Berbagai-Manfaat-Daun-Sirih-Untuk-Body-Manusia

Berbagai Manfaat Daun Sirih Untuk Body Manusia

tumbuhanliarberkhasiat – Daun sirih merupakan salah satu tumbuhan herbal yang memiliki banyak manfaat. Daun ini memiliki aroma khas dan kaya akan kandungan saponin, Sodium, Vitamin A, dan lainnya.

Kandungan itulah yang membuat daun sirih bermanfaat untuk tubuh. Manfaat daun sirih juga sudah bisa dilihat dari zaman dahulu, saat banyak orangtua mengunyah daun sirih untuk membantu menyegarkan mulut dan merawat kesehatan gigi.

Daun sirih juga dikenal dengan sifat antiseptik, dan antiinflamasi. Tanaman ini juga mengandung banyak air sehingga menjadikan daun ini rendah kalori dan rendah lemak.

Selain mengatasi mimisan, daun sirih juga banyak mengandung manfaat untuk tubuh. Berikut 5 manfaat daun sirih:

Membantu Penyembuhan Luka

Daun sirih mengandung sekitar 85-90% air dan memiliki kemampuan untuk membunuh bakteri serta jamur karena berperan sebagai antioksidan. Hal inilah yang membuat daun sirih mampu membantu proses penyembuhan luka lebih cepat. Caranya, hanya dengan menutup luka dengan daun sirih dan lapisi dengan menggunakan perban.

Menghambat Karies Gigi

Seperti yang kita ketahui, kebanyakan orang tua zaman dahulu telah melakukan aktivitas menginang. Yaitu mengunyah daun sirih dengan berbagai bahan lain. Hal ini mampu membantu menghambat pertumbuhan bakteri penyebab karies gigi.

Baca Juga :Berburu Gen Tumbuhan Pangan Liar Ala Ilmuan

Mengurangi Bau Badan

Dengan mengonsumsi air rebusan daun sirih setiap hari, serta sesekali mengoleskan hasil tumbukan daun sirih ke ketiak di percaya mampu membantu mengurangi bau badan. Hal ini di karenakan zat klavikula dan estradiol yang terdapat dalam daun sirih mampu mengontrol produksi hormon dan kelenjar keringat.

Obat Batuk

Air rebusan daun sirih juga di percaya sampai sekarang mampu membantu meredakan batuk. Air rebusan sirih mengandung vitamin B, C juga alkaloid yang mampu mengatasi peradangan penyebab batuk.

Antiseptik

Daun sirip juga dipercaya masyarakat bisa digunakan sebagai antikanker, antiseptik, dan antidiabetes. Dari sebuah penelitian di India Institute of Chemical Biology (IICB), Institute of Haematology and Transfusion Medicine, Kolkata, dan Piramal Life Sciences, Mumbai, bahwa mengunyah daun sirih secara rutin mampu mencegah dan mengatasi kanker dan meningkatkan harapan kesembuhan bagi pasien leukimia myeloid kronis.

6-Tumbuhan-Langka-di-Dunia

6 Tumbuhan Langka di Dunia

tumbuhanliarberkhasiat – International Union for Conservation of Nature (IUCN) memiliki sejumlah daftar tanaman yang dikategorikan sebagai spesies yang terancam punah. Beberapa tumbuhan langka tersebut tumbuh di daerah yang terpencil dan sulit dijangkau.

Akan tetapi, keberadaannya semakin menyusut karena perburuan liar dan rusaknya habitat. Indonesia sendiri terkenal dengan wilayah kepulauan yang memiliki kekayaan flora langka dan eksotik yang memiliki banyak manfaat. Simak ulasan ini untuk informasi selengkapnya.

Tumbuhan Langka di Dunia
Tumbuhan langka memiliki ciri khas unik dan tidak dapat hidup di sembarang tempat. Ada beberapa jenis tumbuhan langka yang terdapat di berbagai belahan dunia seperti di bawah ini.

1. Welwitschia mirabilis

Welwitschia-mirabilis

 

 

 

 

 

Welwitschia mirabilis adalah tumbuhan purba yang masih dapat ditemukan di sebuah kawasan kecil di pantai Samudera Atlantik. Tepatnya di Namibia dan Angola Selatan. Berbeda dengan tumbuhan gurun lainnya, tanaman ini memiliki daun lebar yang terus memanjang selama masih hidup. Tumbuhan yang terdiri dari batang dan dua daun ini dapat bertahan hingga ratusan tahun.

2. Rafflesia arnoldii

Rafflesia-arnoldii

 

 

 

 

 

 

 

Rafflesia arnoldii kerap rancu dengan bunga bangkai. Padahal keduanya adalah spesies berbeda. Bunga rafflesia mempunyai ciri khas tumbuh melebar, sementara bunga bangkai tumbuh ke atas.

Bunga yang dapat ditemukan di Taman Nasional Bukit Barisan Selatan, Bengkulu dan Taman Nasional Kerinci Seblat ini dapat tumbuh hingga diameter 1 meter. Beratnya maksimal mencapai 10 kilogram dengan masa tumbuh 9 bulan. Selanjutnya mekar selama 7 hari dan layu lalu mati.

3. Amorphophallus titanium

Amorphophallus-titanium

 

 

 

 

 

 

 

Amorphophallus titanium atau bunga bangkai memiliki tampilan yang menarik meski menebarkan bau busuk. Bagian luarnya berwarna krem dengan mahkota berwarna merah keunguan.

Bentuknya sekilas seperti bunga terompet raksasa ketika mekar. Tingginya dapat mencapai 4 meter dengan diameter 1,5 meter. Sama seperti Rafflesia, bunga ini hanya akan mekar selama 7 hari. Waktu berbunganya pun hanya 5 tahun sekali, sehingga dikategorikan tumbuhan langka.

