dimasak menggunakan air gula lalu diberi es batu sebagai minuman penyegar tenggorokan.

Tanaman obat belimbing wuluh
Belimbing wuluh biasanya digunakan untuk menambahkan rasa asam pada sejumlah masakan tradisional Indonesia. Selain untuk memasak di dapur, ternyata belimbing wuluh yang berukuran kecil ini juga tergolong dalam tanaman obat. Sebagai tanaman obat, belimbing wuluh berkhasiat untuk mengobati gusi berdarah, rematik, godongan, sariawan, pegel linu, hingga sakit gigi. Buah, batang, dan daun dari belimbing wuluh ini bisa digunakan semuanya, lho!

Tanaman obat temulawak
Tanaman obat berikutnya adalah temulawak yang asli dari Indonesia. Sudah dari dulu temulawak dikenal sebagai bahan jamu. Bagian yang paling sering digunakan adalah akar dan dagingnya. Bentuknya lonjong berukuran sedang. Tanaman obat yang bisa kamu coba tanam di dekat teras rumah ini berkhasiat untuk mengobati gangguan ginjal, menjaga kesehatan hati, dan menguatkan jantung.

Baca juga : Jenis Tanaman Obat

Tanaman obat daun cincau
Cincau yang sering kamu temukan di penjual kaki lima dibuat dari daun cincau. Tanaman obat yang satu ini dikenal sangat ampuh untuk meredakan panas dalam, mengobati demam, hingga meredakan radang lambung. Selain lidah buaya, daun cincau adalah tanaman obat lainnya yang memiliki rasa enak dan banyak dijual. Bagi kamu yang ingin menanamnya di rumah, daun cincau ini bisa diletakkan di dekat gazebo sebagai dekor yang bermanfaat sekaligus menyejukkan bagi tiang-tiang karena sifatnya merambat.

Tanaman obat jahe
Tanaman obat berikutnya pasti sudah tidak asing lagi di telinga kamu, jahe. Tanaman obat jahe berkhasiat untuk menghangatkan tubuh di saat cuaca dingin, mengurangi masuk angin, hingga menyembuhkan batuk karena rasanya yang sedikit pedas dan panas. Beberapa hidangan khas Indonesia pun banyak yang menggunakan ramuan jahe.

Tanaman obat buah srikaya
Tanaman obat buah srikaya ternyata memiliki banyak khasiat untuk pengobatan tubuh. Bagian daun, akar, dan kulitnya mengandung berbagai zat yang bersifat antiradang dan antidepresi. Beberapa khasiatnya adalah membunuh cacing usus, mempercepat proses penghilangan bisul, dan melancarkan pencernaan. Sahabat Kania, dari ketujuh tanaman obat yang paling terkenal di Indonesia tadi, apakah kamu sudah pernah mencobanya? Jangan lupa share dan cek artikel menarik lainnya di Tumbuhanliarberkhasiat.web.id ya!

Jenis Tanaman Obat

Jenis Tanaman Obat

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Dengan waktu dan waktu yang paling modern, saat ini semakin sedikit orang menggunakan tanaman obat untuk mengobati penyakit mereka. Mereka lebih suka perawatan medis dengan obat-obatan modern di mana, tanpa kita sadari, kita mengandung zat kimia, dan beberapa bahkan pergi ke perawatan di luar negeri untuk penyembuhan. Bahkan jika Anda menggunakan obat dalam jangka panjang, itu dapat menyebabkan penyakit lain. Selain itu, biaya pengobatan saat ini semakin mahal, sehingga obat-obatan tradisional dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengobati penyakit Anda.

Belimbing Wuluh

Jangan bayangkan belimbing ini mempunyai bentuk seperti belimbing pada umumnya. Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan sebutan belimbing sayur karena sering digunakan sebagai bumbu masakan untuk memberikan rasa asam yang kuat.

