Manfaat Dari Rumput Mutiara Untuk Kesehatan

Manfaat Dari Rumput Mutiara Untuk Kesehatan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Tumbuhan yang biasa disebut Rumput mutiara ini bukanlah rumput yang memiliki cahaya berkilauan seperti mutiara. Hal tersebut hanya sebatas julukan karena bunga dari tanaman ini berwarna putih kristal. Tumbuhan liar ini memiliki nama latin Hedyostis Corymvosa famili Rubiaceae. Ciri cirinya yaitu memiliki banyak percabangan, hidup di tanah lembab dan dapat tumbuh di perkarangan, saluran air (selokan), pinggir jalan, perkarangan rumah dan sebagainya.

Melalui sebuah kajian penelitian ilmiah, kandungan kimia rumput mutiara terdiri dari senyawa:

  • Asam ulenolat
  • Asam ursolat
  • Asam apha–linolenat
  • Iridoid
  • Ursolic acid
  • Stigmasterol
  • Hentriacontane
  • Beta-sitosferol dan
  • Flavonoid glycosides

Beberapa senyawa tersebut memiliki khasiat untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, dalam dunia kedokteran rumput mutiara seringkali dijadikan bahan baku pembuatan obat suntik dan tablet granule. Kita juga dapat memanfaatkannya secara langsung. Beberapa khasiat dari tanaman ini antara lain. Inilah manfaat rumput mutiara untuk kesehatan:

1. Mengobati penyakit radang usus buntu

Berdasarkan penelitian oleh Harvard School of Public Health, kandungan senyawa kimia berupa asam uleanolat pada tumbuhan ini memberikan kontribusi untuk mengatasi penyakit radang usus buntu. Selain itu, senyawa ini juga berguna untuk mengencerkan darah, meningkatkan fungsi kinerja otak dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Membasmi sel kanker

Senyawa asam ursolat, flavonoid dan lainnya memberikan peran aktif untuk menghambat petumbuhan sel kanker dan mematikannya. Dengan begitu, sel kanker tidak akan membelah diri dan menginfeksi jaringan di organ tubuh kita. Beberapa jenis kanker yang dapat diobati antara lain, kanker lambung, kanker serviks, kanker payudara dan sebagainya.

3. Sembuhkan hepatitis kronis

Mengkonsumsi obat obatan kimia memang dapat mematikan virus hepatitis. Dibalik itu tak dipungkiri efek sampingnya cenderung menurunkan kinerja organ hati itu sendiri karena obat tersebut dapat merusak sel hati sehat.

Air rebusan rumput mutiara dapat menjadi solusi bagi penderita hepatitis kronis sekalipun. Karena, tumbuhan ini memiliki senyawa iridoid dengan sifat sebagai anti kanker dan hepatoprotektor yaitu membasmi virus hepatitis dan meregenerasi sel hati yang telah terinfeksi tanpa merusak sel sehat.

Baca Juga : Khasiat Atau Manfaat Dari Daun Pegagan untuk Kesehatan

4. Turunkan kadar kolesterol

Sebuah studi kultur jaringan diterbitkan pada bulan November 2012 lalu “Cytotechnology”, membuktikan bahwa kandungan senyawa asam apha linolenat dan beta sitosferol memiliki khasiat untuk menurunkan kadar lemak darah dan triliserida. Selain itu, senyawa ini dapat menurunkan resiko serangan jantung koroner dengan cara meluruhkan plak kolesterol di dinding nadi koroner.

5. Obati radang amandel

Tingginya senyawa fitokimia berupa flavonoid glycosides dan stigmasterol dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mencegah terjadinya peradangan di saluran tenggorokan. Cukup mengkonsumsi air rebusan daun rumput mutiara, amandel akan kempes dalam waktu 2 hingga 3 hari penggunaan.

6. Sembuhkan diabetes

Luka diabetes dapat disembuhkan dengan cara melunakkan daun rumput mutiara, kemudian baluri pada daerah luka. Selain itu, air rebusan dari tanaman ini berkhasiat untuk menurunkan kadar gula dengan cepat. Khasiatnya ini tak lepas berkat adanya kandungan senyawa kimia berupa stigmasterol.

7. Meluruhkan batu empedu

Kadar kolesterol tinggi dalam waktu lama di dalam tubuh dapat memicu endapan kristal pada organ empedu. Untuk mengatasinya, senyawa ursolic acid pada tumbuhan ini dapat digunakan sebagai obat alami untuk meluruhkan batu empedu dengan cara melarutkannya.

