tumbuhan

Ini 5 Tanaman Liar yang Kaya Akan Manfaat

Ini 5 Tanaman Liar yang Kaya Akan Manfaat – Tanaman Liar sering dianggap tanaman yang tidak berguna, bahkan serik sekali diabahkan. Namun ada beberapa jenis tanaman, termasuk juga tanaman liar atau gulma yang memiliki khasiat, manfaat dan fungsi untuk mengobati penyakit, meringankan penyakit, mencegah penyakit atau menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh.

Sebenarnya seluruh isi dari alam ini memliki khasiat dan manfaatnya masing-masing bagi manusia. Tanaman liar sekalipun ternyata memiliki khasiat dan manfaat untuk mengobati suatu penyakit.

Disekitar kita ternyata banyak terdapat tumbuhan liar yang berkhasiat sebagai obat. Tumbuhan liar tersebut seringkali kita anggap gulma atau tumbuhan pengganggu yang tidak memiliki manfaat

Jadi kalau kalian menemukan tanaman liar yang memiliki banyak manfaat, jangan kalian hancurkan yah.

Berikut 10 Tanaman liar yang kaya akan manfaat dan berkhasiat sebagai obat

1. Andong

Tanaman ini memiliki beberapa nama daerah, misalnya hanjuang (Sunda), andong (Jawa), penjuang (Dayak), kayu urip (Madura), endong (Bali) dan lain sebagainya. Tanaman andong memiliki rasa manis, hambar dan bersifat menyejukkan. Bagian tanaman yang digunakan untuk pengobatan adalah daun, bunga, akar dan seluruh bagian tanaman.

Kandungan dan Khasiat Tanaman ANDONG

Tumbuhan andong diketahui memiliki manfaat dan khasiat untuk mengobati berbagai jenis gangguan kesehatan. Kandungan kimia dari tumbuhan ini belum banyak diketahui. Namun tumbuhan ini telah banyak digunakan dan terbukti mampu mengatasi berbagai penyakit, antara lain menghentikan pendarahan, menyejukkan darah dan mengatasi bengkak karena memar (antiswelling).

Manfaat lainnya dari tumbuhan ini adalah untuk mengatasi kencing berdarah, mencegah keguguran, wasir berdarah, nyeri lambung, nyeri ulu hati, tuberkolosis (TBC), mengatasi terlambat haid.

2. Bandotan

Bandotan adalah tumbuhan liar atau gulma yang memiliki beberapa sebutan daerah, misalnya bandotan (Melayu), dus-bedusan (Madura) dan babandotan leutik (Sunda). Bagian dari tanaman ini yang berkhasiat sebagai obat adalah daun dan batang muda.

Bandotan bersifat menetralkan dan memiliki rasa pedas, sedikit pahit. Bandotan memiliki efek farmakologis sebagai penurun panas, antitoksin, menghilangkan bengkak, mengentikan pendarahan, peluruh haid, stimulan, tonik, peluruh kencing dan peluruh kentut.

Kandungan dan Khasiat BANDOTAN

Bandotan diketahui mengandung asam amino, beta sitosterol, ageratochromene, firedelin, minyak terbang coumarin, potasium klorida, stigmasterol, dan organacid. Bandotan berkhasiat untuk mengobati bengkak, bisul, borok, eksim, luka berdarah, radang telinga, sakit tenggorokan, radang selaput lendir.

3. Bakung

Bakung adalah nama tanaman dalam bahasa Melayu, Sunda, Jawa dan Minangkabau, masyarakat Batak dan Madura menyebut dengan nama bakong, dalam bahasa Bangka disebut semur, bakung bug (Makasar), dausa (Ambon), pete (Halmahera), fete-fete (ternate).

Bagian dari tanaman bakung yang berkhasiat sebagai obat adalah umbi, daun, akar dan seluruh bagian tanaman, baik dalam keadaan segar maupun kering. Tanaman bakung memiliki efek farmakologis sebagai peluruh kencing, antiinflamasi, mencegah pendarahan dan sebagai obat luka.

Baca Juga : Manfaat Tumbuhan Liar Untuk Kecantikan

Kandungan dan Khasiat BAKUNG

Kandungan zat pada bakung adalah ; bunga bakung mengandung flavanoid, saponindan tanin. Sedangkan umbi, akar dan bijinya memiliki kandungan alkaloid likorin, krinin, dan asetilkorin. Khasiat tanaman ini adalah untuk mengobati bengkak pada kaki dan tangan, obat borok, obat luka, peluruh keringat, peluruh muntah, pembengkakan kelenjar limpa pada selangkangan dan ketiak, peluruh kencing, patek (frambusia) dan reumatik.