4. Euphorbia obesa

Euphorbia-obesa

 

 

 

 

 

 

 

 

Euphorbia obesa merupakan tumbuhan endemik di Gurun Karoo, Afrika Selatan. Tumbuhan ini diperkirakan menjadi langka karena bentuknya yang unik seperti bola sehingga banyak yang mengambilnya untuk koleksi.

Karena jumlahnya semakin menyusut dan hampir punah, pemerintah negara tersebut menetapkan tanaman ini sebagai spesies yang dilindungi. Tanaman ini mempunyai diameter 6 cm ketika masih muda dan berbentuk bulat, dan 15 cm ketika sudah tua dan bentuknya silinder.

Baca Juga : Jenis Jenis Tanaman Liar Yang Bisa Jadi Obat

5. Santalum album

Santalum-album

 

 

 

 

 

 

 

 

Tumbuhan cendana merupakan tanaman langka yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti membuat parfum, rempah-rempah, dupa, hingga gagang keris. Harum kayu cendana diyakini dapat bertahan sampai ratusan tahun.

Tumbuhan ini menjadi langka karena sulit dibudidayakan dan jumlahnya semakin sedikit. Bibit cendana biasanya hidup sebagai parasit pada tumbuhan lain dan baru dapat tumbuh sendiri di tanah ketika besar.

6. Anaphalis javanica

Anaphalis javanica

 

 

 

 

 

 

Tanaman ini disebut juga edelweiss jawa atau bunga senduro. Biasa tumbuh di puncak gunung, tanaman ini semakin langka karena tempat tumbuhnya sering terkena erupsi gunung berapi dan ulah pendaki yang memetiknya sebagai oleh-oleh.

Bunga ini dapat terus mekar dari bulan April sampai Agustus, dapat hidup sampai 100 tahun dan batangnya dapat tumbuh hingga 8 meter.

 

Tumbuhan langka di atas masih ada yang dapat ditemukan, ada pula yang tidak. Semoga dengan pengetahuan tentang flora langka di atas, semakin meningkatkan kesadaran tentang kekayaan alam dan pentingnya menjaga mereka agar tidak punah.

 

 

Tanaman Pembawa Keberuntungan

Tanaman Pembawa Keberuntungan

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Siapa sih yang gak mau punya Lucky Charm di kebunnya ? Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tanaman Pembawa Keberuntungan Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tanaman Pembawa Keberuntungan.

1. Bunga Teratai, mempercantik kolam hias dan membawa kesejahteraan
Kalau kamu punya kolam kecil di rumah sebagai hiasan, jangan cuma kasih ikan aja. Nggak ada salahnya jika kolam kamu juga ada bunga teratainya. Kebayang ‘kan kalau bunganya lagi mekar? Kolam kamu pasti bakal lebih cantik. Nggak cuma itu, ternyata bunga teratai diyakini membawa kesejahteraan, kebahagiaan, dan suasana harmonis dalam rumah tangga. Hmm

Serverbola Agen Sbobet Terpercaya 2020 – Serverbola merupakan agen Sbobet terpercaya 2020 yang melayani pendaftaran akun judi Sbobet untuk taruhan bola, bermain live casino dan judi slot online Sbobet secara aman dan terpercaya di Indonesia. Melalui agen Sbobet Indonesia yakni Serverbola, anda bisa mendapatkan akun yang bisa dipakai login pada situs taruhan terbaik dan terbesar di Asia yakni Sbobet.

2. Nggak cuma lambang cinta dan romantisme, bunga Mawar juga bawa keberuntungan
Selain identik dengan lambang cinta dan romantisme, bunga cantik satu ini juga diyakini membawa keberuntungan. Yeps, bunga mawar yang berbagai macam warnanya ini dipercaya bisa mendatangkan rezeki yang berlimpah bila ditanam di halaman rumah. Rezeki nggak melulu bicara tentang materi ya. Kebahagiaan juga dan keberuntungan juga bagian dari rezeki.

3. Tanaman favorit emak-emak yang pas banget buat hiasan sekaligus bawa keberuntungan, Kuping Gajah…
Tanaman dengan nama latin Anthurium crystallinum ini nggak jarang kamu temuin di halaman atau pekarangan rumah. Ditanam dalam sebuah pot tentu lebih cantik. Bunga ini dinamai kuping gajah karena bentuknya yang lebar dan berbentuk hati kayak kuping gajah. Selain bikin cantik, bunga ini juga diyakini akan mendatangkan rezeki dan materi.

4. Namanya aja udah Sri rejeki, pantes bunga ini diyakini ngebawa rejeki
Dari namanya aja udah jelas, bahwa salah satu tanaman hias ini diyakini bisa membawa rejeki bagi yang menanam dan memeliharanya. Layaknya ikan Lou Han, semakin jelas warna yang ada di daun, maka semakin besar pula peluang di pemilik Sri Rejeki mendapatkan keberuntungan. Yuk ah tanam. Jadi penghias halaman rumah aja udah bikin rumahmu cantik kok.

5. Menanam Jeruk Emas atau Jinju, yang bisa bikin kamu sukses selalu
Jeruk emas atau Jin Ju ini mungkin udah pernah atau sering kamu temukan di waktu Hari Raya Imlek. Buahnya yang kecil-kecil tapi manis dan banyak airnya ini dipercaya bisa datengin hoki. Kalau kamu menanam pohon ini maka diyakini akan membawa kesuksesan dan kekayaan.