Tanaman Herbal Khas Cina

Tanaman Herbal Khas Cina

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – TANAMAN Obat-obatan atau herbal dianggap sebagai salah satu cara alami untuk menyembuhkan penyakit atau menjaga kesehatan tubuh. Hampir setiap negara di dunia memiliki varian tanaman herbal dengan karakteristiknya sendiri. Namun Cina diakui sebagai negara dengan tanaman herba dengan kualitas terbaik. Negara ini juga memiliki berbagai varian herbal yang tidak dapat Anda temukan di tempat lain. Hukum telah merangkum beberapa dari mereka seperti yang dilaporkan oleh beberapa sumber.

Bai Qian
Bai Qian termasuk jenis tanaman perennial berbentuk semak tegak. Masyarakat Cina menggunakan tanaman ini untuk tujuan pengobatan karena dipercaya ampuh mengobati batuk dengan dahak, keracunan, gangguan pencernaan, dan masih banyak lagi. Bagian yang digunakan adalah akar dari tanaman yang telah dijemur dan dikeringkan. Rasa dari bai qian sendiri cenderung manis dengan aroma yang cukup tajam.

Cang Er Zi
Tanaman ini pada awalnya hanya tumbuh di kawasan Eropa, Amerika Utara dan Asia Barat. Namun karena ia mampu beradaptasi dengan baik, persebarannya pun saat ini hampir di seluruh dunia. Cang Er zi memiliki rasa manis dan pahit serta mengandung alkaloid, resin, dan vitamin C. Dalam bidang kesehatan, tanaman herbal ini sering digunakan sebagai antibiotik dan antibiates alami, namun perlu mendapat rekomendasi dokter jika dikonsumsi dengan obat diabetes lainnya. Sebagian orang juga menggunakan Cang Er Zi untuk mengobati sakit punggung kronis.

Baca juga : Kedawung Si Raja Tumbuhan Obat-Obatan

Bai Xian Pi
Bagi yang memiliki masalah kulit, Bai Xian Pi bisa menjadi pilihan yang tepat. Tanaman herbal ini cukup dikenal oleh masyarakat China karena sangat ampuh menyembuhkan penyakit kulit, luka bisul, menghentikan gatal-gatal, luka bernanah, luka bakar, dan masih banyak lagi. Dilihat dari kandungan, Bai Xian Pi sangat kaya akan dictamnine, asam obacunonic, kolin, aurapten, dan senyawa kimia lainnya. Tidak seperti tanaman herbal lainnya, Bai Xian Pi didominasi rasa asin dan pahit. Jika Anda memiliki riwayat penyakit hati atau alergi, hindari konsumsi tanaman herbal ini.

Bu Gu Zhi
Bu Gu Zhi banyak tumbuh di dataran India, terutama did aerah semi kering Rajasthan dan kabupaten Timur Punjab. Tanaman ini juga didistribusikan secara luas di daerah tropis dan subtropis dunia, terutama Cina dan Afrika Selatan. Menurut penelitian terbaru, tanaman herbal ini sangat baik digunakan untuk mengobati alopecia, psoriasis, vitiligo, dan menorrhagia. Khasiat lainnya juga dapat mengobati sakit pinggang, tidak dapat menahan buang air kecil (inkontinensia), kelemahan ektremitas bawah, serta distensi abdomen. Bagian yang digunakan adalah buah yang telah dikeringkan.

Kedawung Si Raja Tumbuhan Obat-Obatan

Kedawung Si Raja Tumbuhan Obat-Obatan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Kedawung adalah salah satu dari 30 spesies tanaman obat Indonesia yang langka. Di Indonesia, secara umum, pohon kedawung hidup di hutan, di lereng curam. Tumbuhan ini dikenal sebagai salah satu hutan raksasa, karena memiliki bentuk pohon yang tinggi dan memiliki akar meja yang dapat mencapai ketinggian 5 meter. Dengan deskripsi seperti itu, pohon kedawung dapat langsung menahan erosi atau tanah longsor.

Kedawung yang memiliki nama ilmiah Parkia roxburghii, G.Don, adalah suku polong-polongan atau Fabaceae. Mengutip Wikipedia, tumbuhan ini dikenal sebagai tumbuhan obat penting dalam industri jamu, terutama bijinya.

Bentuk bijinya mirip petai. Warna biji kedawung hitam pekat dengan bentuk lonjong dan sedikit pipih. Banyak orang mengolah biji ini dengan menghaluskan terlebih dahulu agar bisa dikonsumsi. Biasanya kedawung biji halus kedawung diseduh dan ditambah bahan lain seperti madu untuk menghilangkan rasa pahit.