Fungsi lain dari belimbing wuluh selain sebagai bumbu masakan adalah untuk obat tradisional. Mulai dari buah, batang, daun dan bungannya bisa digunakan sebagai obat. Belimbing wuluh bermanfaat untuk mengobati gusi berdarah, obat rematik, obat godongan, obat sariawan, obat pegel linu serta bisa digunakan sebagai obat sakit gigi.

Temu lawak

Temulawak merupakan tanaman rempah asli Indonesia yang memiliki beragam khasiat untuk kesehatan. Bagian yang sering dimanfaatkan adalah bagia akar atau sering juga disebut dengan rimpang. Bagian inilah yang sering diolah untuk dijadikan sebagai obat berbagai penyakit.

Khasiat dari tanaman temulawak adalah untuk mengatasi gangguan ginjal, melancarkan pencernaan, menyehatkan jantung, dan menjaga kesehatan hati. Sebenarnya masih banyak jenis penyakit lain yang bisa disembuhkan dengan tanaman obat ini. Apalagi bila penggunaannya dikombinasikan dengan tanaman obat lain, tentu khasiatnya akan semakin terasa.

Daun Cincau

Pastinya kalian sudah tidak asing dengan tanaman ini bukan? Ya, tanaman yang sering diolah menjadi es cincau ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Daun cincau pada umunya ada 2 jenis yakni yang berwarna hijau dan hitam, keduanya memiliki rasa yang sama-sama lezat dan adem.

Manfaat dari tanaman obat yang satu ini adalah sebagai obat demam, obat diabetes militus, radang lambung, dan mengobati sakit types. Wah luar biasa ya?Bisa jadi ini salah satu tanaman obat yang memiliki rasa yang lezat.

Daun patah tulang

Tanaman yang memiliki bentuk ranting tanpa daun ini sering digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan. Tetapi dibalik keunikan yang dimiliki tanaman patah tulang mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan terutama obat tradisional.

Tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati tulang patah, sakit gigi, kusta, wasir, tumor atau kanker, rematik, sifilis, nyeri saraf dan juga penyakit kulit. Tetapi dalam penggunaanya sebaiknya bertanya pada ahli kesehatan karena getah tanaman ini mengandung racun.

Baca juga : Jenis Tanaman Liar Sebagai Obat

Daun Seledri

Seledri merupakan sayuran hijau yang rendah kalori. Daun seledri mengandung sekitar 16 kalori per 100 gram. Daun seledri selain biasa digunakan sebagai penambah aroma masakan, juga bisa digunakan sebagai tanaman obat keluarga.

Seledri mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1 dan zat besi lainnya seperti kalium, mineral dan zat besi.

Beberapa manfaat daun seledri diantaranya dapat mengobati darah tinggi, mencegah pembentukan batu di kantung empedu, menenangkan sistem saraf, mengembalikan nafsu makan yang hilang, menghindarkan dari kanker perut dll.

Daun saga

Tanaman Saga banyak tumbuh liar di pekarangan rumah, kebun atau di pinggiran jalan. Ada dua jenis tanaman saga, yaitu saga rambat dan pohon saga, tapi kebanyakan orang menyebut keduanya dengan nama Saga saja. Saga termasuk tanaman gulma, dan biasanya menganggu tanaman lain yang memang sengaja ditanam. Karena dianggap mengganggu, tanaman Saga sering dibabat habis bahkan dibakar sekalian. Meskipun begitu, daun saga rambat biasa dimanfaatkan sebagai obat batuk dan obat anti sariawan. Daun saga mengandung beberapa bahan aktif seperti glycyrrhizin, abrus lactone, asam abrusgenat dan turunan metilnya.

Untuk mengobati sariawan dengan daun saga rambat, kamu bisa memetik daun saga secukupnya lalu di jemur di tempat yang agak panas beberapa menit sampai layu daunnya. Setelah layu, cuci bersih daunnya kemudian dikunyah-kunyah sampai halus dan gunakan untuk berkumur juga.