6. Termasuk dalam buah mahal, Anggur mulai dibudidayakan di pekarangan, tapi katanya bakal bawa kesialan
Buah satu ini emang termasuk buah yang memiliki rasa manis tapi harganya tergolong mahal. Makanya banyak yang pengen menghasilkan buah ini sendiri daripada harus beli di pusat perbelanjaan atau pasar. Namun sayang, buah ini diyakini membawa kesialan bagi orang yang menanam anggur ini di pekarangan rumah. Katanya jika kamu menanam anggur di sekitar rumahmu maka kebangkrutan akan menimpa.

Baca Juga : Cabai Nafas Naga Kalahkan Nafas Harimau

7. Dari dulu, pohon Nangka ini mitosnya sebagai tempat berkumpulnya makhlus halus. Percaya?
Nangka juga termasuk buah yang digemari di Indonesia. Jadi nggak heran kalau banyak ya menanam pohonnya biar nanti berbuah dan bisa dinikmati. Tapi tahukah kamu sejak dahulu, pohon nangka diyakini sebagai tempat berkumpul makhluk halus. Hii serem!!

8. Bunganya cantik sih, tapi Bougenvill bikin laki-laki nggak betah di rumah. Kok bisa ya?
Bougenvil sebenarnya termasuk salah satu jenis bunga-bungaan yang cantik. Pantas kalau dijadiin hiasan di pekarangan rumah. Tapi ada mitosnya loh tentang bunga ini! Siapa yang menanam bunga ini di depan rumah maka sang bapak atau anak laki-laki nggak bakal betah tinggal di rumah. Ada juga yang bilang kalau salah satu penghuni rumah nggak bakal nikah, alias jombo seumur hidup. Amit-amit

9. Si pedes yang bikin kamu ketagihan, tapi kalau ditanam malah menimbulkan perselisihan
Cabe adalah salah satu pelengkap makanan yang paling disukai orang Indonesia. Rasanya yang pedas emang bikin kamu ketagihan. Bahkan ada yang ngerasa kalau makan tanpa cabe sama aja kayak hidup aku tanpa kamu, hambar! (hehe) Nah, harga cabe yang sering mahal ini kadang ditanam di pekarangan rumah. Biar nanti kalau butuh tinggal ambil. Tapi katanya, cabe yang ditanam di depan rumah diyakini bakal membawa perselisihan dan perasaan saling curiga di antara penghuni rumah tersebut.

10. Buah favorit yang kalau ditanam di pekarangan rumah, bisa bikin si penghuni rumahnya sakit-sakitan. Katanya sih gitu
Mangga juga jadi salah satu buah favorit yang disukai orang banyak. Bisa dimakan langsung, dijadiin sambel atau dibikin jus, semuanya pasti enak. Menanamnya di pekarangan rumah jadi pilihan bagi sebagian orang. Selain buahnya bisa dinikmati, pohonnya juga bakal bikin pekarangan rumahmu lebih hijau dan sejuk. Tapi sayangnya, menanam mangga di pekarangan rumah diyakini bakal bikin penghuni rumah sering sakit-sakitan dan sering berselisih dengan tetangga.

Nah, di antara 10 tanaman tersebut, manakah yang menghiasi pekaranganmu? Apakah benar membawa keberuntungan dan kesialan? Hal ini sebenarnya nggak usah terlalu kamu pikirkan. Toh mitos maupun kepercayaan macam ini tak selamanya terbukti. Yaudah deh, kamu buktiin sendiri aja ya!

Cabai Nafas Naga Kalahkan Nafas Harimau

Cabai Nafas Naga Kalahkan Nafas Harimau

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Gimana sih rasa cabai paling pedas sedunia,penasaran banget sih. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Cabai Nafas Naga Kalahkan Nafas Harimau. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Cabai Nafas Naga Kalahkan Nafas Harimau

Sebagai salah satu bumbu dapur yang banyak ditemukan di pasar tradisional atau swalayan, cabai banyak disukai orang karena dianggap dapat menambah kenikmatan hidangan yang disantap sehingga mampu menambah nafsu makan. Selain itu, cabai juga membawa manfaat yang beragam untuk tubuh, seperti meningkatkan imunitas, menurunkan berat badan, mengatasi diabetes, meredakan sakit kepala, melancarkan pernafasan, dan lain-lain. Namun, seperti yang kita tahu, segala sesuatu di dunia ini ternyata juga membawa efek negatif jika dikonsumsi secara berlebih. Begitu pula cabai yang dikonsumsi berlebihan dapat membahayakan gangguan perut, hati, dan usus besar.

Mungkin kita hanya akrab dengan jenis cabai rawit, cabai hijau, cabai merah besar, atau cabai keriting di Indonesia. Namun, di beberapa negara lain, terdapat jenis-jenis cabai lain yang bahkan jauh lebih pedas dari cabai Indonesia. Baru-baru ini sebuah cabai jenis Dragon’s Breath atau dalam bahasa Indonesianya ‘Nafas Naga’, dinobatkan sebagai cabai terpedas di dunia dan paling mematikan. Bahkan setetes minyak cabai ini kabarnya dapat mencemari air sebanyak 2,48 juta tetes! Duh, mending jangan coba-coba makan deh ya..

