5 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

5 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Manfaat temulawak untuk kesehatan memang sudah dikenal di Indonesia sejak ratusan tahun yang lalu. Oleh karena itu tidak heran kalau temulawak sering dimanfaatkan dalam pengobatan herbal.

Mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Dr Roy Sparringa pernah menyebut kalau temulawak setidaknya dipakai untuk lebih dari 900 produk obat tradisional yang terdaftar. Hal ini membuat temulawak jadi salah satu tanaman herbal atau tanaman obat unggulan dari Indonesia.

Apa saja manfaat temulawak untuk kesehatan? berikut rangkuman yang telah didapat dari berbagai sumber.

1. Penambah nafsu makan

Satu manfaat temulawak yang terkenal adalah ia bisa menambah nafsu makan. Hal ini membuat ramuan jamu temulawak sering dimanfaatkan orang tua untuk membuat anak-anaknya mau makan lebih lahap tidak pilih-pilih makanan.

Kepala Poliklinik Komplementer Alternatif RSU Dr. Soetomo, Surabaya, dr Arijanto Jonosewojo, SpPD, menjelaskan kandungan atsiri dalam temulawak yang berperan bisa meningkatkan nafsu makan.

Baca Juga : Tanaman Obat Asli Indonesia Yang Terbukti Bermanfaat Menyehatkan

2. Turunkan kolesterol jahat

Dijelaskan juga oleh dr Arijanto bahwa temulawak bisa membantu menurunkan kolesterol jahat bernama low density lipoprotein (LDL) berkat kandungan kurkuma. Seseorang bisa mendapatkan manfaat temulawak tersebut dengan cara tradisional yaitu mengonsumsi air rebusannya.

Cara terbaik untuk merebus temulawak menudur dr Arijanto dengan memakai panci dari tanah liat dan tidak ditutup.

“Kalau mau menurunkan LDL, panci sebaiknya dibuka karena temulawak itu kan mengandung minyak atsiri dan kurkuma. Kurkuma untuk menurunkan kolesterol dan atsiri penambah nafsu makan, kata dr Arijanto beberapa waktu lalu.

3. Lindungi hati

Temulawak dikenal sebagai salah satu ramuan herbal yang bermanfaat untuk para pasien yang harus mengonsumsi obat kolesterol jangka panjang. Alasannya karena menurut dr Arijanto temulawak dapat berfungsi sebagai hepatoprotektor yang melindungi hati akibat efek samping obat.

“Jadi hati bisa terlindungi dari efek samping simvastatin yang dikonsumsi dalam jangka panjang. Ini kan jadi bentuk gabungan terapi yang bermanfaat,” kata dr Arijanto

4. Atasi maag

Pakar temulawak dari Universitas Gajah Mada, Profesor Nyoman Kertia, MD, PhD, pernah menyebut kalau kurkuma dan minyak atsiri pada temulawak dapat membantu mengatasi penyakit seperti maag. Nilai plusnya adalah konsumsi temulawak relatif aman dari efek samping dibandingkan obat kimia.

“Ada riset tahun 1995 yang membuktikan ternyata kurkuminoid dan obat kimia sama-sama mampu mengobati. Tapi pada beberapa kasus, yang mengonsumsi obat kimia mendapat efek samping pusing, mual, hingga diare. Kalau kurkuma, memang tidak se-‘cespleng’ obat kimia, tetapi lama-lama sama menyembuhkan tetapi tanpa timbul efek samping,” papar Prof Kertia beberapa tahun lalu.

5. Menjaga kebugaran

Menteri Kesehatan RI Nila Moeloek mengaku rajin minum jamu temulawak sebagai caranya untuk menjaga kebugaran di tengah kesibukan. Kebiasaan minum jamu temulawak tersebut dikatakan Menkes Nila sudah dilakukannya sejak lama dan hal ini ia terapkan juga untuk seluruh jajaran di Kementerian Kesehatan.

“Saya minum jamu juga kok. Jamu temulawak dalam bentuk kapsul, dua kapsul per hari setiap pagi dan sore hari,” tutur Menkes Nila.

Tanaman Obat Asli Indonesia Yang Terbukti Bermanfaat Menyehatkan

Tanaman Obat Asli Indonesia Yang Terbukti Bermanfaat Menyehatkan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Tanaman obat adalah tumbuhan yang diketahui memiliki manfaat menyembuhkan atau mencegah penyakit. Di Indonesia sendiri ada beragam jenis tanaman obat yang menurut penelitian memang ampuh menyehatkan.

Imunolog sekaligus peneliti herba Profesor dr Edi Dharmana, MSc, PhD, SpParK, dari Universitas Diponegoro mengatakan tanaman obat sering dimanfaatkan karena mudah ditemukan di Indonesia. Bahkan tidak sedikit masyarakat yang melakukan domestikasi tanaman (membudidayakan tanaman liar ke dalam lingkungan sehari-hari).