Daun Tempuyung

Tempuyung berkhasiat untuk mengatasi batu saluran kencing, batu empedu, bisul, luka bakar, radang usus buntu, rematik, radang payudara, memar, disentri, darah tinggi, wasir, dan beser mani.

Lidah buaya

Tanaman obat yang memiliki beragam khasiat selanjutnya adalah lidah buaya. Yups, boleh dibilang kalau lidah buaya sebagai tanaman sejuta manfaat karena banyak sekali khasiat dari tanaman ini. Selain fungsi utamanya untuk kesehatan rambut, menghilangkan jerawat, dan kecantikan tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengoati berbagai penyakit.

Sebagai tanaman obat lidah buaya berkhasiat untuk mengobati penyakit serangan jantung, diabetes, radang tenggorokan, sembelit, dan masih banyak jenis penyakit lain yang bisa diobati dengan tanaman ini.

Tanaman buah srikaya

Tanaman srikaya secara umum mengandung anonain dan retikulin. Daun, akar, dan kulitnya mengandung WN. Akar srikaya berkhasiat sebagai antidepresi dan antiradang.

Daunnya berkhasiat sebagai peluruh cacing usus, mempercepat pemasakan bisul dan antiradang. Bijinya berkhasiat untuk membunuh serangga dan memacu enzim pencernaan. Kulit kayunya bekhasiat sebagai tonikum dan astringen.

Tanaman sosor bebek

Sosor bebek bisa digunakan untuk mengobati sakit panas, melancarkan air seni, batuk dan sakit kepala.

Jenis Tanaman Liar Sebagai Obat

Jenis Tanaman Liar Sebagai Obat

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Saat ini, bahkan tanaman obat pun tumbuh. Di kota-kota dengan sedikit tanah, orang mulai melihat bahwa tanaman obat sangat penting. Tanaman obat yang dibudidayakan disebut tanaman obat TOGA akrab atau disingkat. Tujuan dari TOGA adalah untuk mewujudkan prinsip kemandirian dalam perawatan keluarga di masyarakat. Tanaman obat keluarga juga merupakan pendidikan bagi anak-anak, karena di rumah ada banyak tanaman yang dapat digunakan sebagai obat dan pentingnya obat tradisional di negara yang subur ini.

Diolah dari berbagai sumber, berikut tumbuhan liar sekitar rumah yang bisa dijadikan obat.

Kecibeling

Kecibeling punya nama lain di beberapa daerah, di Jawa disebut enyok kelo, di Betawi picah beling, di Banten disebut kibeling. Tumbuhan bernama lati strobilanthes crispus ini berasal dari Madagaskar dan menyebar hingga Indonesia dan Malaysia.

Tumbuhan semak ini biasa dijadikan pagar hidup. Memiliki daun tunggal yang kasar. Kecibeling dikenal sebagai tanaman obat untuk antidiabetes. Selain itu, juga dapat menyembuhkan leukimia dan mencegah aids. Kecibeling umumnya dijadikan obat dengan cara dijadikan teh.

Putri Malu

Putri malu bernama latin mimosa pudica. Tanaman perdu anggota suku polong-polongan ini dikenal sebagai tanaman yang daunnya menutup saat disentuh.

Putri malu berkhasiat untuk menurunkan panas, meluruhkan air seni, mengatasi tenggorokan berdahak, insomnia, dapat menurunkan berat badan, dan masih banyak lagi. Penggunaan putri malu sebagai obat bisa diolah dengan cara direbus lalu airnya diminum.

Alang-alang

Alang-alang merupakan tumbuhan liar sekitar rumah yang sangat tidak disukai, terutama karena sulit diberantas. Akar yang menyebar membuatnya gampang tumbuh meski sudah dipotong. Alang-alang atau ilalang bernama latin imperata cylindrica.

Akar alang-alang dikenal sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit, di antaranya meluruhkan kecing, mengobati demam atau panas dalam, mengobati mimisan, obat keputihan, dan lain-lain.