Dikembangkan selama 7 tahun oleh ilmuwan tanaman, Mike Smith, di Inggris
Mike Smith, seorang ilmuwan tanaman dari St. Asaph, North Wales, Inggris, bersama ilmuwan lain dari Nottingham University mengembangkan dan membudidayakan tanaman cabai yang kemudian dinamakan Dragon’s Breath ini selama 7 tahun lamanya. Cabai yang diklaim sebagai cabai terpedas di dunia ini bahkan juga dianggap mematikan. Menurut Smith, cabai budidayanya dapat menimbulkan kejutan jenis anafilaksis yang mampu membakar saluran pernafasan di tenggorokan dan menutupnya jika seseorang nekat mengonsumsinya. Smith sendiri mengaku pernah mencoba menjilatnya sedikit. Seketika lidahnya terasa terbakar dan intensitas panasnya terus meningkat. Bisa dibayangkan kalau menelan satu saja cabai ini, akan jadi apa tenggorokan kita?

Baca Juga : Tanaman Bisa Sembuhkan Kanker

Dibudidayakan tidak untuk dikonsumsi secara langsung, melainkan untuk kebutuhan medis
Karena kandungannya yang dapat berpotensi membuat kulit mati rasa, cabai ini ternyata dikembangkan justru untuk keperluan medis. Pasien dengan alergi obat penghilang rasa sakit dapat memilih cabai ini sebagai pengganti obat bius. Selain itu negara-negara berkembang dengan akses dan pendanaan obat bius yang terbatas dapat membudidayakan tanaman cabai ini untuk menggantikan fungsi obat bius. Hal ini tentu saja merupakan terobosan baru dalam sejarah dunia medis. Meski sebelumnya sudah banyak digunakan untuk tujuan kesehatan seperti menenangkan sistem kekebalan usus hingga meningkatkan angka harapan hidup pasien.

Karena kandungannya yang tergolong beracun, perlu wadah khusus lho untuk membawanya
Tempat yang dibutuhkan untuk membawa cabai ini adalah wadah yang tertutup rapat. Begitu berbahayanya kandungan di dalamnya membuat cabai ini tidak boleh sembarangan dibawa begitu saja. Kabarnya 1 tetes minyak cabai Dragon’s Breath dapat mencemari air hingga 2,48 juta tetes. Tentu saja hal itu akan berbahaya bagi siapapun yang kemudian memanfaatkan air yang tercemar tersebut.

Tanaman Bisa Sembuhkan Kanker

Tanaman Bisa Sembuhkan Kanker

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Tidak ada yang tidak mungkin di bumi ini. Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tanaman Bisa Sembuhkan Kanker. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tanaman Bisa Sembuhkan Kanker

Beberapa hari belakangan ini, tanaman bajakah ramai diperbincangkan masyarakat. Tanaman yang tumbuh liar di hutan Kalimantan ini mendadak populer setelah diklaim bisa menyembuhkan kanker payudara.Kabar tersebut bermula dari prestasi siswa SMA Negeri 2 Palangkaraya yang melakukan penelitian tentang kandungan bajakah untuk menyembuhkan kanker. Penelitian ini kemudian diikutkan dalam perlombaan karya ilmiah internasional dan mendapat medali emas pada kompetisi Life Science di Seoul, Korea Selatan, pada 25 Juli 2019 lalu.

Fakta tanaman bajakah
1. Tanaman yang tumbuh liat di hutan Kalimantan
Tanaman bajakah adalah salah satu jenis tanaman yang tumbuh liar di pedalaman hutan Kalimantan. Tanaman ini memiliki batang yang cukup kuat dan besar dengan ketinggian yang mencapai lebih dari 5 meter.Akar tanaman ini ada di tanah yang dialiri air gambut bening kecoklatan, khas hutan Kalimantan.Cukup sulit untuk membedakan tanaman bajakah dengan tanaman lainnya. Hanya saja, tanaman ini banyak ditemukan di area hutan yang rimbun di mana sinar matahari sedikit bisa menembus area tersebut.

2. Tinggi antioksidan
Menurut hasil laboratorium yang telah dilakukan, bajakah memiliki kandungan antioksidan yang cukup tinggi ribuan kali lipat dibandingkan dengan jenis tanaman lainnya.Tanaman ini juga terindentifikasi memiliki 40 zat yang bisa mematikan sel-sel kanker dalam tubuh. Beberapa zat yang dimaksud ialah saponin, fenolik, steroid, terpenoid, tannin, alkonoid, dan terpenoid.Eko Suhartanto, peneliti dari Universitas Lambung Mangkurat membenarkan kandungan-kandungan tersebut.“Ada tannin, ada flavonoid, dan senyawa sehat fitokomia lain seperti steroid dan sejenisnya,” ujar Eko.

3. Cara memanfaatkan tanaman bajakah untuk obat kanker
Tanaman bajakah perlu diolah terlebih dahulu sehingga bisa dimanfaatkan untuk obat kanker. Pertama, tanaman yang telah didapat dari hutan dikeringkan secara alami dengan mengandalkan sinar matahari.Setelah kering, batang tanaman dicacah dan dan tumbuk hingga menjadi bubuk halus. Bubuk itu kemudian direbus menggunakan air biasa selama kurang lebih 30 menit.Air rebusan tanaman bajakah ini akan mengeluarkan warna dan rasa seperti teh yang hambar. Setelah itu diminum sebagai pengganti air minum harian.Menurut pengakuan masyarakat Dayak yang dihimpun, mengonsumsi air rebusan ini secara rutin selama 2 bulan berturut-turut dapat menghilangkan tumor di tubuh seseorang.