Dr Ir Ervizal AM Zuhud, profesor di bidang konservasi tumbuhan obat tropika di Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor, menunjuk kedawung sebagai tumbuhan obat terpenting di Jawa, dan sekarang sudah langka. Pohon kedawung memiliki manfaat beragam.

Daunnya bisa untuk obat sakit perut. Bijinya bermanfaat untuk gangguan rasa sakit, seperti nyeri haid, nyeri sebelum bersalin, demam nifas, kolera, sakit perut, mulas, masuk angin, antidiare, karminatif, borok, kudis, sakit pinggang, sakit jantung, cacingan, radang usus, dan cacar air.

Kulitnya juga untuk mengobati kudis. Biji kedawung yang ditumbuk bisa dijadikan sebagai obat cuci rambut. Khasiatnya yang paling terlihat adalah sebagai antibakteria, dan digunakan dalam pengobatan tradisional untuk infeksi dan gangguan perut.

”Masyarakat Jawa pada masa lalu banyak mengonsumsinya, tetapi sekarang tidak,” katanya, dikutip dari Kompas.com pada 24 Januari 2011 .

Penelitian Dr Ir Ervizal AM Zuhud dkk, mengenai aktivitas antimikroba ekstrak kedawung terhadap bakteri patogen (2001), menunjukkan bahwa kulit batang memiliki aktivitas antibakteri terkuat terhadap empat jenis bakteri yang diuji. Karena manfaatnya yang beragam tersebut, bahkan Ervizal merekomendasikan kedawung, agar dijuluki sebagai pohon raja obat-obatan hutan.

Baca juga : Tanaman Langka Indonesia

Pemerian Botani Pohon Kedawung

Kedawung merupakan tumbuhan berbatang besar. Tingginya sekitar 45 meter. Bunga, daun, dan buahnya menyerupai pohon petai. Biji kedawung rasanya agak pahit dan berbentuk telur sedikit pipih. Kedawung hidup liar di hutan dan di ladang pada ketinggian 600 meter dari permukaan air laut.

Pohon kedawung, dikutip dari ilmu-kefarmasian.blogspot.co.id, batangnya berkayu, tegak, permukaan licnopodial, batang nya berwarna cokelat, setelah tua menjadi putih kotor.

Daunnya majemuk, tangkai daun berkelenjar, pada cabang pertama terdapat 15-42 pasang anak daun, cabang kedua sampai 80 pasang, pangkalnya membulat, ujung meruncing, permukaan atas mengkilap hijau.

Bunganya majemuk, bentuk malai, bunga jantan, dengan benang sari sepuluh, terletak dekat tangkai, bunga lainnya berkelamin dua dengan 10 benang sari dan satu putik, kuning. Buahnya berbentuk polong, terdapat 15-21 biji, hitam. Bijinya berbentuk bulat telur, pipih, keras, bagian tengah berbintik-bintik, bagian tepi halus, cokelat tua sampai hitam. Akarnya tunggang, dan berwarna cokelat.

Kedawung (Parkia roxburgii, G.Don), menurut tim peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Cibinong Bogor, dikutip dari webcache.googleusercontent.com, tersebar secara luas di kawasan Afrika seperti Senegal dan Gambia. Kulit batang, daun, bunga, dan polong tumbuhan ini, banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional maupun bahan makanan. Kulit ari dan pulp dari polong di beberapa negara Afrika banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan pokok.

Mertz dan kawan-kawan, dalam tulisannya, “Importance and seasonality of vegetable consumption and marketing in Burkina Faso”, Economic Botany 55 (2): 276-289) 2001, melaporkan di di Burkina Faso 78-85 persen kebutuhan konsumsi sayuran dipenuhi oleh “dawa-dawa”, hasil fermentasi dari biji kedawung,

Masyarakat Ghana juga mengkonsumsi “dobulong” yaitu lapisan kuning yang menyelimuti biji kedawung. Dobulong ini kaya dengan kandungan vitamin C dan karbohidrat .

Di Afrika, tumbuhan ini secara tradisional digunakan dalam beberapa macam pengobatan seperti diare, sakit gigi, infeksi, luka, luka bakar, rematik, bronchitis, dan darah tinggi.

Kedawung , menurut Wikipedia, memiliki aneka nama lokaldi antaranya kedawung (Melayu), peundeuy (Sunda), kedawung (Jawa).