4. Tanaman cakar ayam

Tanaman cakar ayam (Selaginella doederleinii hieron) merupakan tumbuhan liar yang tumbuh pada tempat-tempat yang teduh dan berhawa sejuk.
Banyak terdapat ditepi-tepi jurang yang berlumut dan lembab, daunnya menyerupai cakar ayam sehingga dinamai tumbuhan cakar ayam.

Bagian tanaman yang berkhasiat sebagai obat herbal adalah seluruh bagian tanaman.

Nama daerah untuk tanaman ini antara lain ; rumput solo, cemara kipas gunung, cakar ayam (Jawa), paku rane (Sunda), menter (Betawi), tai lantuan (Madura), usia (Ambon), sikili batu, lingonai (Minangkabau).

Manfaat dan Khasiat Tumbuhan CAKAR AYAM Untuk Pengobatan :

Tumbuhan cakar ayam diketahui memiliki khasiat untuk pengobatan berbagai jenis penyakit. Manfaat tumbuhan cakar ayam untuk pengobatan antara lain :
mengobati kanker paru, mengobati bronkitis, mengatasi radang paru, tonsilis, mengobati batuk, mengatasi korengan, obat perut busung, obat infeksi saluran kencing dan obat rheumatik.

5. Daun Kentut

Daun kentut (Paederia foetida) merupakan tumbuhan yang tumbuh secara liar dan kerap dianggap gulma atau tumbuhan pengganggu.

Tanaman ini adalah salah satu dari genus Paederia anggota dari suku Rubiaceae. Kenapa disebut daun kentut? Ya, tanaman ini memiliki bau mirip dengan bau kentut sehingga dinamai daun kentut.

Sebuah penelitian mengungkapkan pada daun kentut terkandung asperulodise, deactelylas peruloside, scandoside, paederosid, paederosidic, gama-sitosterol, arbutin, oleanolic acid.
Manfaat dan Khasiat DAUN KENTUT Untuk Pengobatan :

Tumbuhan daun kentut diketahui berkhasiat untuk mengobati gatal-gatal pada kulit, mengobati cacar ular, mengatasi perut mules karena masuk angin, mengatasi sakit lambung, mengobati sariawan, mengobati radang telinga, mengobati mata bengkak, serta mengobati disentri.

Nah itu dia 5 tanaman liar yang kaya akan manfaat dan khasiat, semoga artikel ini membantu

Olahan Sehat dari Rumput Liar

Olahan Sehat dari Rumput Liar – Mungkin anda sudah pernah membaca artikel serupa atau sejenis,tapi artikel ini berbeda karena sudah kami ambil dari sumber terpercaya , berikut olahan sehat dari rumput liar.

Olahan Sehat dari Rumput Liar

Kenikir dan pegagan sering kali hanya dianggap sebagai tumbuhan liar. Padahal keduanya bernutrisi dan bisa dijadikan olahan enak seperti sup dan salad.
Wanita ramah ini melanjutkan, pegagan juga populer di Amerika dengan sebutan centtela leaf atau gotu kola leaf. “Di India dan Thailand, anak-anak usia dini bahkan mulai diberi asupan makanan olahan pegagan,” tambah Santhi.
Soal kenikir, penulis buku Leaf It To Tea ini menjelaskan, “Kenikir sebenarnya asal Amerika. Tumbuhnya juga liar. Ada berbagai warna bunganya, ada merah muda, kuning, dan putih. Uniknya daun kenikir ini aromatik.” Ia pun memberi ide mengolah kenikir menjadi sup dan tim mirip chawanmushi.
Untuk sup kenikir, Santhi meraciknya dengan tambahan kaldu ceker ayam, bawang bombay, bawang putih, jahe, dan sedikit merica. Cara membuatnya, daun kenikir diblansir lalu dihaluskan bersama bahan-bahan tadi. Selanjutnya dipanaskan di panci dengan tambahan krim segar dan roti untuk mengentalkan.
Tampilan sup kenikir pun begitu menggugah. Rasanya gurih creamy mirip sup krim jamur, hanya saja dengan warna hijau cantik. “Makannya enak pakai croutons (roti kering),” tambah Santhi.
Ia juga sempat berbagi resep tim kenikir yang dinamainya Eggcellent Kenikir. Bahan utamanya daun kenikir yang sudah dihaluskan lalu dicampur kaldu udang. Selanjutnya campuran ini disaring dan dimasukkan ke dalam cangkang telur bersih sebagai wadahnya.
“Isiannya bisa bervariasi sesuai selera. Saya kali ini memakai jamur shiitake, udang, dan wortel. Sebelumnya dibumbui dulu dengan kecap asin, garam, dan merica,” jelas wanita lulusan ilmu Food Science di Australia ini. Terakhir, tim kenikir dipercantik potongan wortel dan cabe lalu dikukus selama 20 menit.
Yang tak kalah menarik adalah salad pegagan atau gotu kola salad racikan Santhi. Menu yang terinspirasi urap pegagan ini memanfaatkan daun pegagan segar sebagai bahan utamanya. I
Isian salad lainnya ada kelapa parut yang sudah dibakar, irisan cabe, bawang goreng, perasan jeruk nipis, irisan mangga, jeruk Bali, kacang tanah goreng, remahan kulit lumpia goreng, dan tempe panggang.
Semua bahan dicampur jadi satu hingga menghasilkan tekstur renyah dari pegagan dengan sentuhan rasa asam enak dari jeruk dan mangga. Protein dari tempe panggang pun menambah nilai gizi sajian ini.
Mengenai manfaat kesehatan, Santhi menjelaskan kenikir dan pegagan sama-sama kaya antioksidan. “Kalau kenikir dipercaya bisa memperkuat tulang, bahkan kalau untuk pegagan sangat bagus untuk peredaran aliran darah,” pungkasnya.