Baca Juga : Tanaman Pengusir Nyamuk Di Rumah

4. Kisah suskses seorang pasien kanker yang sembuh setelah minum air rebusan bajakah
Seorang masyarakat bernama Daldin dari Kabupaten Gunung Mas, Palangkaraya mengatakan bahwa ibunya sembuh dari sakit kanker payudara stadium 4 setelah meminum air rebusan bajakah.“Hanya dalam dua minggu sudah ada reaksi, sebulan sembuh total,” ujar Daldin ketika menceritakan pengalaman ibunya.Daldin kemudian menjelaskan bahwa sang ibu telah menderita kanker payudara selama kurang lebih 10 tahun sejak 1970-1980. Menurut pengakuannya, kondisi sang ibu cukup parah karena telah mengeluarkan nanah dari payudaranya.“Sangat parah dan saya melihat sendiri seberapa menderitanya ibu saya. Susu (payudaranya) sudah bernanah dan menetes,” ungkapnya.Sang ibu sempat menolak operasi dan memilih pulang ke rumah untuk menjalani pengobatan secara tradisional dengan mengonsumsi air rebusan bajakah.Setelah rutin mengonsumsi air tersebut, kanker payudara ibu Daldin dinyatakan 99% sudah tertangani.

5. Kemenkes meminta penelitian lebih lanjut tentang manfaat tanaman bajakah untuk pengobatan kanker
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengaku mengapresiasi inovasi Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri siswa SMA Negeri 2 Palangkaraya atas penemuan mereka dalam pengobatan tradisional.Namun ia berharap agar penelitian tersebut dikaji lebih lanjut agar bisa melihat manfaatnya secara menyeluruh.“Saya belum lihat. Tapi itu tentu masih harus kita lihat dan kita teliti kembali,” ujar Menkes, Selasa (13/8/2019).Lebih lanjut, dr Danang Ardiyanto selaku Koordinator Klinik Saintifikasi Jamu Hortus Medicus Balai Besar Penelitian dan Pengembangan Tanaman Obat dan Obat Tradisional (B2P2TOOT) mengatakan terdapat beberapa jenis akar bajakah tunggal yang masuk dalam famili Menispermaceae dan jenis bajakah lainnya.

“Dari diskusi dengan pakar tanaman obat, masih rancu nama tanaman. Karena ada beberapa jenis tanaman bajakah. Entah yang dipakai pada penelitian tersebut jenis bajakah yang mana. Mungkin sebagai hasil etnomedicine saja,” kata dr Danang.Perlu diketahui bahwa akar bajakah memiliki ratusan jenis. Ada jenis akar bajakah yang beracun dan bermanfaat. Untuk itu, tentang jenis tanaman apa yang digunakan dalam penelitian Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri ini tentu saja perlu diketahui lebih lanjut.

Patikan Kebo Gulma Yang Banyak Gunanya

Patikan Kebo Gulma Yang Banyak Gunanya

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Pada artikel kali ini kami akan memberikan artikel mengenai  Patikan Kebo Gulma Yang Banyak Gunanya. Berikut ini artikel yang memberikan ulasan dan pembahasan mengenai Patikan Kebo Gulma Yang Banyak Gunanya

Daun patikan kebo atau biasa disebut daun biji kacang merupakan gulma yang dianggap mengganggu dalam dunia pertanian. Padahal, ada segudang manfaat kesehatan dari daun patikan kebo yang tidak pernah Anda sangka. Apa saja keistimewaan dari daun patikan kebo ini?

Apa itu daun patikan kebo?
Daun patikan kebo (Euphorbia) adalah tanaman herbal yang hampir semua bagiannya memiliki kegunaan.Namun, saat Anda memetik bagian batang atau daun, Anda akan melihat adanya getah susu yang keluar. Usahakan untuk tidak langsung menyentuhnya karena beracun untuk kulit Anda.Tanaman daun patikan kebo ini biasa digunakan untuk mengobati gangguan pernapasan. Mulai dari asma, bronkitis, dan dada yang terasa sesak.

Segudang manfaat daun patikan kebo
Menurut penelitian pada tahun 2010 tentang penggunaan Euphorbia sebagai obat tradisional terlihat bahwa tanaman ini mengandung banyak nutrisi bermanfaat. Daun patikan kebo ternyata mengandung natrium, kalium, kalsium, dan litium. Selain itu, tanaman yang sering dianggap gulma mengganggu ini kaya akan vitamin C, fenolik, dan beta-karoten. Walaupun terlihat tidak seperti tanaman herbal biasanya, daun patikan kebo memiliki segudang manfaat yang bisa Anda peroleh untuk kesehatan Anda.

1. Mengurangi gejala gangguan pernapasan
Salah satu manfaat yang paling sering ditemukan pada daun patikan kebo adalah mengurangi gejala gangguan pernapasan, seperti asma. Hal tersebut dikarenakan pada tanaman ini ditemukan kandungan yang mirip dengan obat antiastatik yang memberikan efek rileks terhadap saluran udara (bronkus). Obat antiastatik biasa digunakan untuk membantu mengurangi gejala asma. Selain asma, tanaman ini juga bisa digunakan sebagai pengobatan tradisional untuk sakit tenggorokan, batuk kronis, dan bronkitis.

2. Menyehatkan kulit
Daun Euphorbia ternyata bisa digunakan untuk membantu mengobati iritasi pada permukaan kulit Anda.Kandungan antioksidan pada daun patikan kebo mampu mempercepat proses penyembuhan dengan merangsang aliran darah ke kulit. Hal tersebut membuat tubuh Anda lebih cepat menumbuhkan sel-sel baru. Oleh karena itu, banyak orang yang menggunakan salep atau krim dengan kandungan daun patikan kebo untuk kulit yang lebih sehat. Daun yang satu ini juga diketahui dapat memperlambat proses penuaan kulit.