Obat-obat herbal itu memang sejarahnya sudah lama, mungkin ribuan tahun dipakai orang seluruh dunia termasuk di Indonesia,” kata Prof Edi beberapa waktu lalu.

Berikut tanaman obat yang terkenal di Indonesia dan manfaat nya.

1. Temulawak (Curcuma zanthorrhiza)

Temulawak adalah tanaman obat yang masih satu keluarga dengan jahe. Mantan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makan (BPOM) Dr Roy Sparringa pernah menyebut kalau temulawak digunakan lebih dari 900 produk obat tradisional yang terdaftar, menjadikannya sebagai tanaman obat unggulan dari Indonesia.

“Temulawak tercatat merupakan tanaman asli Jawa, dan akhirnya mulai menyebar dan ditemukan juga di Asia Tenggara, Indocina, Tiongkok, Jepang, Korea, hingga Barbados dan Amerika Serikat. Dari semua itu, temulawak terbaik tetap yang berasal dari Indonesia,” tutur Roy.

Dijelaskan Roy bahwa temulawak memiliki banyak manfaat. Selain terkenal untuk menambah nafsu makan dan menjaga sistem kekebalan tubuh, temulawak juga berfungsi untuk memelihara fungsi hati, antioksidan, memperbaiki fungsi pencernaan, hingga mampu menurunkan kadar lemak dalam darah.

Baca Juga : 4 Jenis Tanaman Obat Yang Bisa Ditanam Di Pekarangan Rumah

2. Saga (Abrus precatorius)

Tanaman obat Saga bisa dengan mudah ditemukan di pinggir jalan. Menurut Kepala Pengelola Kampoeng Djamoe Organik Cikarang Heru Wardana daun saga bisa digunakan sebagai obat batuk atau masalah tenggorokan.

“Bisa ambil daunnya, kunyah, lalu lepeh. Untuk ibu hamil juga bisa, karena efeknya ke tenggorokan aja nggak sampai badan. Jadi jangan jadikan jamu kambing hitam pada ibu hamil,” tutur Heru.

3. Bangle (Zingiber cassumunar)

Bangle adalah tanaman obat berbatang semu, tumbuh tegak, dengan tinggi sekitar 1,5 meter. Bangle masih satu keluarga dengan temulawak, kunyit, kencur, dan jahe.

Menurut buku “Tanaman Obat Keluarga” Bangle mengandung mineral, albumin, dan minyak atsiri yang membuatnya berkhasiat sebagai antiradang meredakan nyeri hingga demam.

4. Meniran (Phyllanthus urinaria)

Meniran merupakan tanaman semak biasa ditemui di lapangan maupun pinggir jalan. Keberadaannya seringkali diabaikan karena kerap dianggap tanaman liar, padahal sebenarnya tanaman obat ini memiliki banyak manfaat.

Medical Manager Consumer Health Division PT Kalbe Farma, dr Helmin Agustina Silalahi, mengungkapkan meniran merupakan herbal yang sudah terbukti membantu penyembuhan saat flu. Sebab, kandungannya dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh.

“Karena dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh, maka saat batuk dapat juga membantu mempercepat pemulihannya,” ujar dr Helmin kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

5. Seledri (Apium graveolens)

Daun seledri yang sering dimanfaatkan sebagai bahan makanan sebetulnya adalah tanaman obat dengan manfaat mampu menurunkan hipertensi. Seledri menurut beberapa ahli tengah dikembangkan sebagai fitofarmaka, yaitu obat dari bahan herba yang terbukti keamanan dan khasiatnya karena telah melalui uji klinik.

6. Mengkudu (Morinda citrifolia)

Mengkudu masih satu keluarga dengan tanaman kopi-kopian. Buah mengkudu yang terkenal pahit disebut beberapa penelitian dapat membantu kondisi penyakit jantung hingga diabetes.

Kandungan polisakarida dalam mengkudu disebut ahli dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof Dr Ediati Sasmito, Apt, dapat dimanfaatkan sebagai immunostimulator untuk membantu menormalkan sistem imun. Dalam penelitiannya Prof Edi berusaha melihat manfaat konsumsi suplemen mengkudu untuk pasien kanker.

“Kita tahu obat kanker yang dikonsumsi dapat menurunkan sistem imun, sehingga dengan diberikan immunostimulator dari mengkudu. Sistem imun pasien dapat kembali normal,” katanya.

7. Kumis kucing (Orthosiphon aristatus)

Menurut dr Danang Ardiyanto dari Klinik Saintifikasi Jamu milik Balitbangkes Kemenkes RI tanaman obat kumis kucing dapat dimanfaatkan untuk melancarkan buang air kecil. dr Danang sendiri biasa mengkombinasikan kumis kucing dengan tanaman obat lain untuk membuat ‘ramuan’ yang berkhasiat.

“Secara ilmiah daun kumis kucing melancarkan buang air kecil, seledri melebarkan pembuluh darah, temulawak untuk kesegaran tubuh dan meniran untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Jadi dalam satu formula ada macam-macam isinya. Ini filosofi jamu,” kata dr Danang.