Tanaman Liar yang Dapat Dikonsumsi

Tanaman Liar yang Dapat Dikonsumsi – Berikut ini merupakan artikel yang membahas tentang daftar tanaman liar yang dapat dikonsumsi yang sudah dirangkum dari sumber terpercaya.

Tanaman Liar yang Dapat Dikonsumsi

Buat kamu penggiat alam bebas atau pencinta alam harus bersiap untuk kemungkinan buruk. Salah satunya jika harus tersesat di hutan. Namun, jangan khawatir, hutan di Indonesia menyimpan banyak sumber daya yang bisa dimakan. Memang gak biasa kamu makan sehari-hari. Namun, tetap enak dan layak lho. Berikut di antaranya!

1. Buah murbei (Morus), buah mirip stroberi kecil yang punya rasa manis dan kecut, tapi enak!

Buah murbei adalah buah majemuk dengan panjang 2-3 cm. Biasa berwarna merah saat muda dan ungu tua saat masak. Buah ini biasa hidup di daerah panas sedang dan subtropis, seperti di hutan Asia, Afrika dan Amerika.

2. Cantigi gunung (Vaccinium varingifolium), daun dan buahnya bisa dimakan lho

Tumbuhan in masih berkerabat dengan blueberry, cranberry, bilberry dan huckelberry. Cantigi gunung bisa kamu temukan banyak tumbuh di Pulau Jawa di ketinggian di atas 1.000 mdpl.

Daun cantigi gunung bisa dimakan sebagai lalapan. Buahnya berwarna kehitaman dan punya rasa yang enak dan manis. Terakhir, batangnya biasa dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai arang.

3. Alang-alang (Imperata cylindrica Raeusch.), punya batang yang bisa disesap dan terasa manis

Alang-alang adalah rumput berdaun panjang dan runcing. Namun, jangan salah, tumbuhan ini bisa dimakan lho. Caranya dengan menyesap dan di bagian bawah dekat akar.

Kamu pun bisa mengunyahnya seperti makan tebu. Rasanya manis! Selain itu, alang-alang juga bisa digunakan sebagai obat diare dan mimisan.

Baca Juga:Tumbuhan Langka Di Papua

4. Pohpohan (Pilea melastomoides), tumbuhan yang enak buat lalapan

Familier dengan tumbuhan ini? Pohpohan biasa hidup di daerah ketinggian, tepatnya di ketinggian 700 sampai 1.750 mdpl. Itu sebabnya kamu akan menemukannya di jalur pendakian.

Daun ini bisa langsung dikonsumsi. Masyarakat Sunda pun biasa mengonsumsinya sebagai lalapan. Daun pohpohan punya rasa unik dan wangi khas. Daun ini pun berkhasiat untuk meredakan nyeri otot.

5. Kecombrang (Etlingera elatior), jenis tanaman hias pisang-pisangan yang bisa dimakan

Kecombrang adalah tanaman rempah yang biasa dijadikan tanaman hias karena terlihat cantik. Namun, tumbuhan ini bisa dimakan lho. Kamu tinggal mengupasnya. Bijinya mirip dengan buah jambu delima. Bahkan, di beberapa daerah kecombrang biasa dijadikan campuran dalam sayur asem atau sambal matah.

6. Ceplukan (Physalis), buah unik yang tertutup kelopak bunga

Cepuklan memiliki buah kecil yang akan tertutup oleh kelopak bunga saat matang. Tumbuhan ini biasa tumbuh di tepian hutan terbuka dan terkena cahaya matahari.