3. Meningkatkan sistem imun tubuh
Salah satu manfaat yang bisa Anda peroleh dari daun patikan kebo adalah meningkatkan sistem imun tubuh. Pada sebuah penelitian dari India yang mengujicobakan tanaman ini pada tikus menunjukkan daun patikan kebo dapat mengurangi gejala infeksi telinga. Selain itu, patikan kebo juga dipercaya membantu mengobati infeksi mata dan mengurang gejala konjungtivitis. Walaupun belum ada uji coba daun patikan kebo langsung kepada manusia, meraciknya hingga menjadi ekstrak yang bisa dipakai bisa Anda lakukan untuk digunakan sebagai nutrisi tambahan.

4. Mengurangi nyeri pada perut
Tahukah Anda bahwa manfaat dari daun patikan kebo juga bisa digunakan untuk mengurangi nyeri pada perut? Anda dapat mengubah akar Euphorbia menjadi pasta untuk menyembuhkan sakit perut dengan menenangkan dinding usus Anda. Akan tetapi, usahakan untuk mengonsumsinya dengan dosis yang dianjurkan karena dapat membuat Anda muntah. Apabila Anda ragu, tanyakan kepada dokter atau ahlinya untuk mendapatkan jawaban yang tepat.

Baca Juga : Khasiat Daun Senna Khas Afrika

5. Meningkatkan gairah seks
Daun patikan kebo ternyata sudah lama digunakan untuk meningkatkan gairah seks dan kesuburan pria. Pada dosis yang dianjurkan, yaitu 50 mg, Euphorbia mampu meningkatkan libido, serta meningkatkan fertilitas, sehingga baik untuk pria yang sedang merencanakan untuk memiliki anak.

6. Mengurangi pembengkakan akibat gigitan ular
Sebagai negara yang disebut jantung dunia karena hutannya, Indonesia memiliki beragam spesies ular yang dapat ditemukan di berbagai daerah. Akibatnya, tidak jarang manusia terkena gigitan ular dan sulit untuk bergerak akibat beberapa area tubuh yang membengkak. Akan tetapi, Anda tidak perlu khawatir. Kandungan anti peradangan pada daun patikan kebo ternyata dapat menetralisasi racun ular dan sering digunakan sebagai obat penawar bisa reptil ini.

Kedawung Si Raja Tumbuhan Obat-Obatan

Kedawung Si Raja Tumbuhan Obat-Obatan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Kedawung adalah salah satu dari 30 spesies tanaman obat Indonesia yang langka. Di Indonesia, secara umum, pohon kedawung hidup di hutan, di lereng curam. Tumbuhan ini dikenal sebagai salah satu hutan raksasa, karena memiliki bentuk pohon yang tinggi dan memiliki akar meja yang dapat mencapai ketinggian 5 meter. Dengan deskripsi seperti itu, pohon kedawung dapat langsung menahan erosi atau tanah longsor.

Kedawung yang memiliki nama ilmiah Parkia roxburghii, G.Don, adalah suku polong-polongan atau Fabaceae. Mengutip Wikipedia, tumbuhan ini dikenal sebagai tumbuhan obat penting dalam industri jamu, terutama bijinya.

Bentuk bijinya mirip petai. Warna biji kedawung hitam pekat dengan bentuk lonjong dan sedikit pipih. Banyak orang mengolah biji ini dengan menghaluskan terlebih dahulu agar bisa dikonsumsi. Biasanya kedawung biji halus kedawung diseduh dan ditambah bahan lain seperti madu untuk menghilangkan rasa pahit.

Dr Ir Ervizal AM Zuhud, profesor di bidang konservasi tumbuhan obat tropika di Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, menunjuk kedawung sebagai tumbuhan obat terpenting di Jawa, dan sekarang sudah langka. Pohon kedawung memiliki manfaat beragam.

Daunnya bisa untuk obat sakit perut. Bijinya bermanfaat untuk gangguan rasa sakit, seperti nyeri haid, nyeri sebelum bersalin, demam nifas, kolera, sakit perut, mulas, masuk angin, antidiare, karminatif, borok, kudis, sakit pinggang, sakit jantung, cacingan, radang usus, dan cacar air.

Kulitnya juga untuk mengobati kudis. Biji kedawung yang ditumbuk bisa dijadikan sebagai obat cuci rambut. Khasiatnya yang paling terlihat adalah sebagai antibakteria, dan digunakan dalam pengobatan tradisional untuk infeksi dan gangguan perut.

”Masyarakat Jawa pada masa lalu banyak mengonsumsinya, tetapi sekarang tidak,” katanya, dikutip dari Kompas.com pada 24 Januari 2011 .

Penelitian Dr Ir Ervizal AM Zuhud dkk, mengenai aktivitas antimikroba ekstrak kedawung terhadap bakteri patogen (2001), menunjukkan bahwa kulit batang memiliki aktivitas antibakteri terkuat terhadap empat jenis bakteri yang diuji. Karena manfaatnya yang beragam tersebut, bahkan Ervizal merekomendasikan kedawung, agar dijuluki sebagai pohon raja obat-obatan hutan.

Baca juga : Tanaman Langka Indonesia

Pemerian Botani Pohon Kedawung

Kedawung merupakan tumbuhan berbatang besar. Tingginya sekitar 45 meter. Bunga, daun, dan buahnya menyerupai pohon petai. Biji kedawung rasanya agak pahit dan berbentuk telur sedikit pipih. Kedawung hidup liar di hutan dan di ladang pada ketinggian 600 meter dari permukaan air laut.

Pohon kedawung, dikutip dari ilmu-kefarmasian.blogspot.co.id, batangnya berkayu, tegak, permukaan licnopodial, batang nya berwarna cokelat, setelah tua menjadi putih kotor.

Daunnya majemuk, tangkai daun berkelenjar, pada cabang pertama terdapat 15-42 pasang anak daun, cabang kedua sampai 80 pasang, pangkalnya membulat, ujung meruncing, permukaan atas mengkilap hijau.