Cara penggunaannya yaitu untuk melancarkan buang air kecil dengan cara menyeduh akarnya lalu diminum secara teratur. Untuk mereakan panas dalam dengan cara di akar alang-alang dikeringkan, lalu dihaluskan hingga bubuk, lalu bubuk alang-alang diseduh dan boleh ditambahkan perasa seperti madu. Begitu juga dengan obat keputihan bisa dengan cara yang samau namun dicampur dengan bahan lain seperti pepaya.

Baca juga : Manfaat Tumbuhan Bayam Duri

Babadotan

Nama babadotan atau babandota di wilayah Sunda. Di Jawa tanaman ini dikenal dengan wedusan. Daerah lain di Indonesia punya sebutan lain dari tumbuhan bernama latin ageratum conyzoides ini. Babadotan berasal dari Amerika tropis khususnya Brazil.

Manfaat babadotan yang populer yaitu untuk obat luka. Seseorang yang luka teriris misalnya, sangat cepat disembuhkan dengan daun babandotan yang diperas sebagai pengganti obat merah. Untuk penyakit lain, babadotan bermanfaat untuk obat demam dengan cara akarnya dihaluskan kemudian dibalurkan ke badan. Juga bermanfaat obat mata dengan cara ditumbuk dan airnya diteteskan ke mata.

Meniran

Meniran atau phyllanthus urinaria tanaman rumput yang sangat mudah ditemui di sekitar rumah. Tapi, tahukan kamu bahwa tumbuhan kecil ini punya banyak manfaat untuk sehatan? Meniran biasanya tumbuh di tanah gembur yang berpasir.

Meniran bermanfaat untuk obat batuk, demam, haid berlebihan, penyakit kuning atau hepatitis, ayan, dan masih banyak lagi. Penggunaannya yaitu dengan cara meniran dikeringkan terlebih dahulu, setelah kering direbus kemudian airnya diminum. Cara lain yaitu meniran segar ditumbuk, air perasannya langsung diminum.

Pegagan

Pegagan atau centella asiatica merupakan tumbuhan liar berasal dari daerah Asia tropik, di Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang dan Australia. Tanaman ini di Melayu dikenal dengan nama daun kaki kuda, di Sunda antanan, di Jawa disebut pane gowang, di Aceh peugaga, dan hampir di setiap daerah punya nama masing-masing. Pegagan di beberapa daerah biasa dijadikan sebagai lalapan.

Penggunaan tanaman ini untuk kesehatan dengan cara langsung dimakan. Biasanya dijadikan sayuran. Pegagan dipercaya dan terbukti sebagai tanaman yang dapat meningkatkan daya ingat. Selain itu, juga bermanfaat untuk meningkatkan stamina tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, dan untuk menurunkan gejala stres atau depresi.

Tempuyung

Tempunyung mudah ditemukan di sekitar rumah. Tempuyung memiliki nama latin Sonchus Arvensis. Nama daerah untuk tempuyung di antaranya lobak ari, lempung jombang, galibuk, rayana, dan lain-lain.

Tempunyung bermanfaat untuk pengobatan berbagai penyakit, di antaranya demam dan bengkak. Selain itu, tempuyung juga dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti meluruhkan air kencing, melancarkan peredaran darah, sebagai penawar racun, dan lain-lain. Cara pengolahan tempuyung untuk obat yaitu daunnya direbus, lalu air rebusannya diminum. Selain itu, tempuyung juga bisa dimakan dalam keadaan segar sebagai lalapan.

Banyak sekali tanaman di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan sebagai obat. Tanaman tradisional selain tanpa efek samping juga sangat murah meriah, bahkan tidak perlu mengeluarkan uang untuk mendapatkannya. Mari mengenal tanaman sekitar kita dan manfaatnya.

Info tanaman sebagai obat tradisional lainnya bisa dibaca juga di 5 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

1 2