Bunganya majemuk, bentuk malai, bunga jantan, dengan benang sari sepuluh, terletak dekat tangkai, bunga lainnya berkelamin dua dengan 10 benang sari dan satu putik, kuning. Buahnya berbentuk polong, terdapat 15-21 biji, hitam. Bijinya berbentuk bulat telur, pipih, keras, bagian tengah berbintik-bintik, bagian tepi halus, cokelat tua sampai hitam. Akarnya tunggang, dan berwarna cokelat.

Kedawung (Parkia roxburgii, G.Don), menurut tim peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong Bogor, dikutip dari webcache.googleusercontent.com, tersebar secara luas di kawasan Afrika seperti Senegal dan Gambia. Kulit batang, daun, bunga, dan polong tumbuhan ini, banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional maupun bahan makanan. Kulit ari dan pulp dari polong di beberapa negara Afrika banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok.

Mertz dan kawan-kawan, dalam tulisannya, “Importance and seasonality of vegetable consumption and marketing in Burkina Faso”, Economic Botany 55 (2): 276-289) 2001, melaporkan di di Burkina Faso 78-85 persen kebutuhan konsumsi sayuran dipenuhi oleh “dawa-dawa”, hasil fermentasi dari biji kedawung,

Masyarakat Ghana juga mengkonsumsi “dobulong” yaitu lapisan kuning yang menyelimuti biji kedawung. Dobulong ini kaya dengan kandungan vitamin C dan karbohidrat .

Di Afrika, tumbuhan ini secara tradisional digunakan dalam beberapa macam pengobatan seperti diare, sakit gigi, infeksi, luka, luka bakar, rematik, bronchitis, dan darah tinggi.

Kedawung , menurut Wikipedia, memiliki aneka nama lokaldi antaranya kedawung (Melayu), peundeuy (Sunda), kedawung (Jawa).

Menurut Karel Heyne, peneliti botani dari Belanda dalam bukunya, Tumbuhan Indonesia II, penerbit Yayasan Sarana Wana Jaya Departemen Kehutanan 1987, tumbuhan yang dikenal sebagai salah satu raksasa hutan ini, tumbuh secara tidak berkelompok diseluruh Pulau Jawa di daerah dengan ketinggian di bawah 500 m di atas permukaan laut.

Secara tradisional tumbuhan ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat berbagai penyakit. Biji kedawung tua sering digunakan untuk mengobati penyakit kolik dan juga sebagai bahan campuran obat kolera.

Suharmiati dan Lestari Handayani dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Surabaya, dalam laporan penelitian yang berjudul “Bahan Baku Khasiat dan Cara Pengolahan Jamu Gendong Studi Kasus di Surabaya Tahun 1998”, dikutip dari lembaga.wima.ac.id, menyebutkan biji kedawung juga banyak digunakan sebagai salah satu bahan campuran dari jamu, khususnya jamu gendong.

Lima jenis jamu gendong, yakni beras kencur,cabe puyang, pahitan, kudu laos, dan uyup-uyup, selalu menggunakan kedawung sebagai salah satu campurannya.

Kedawung, menurut tim peneliti dari Biochemistry Laboratory, Sekolah Tinggi Pertanian, Universitas Pertanian Pusat, Imphal, India, dan Departemen Ilmu Hayati, Universitas Manipur, Imphal, India, adalah tumbuhan yang tumbuh subur di negara-negara India Utara-Timur dan Asia Tenggara. Polong kedawung mengandung saponin, flavonoid, dan tannin, dapat dimanfaatkan dengan benar dapat menjadi sumber tambahan protein nabati.

Tim peneliti Dept of Botani Universitas Udisha India, dikutip dari indianforester.co.in, meneliti potensi kedawung, yang dikenal sebagai pohon serbaguna dan banyak tumbuh di wilayah timur laut India, terutama di Manipur, Mizoram, dan Nagaland.

Tumbuhan ini memiliki nilai ekonomi yang signifikan seperti sayuran, obat-obatan, industry, dan kayu api di wilayah tersebut. Pohon ini cocok untuk reklamasi tanah yang ditinggalkan dan juga sebagai tanaman agroforestri. Jika dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi sumber tambahan protein nabati dan minyak nabati.

Manfaat Herbal Kedawung

Dikutip dari ilmu-kefarmasian.blogspot.co.id, daun, biji, dan kulit batang kedawung, mengandung saponin dan flavonoida. Di samping itu, daun dan kulit batang juga mengandung tanin.

Biji kedawung berkhasiat sebagai obat perut kembung, obat kolera dan obat radang usus, sedang daunnya berkhasiat sebagai obat batuk dan obat mulas.

Tim peneliti Fakutas Teknologi dan Industri Pangan Institut Pertanian Bogor, meneliti aktivitas antimikroba ekstrak kedawung terhadap bakteri patogen. Kedawung biasanya digunakan sebagai obat tradisional untuk infeksi dan sakit perut, yang disebabkan oleh bakteri.

Melalui penelitian itu mereka ingin mengetahui aktivitas antimikroba dari biji akar daun kedawung. Kesimpulan menunjukkan biji dan akar kedawung memiliki aktivitas antimikrobia tertinggi pada bakteri Escherichia coli, Vibrio cholerae, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus.

Dikutip dari Jurnal Asia Mikrobiologi, Ilmu Bioteknologi & Ilmu Lingkungan Vol 9, Edisi 3, 2007; Halaman No (621-626), ekstrak biji dan kulit luar polong dan daun kedawung, sangat efektif terhadap beberapa bakteri patogen manusia dan nematoda parasit. Ekstrak biji dan daun ternyata sangat bergizi, dan memiliki kandungan protein dan minyak yang tinggi. Daun ditemukan sebagai sumber vitamin C dan kalsium yang baik.

Tim peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), juga mengkaji kandungan fitosterol pada tanaman kedawung. Dikutip dari webcache.googleusercontent.com, beberapa hasil penelitian menunjukkan itosterol mampu mengurangi kadar kolesterol total dan LDL kolesterol di dalam darah. Kehadiran beta-sitosterol di dalam hati menghambat pembentukan kolesterol di hati.

Hasil penelitian menyebutkan, seluruh bagian tanaman kedawung, antara lain biji, polong, daun, tangkai daun, kulit pohon mengandung senyawa fitosterol yang cukup signifikan. Kandungan fitosterol paling tinggi terdapat pada bagian tangkai daun, dan polong.

Kedawung baik dikonsumsi, mengingat kandungan fitosterolnya tinggi, bahkan beberapa ahli gizi menyarankan konsumsi fitosterol sebanyak minimal 1 gram per hari. Jumlah tersebut diduga secara efektif dapat menurunkan penyerapan kolesterol yang berasal dari makanan.

Tim peneliti Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), meneliti efektivitas pemberian dekok (ekstraksi rebusan) kedawung terhadap penurunan kadar kolesterol pada tikus putih (Rattus norvegicus).

Kedawung merupakan tumbuhan yang banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional, maupun bahan makanan. Kedawung mempunyai kandungan fitosterol yang berfungsi sebagai pengadang kolesterol jahat. Tim peneliti UMM itu ingin mengetahui pengaruh fitosterol pada dekok kedawung untuk menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih dan mengetahui dosis dekok kedawung yang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih.

Tanaman Langka Indonesia

Tanaman Langka Indonesia

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Nah, kali ini kita akan mengulas beberapa tanaman langka di Indonesia. Berbagai tanaman ini jarang ditemukan, sehingga harus dilindungi agar tidak terancam punah. Apa tanaman ini? Lihat itu!

Bunga Bangkai
Bunga bangkai merupakan bunga raksasa yang dapat mengeluarkan bau busuk seperti bangkai dan tergolong sebagai tanaman yang langka sehingga harus segera dilindungi. Bunga bangkai dewasa dapat tinggi mencapai 4 meter dan bunga ini memiliki keunikan tersendiri yaitu hanya dapa mekar selama 7 hari kemudian mati. Habitat asli bunga bangkai adalah hutan Sumatera, tetapi saat ini sudah mulai banyak dilestarikan di luar daerah asalnya, Seperti di Taman Hutan Raya ir. Djuanda, Bandung.

Rafflesia Arnoldi
Rafflesia Arnoldi atau biasa dikenal sebagai Padma Raksasa merupakan bunga terbesar di dunia yang hidup di willayah Indonesia. Bunga ini akan mengeluarkan bau busuk saat mekar dan orang sering keliru menyebutnya sebagai bunga bangkai karena memiliki ciri khas yang sama. Saat mekar, Rafflesia Arnoldi bisa mencapai berat sekitar 10 kg. Bunga ini membutuhkan waktu sekitar 9 bulan hingga waktunya mekar, lalu akan bertahan selama 7 hari sebelum akhirnya layu dan mati. Sekarang ini, jumlah habitatnya semakin berkurang drastis karena maraknya pengalihan hutan sebagai hunian atau pertambangan.

Kantong Semar
Tanaman yang memiliki bentuk menyerupai kantong ini dapat bertahan hidup dengan memangsa berbagai serangga yang berada di dekatnya. Pertama, dia akan membuka kantongnya dan mengeluarkan bau untuk mengundang serangga, ketika serangga telah masuk ke dalam kantong, maka bunga ini akan menutup kantonnya dan mulai mencerna serangga tersebut. Bunga kantong semar merupakan tanaman karnivora yang kini populasinya sudah tergolong langkah.

Baca juga : Tanaman Obat Paling Terkenal Di Indonesia

Cendana
Cendana merupakan jenis tumbuhan yang memiliki banyak kegunaan di Indonesia. Kayu cendana dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan parfum, aroma terapi, rempah-rempah, dupa hingga sangkur keris (warangka). Karena, harus dari kayu cendana ini bisa bertahan hingga ratusan tahun lamanya.

Pohon ini merupakan salah satu tumbuhan yang banyak diburu untuk dimanfaatkan kayunya. Sayangnya, pohon cendana bukanlah jenis tanaman yang mudah untuk dibudidayakan. Pada awal pertumbuhannya, cendana merupakan tanaman parasit yang tidak bisa hidup secara mandiri, melainkan menumpang pada tanaman lain. Karena itulah populasi pohon cendana semakin hari makin berkurang.

Daun Payung
Daun payung merupakan tanaman endemik yang banyak ditemukan di daerah Sumatera. Tanaman ini memiliki karakteristik memiliki daun yang sangat lebar serta kuat. Karena itulah, pada zaman dahulu tumbahan ini sering dimanfaatkan sebagai dindin maupun atap rumah. Tanaman yang sering juga disebut sebagai daun sang atau salo ini memiliki nama ilmiah Joannestijsmania altifrons, yang diambil dari nama penemuannya yaitu Professor Teijsman.

Nah itulah daftar tumbungan langka di Indonesia yang saat ini sudah mulai terancam keberadaannya. Dengan mengetahui berbagai jenis tumbuhan tersebut, diharapkan kita dapat lebih menjaga kelestarian alam dan tidak merusak untuk kepentingan pribadi.