Menurut Karel Heyne, peneliti botani dari Belanda dalam bukunya, Tumbuhan Indonesia II, penerbit Yayasan Sarana Wana Jaya Departemen Kehutanan 1987, tumbuhan yang dikenal sebagai salah satu raksasa hutan ini, tumbuh secara tidak berkelompok diseluruh Pulau Jawa di daerah dengan ketinggian di bawah 500 m di atas permukaan laut.

Secara tradisional tumbuhan ini banyak dimanfaatkan sebagai bahan obat berbagai penyakit. Biji kedawung tua sering digunakan untuk mengobati penyakit kolik dan juga sebagai bahan campuran obat kolera.

Suharmiati dan Lestari Handayani dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Pelayanan Kesehatan, Surabaya, dalam laporan penelitian yang berjudul “Bahan Baku Khasiat dan Cara Pengolahan Jamu Gendong Studi Kasus di Surabaya Tahun 1998”, dikutip dari lembaga.wima.ac.id, menyebutkan biji kedawung juga banyak digunakan sebagai salah satu bahan campuran dari jamu, khususnya jamu gendong.

Lima jenis jamu gendong, yakni beras kencur,cabe puyang, pahitan, kudu laos, dan uyup-uyup, selalu menggunakan kedawung sebagai salah satu campurannya.

Kedawung, menurut tim peneliti dari Biochemistry Laboratory, Sekolah Tinggi Pertanian, Universitas Pertanian Pusat, Imphal, India, dan Departemen Ilmu Hayati, Universitas Manipur, Imphal, India, adalah tumbuhan yang tumbuh subur di negara-negara India Utara-Timur dan Asia Tenggara. Polong kedawung mengandung saponin, flavonoid, dan tannin, dapat dimanfaatkan dengan benar dapat menjadi sumber tambahan protein nabati.

Tim peneliti Dept of Botani Universitas Udisha India, dikutip dari indianforester.co.in, meneliti potensi kedawung, yang dikenal sebagai pohon serbaguna dan banyak tumbuh di wilayah timur laut India, terutama di Manipur, Mizoram, dan Nagaland.

Tumbuhan ini memiliki nilai ekonomi yang signifikan seperti sayuran, obat-obatan, industry, dan kayu api di wilayah tersebut. Pohon ini cocok untuk reklamasi tanah yang ditinggalkan dan juga sebagai tanaman agroforestri. Jika dimanfaatkan dengan baik, bisa menjadi sumber tambahan protein nabati dan minyak nabati.

Manfaat Herbal Kedawung

Dikutip dari ilmu-kefarmasian.blogspot.co.id, daun, biji, dan kulit batang kedawung, mengandung saponin dan flavonoida. Di samping itu, daun dan kulit batang juga mengandung tanin.

Biji kedawung berkhasiat sebagai obat perut kembung, obat kolera dan obat radang usus, sedang daunnya berkhasiat sebagai obat batuk dan obat mulas.

Tim peneliti Fakutas Teknologi dan Industri Pangan Institut Pertanian Bogor, meneliti aktivitas antimikroba ekstrak kedawung terhadap bakteri patogen. Kedawung biasanya digunakan sebagai obat tradisional untuk infeksi dan sakit perut, yang disebabkan oleh bakteri.

Melalui penelitian itu mereka ingin mengetahui aktivitas antimikroba dari biji akar daun kedawung. Kesimpulan menunjukkan biji dan akar kedawung memiliki aktivitas antimikrobia tertinggi pada bakteri Escherichia coli, Vibrio cholerae, Staphylococcus aureus, dan Bacillus cereus.

Dikutip dari Jurnal Asia Mikrobiologi, Ilmu Bioteknologi & Ilmu Lingkungan Vol 9, Edisi 3, 2007; Halaman No (621-626), ekstrak biji dan kulit luar polong dan daun kedawung, sangat efektif terhadap beberapa bakteri patogen manusia dan nematoda parasit. Ekstrak biji dan daun ternyata sangat bergizi, dan memiliki kandungan protein dan minyak yang tinggi. Daun ditemukan sebagai sumber vitamin C dan kalsium yang baik.

Tim peneliti Pusat Penelitian Bioteknologi, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), juga mengkaji kandungan fitosterol pada tanaman kedawung. Dikutip dari webcache.googleusercontent.com, beberapa hasil penelitian menunjukkan itosterol mampu mengurangi kadar kolesterol total dan LDL kolesterol di dalam darah. Kehadiran beta-sitosterol di dalam hati menghambat pembentukan kolesterol di hati.

Hasil penelitian menyebutkan, seluruh bagian tanaman kedawung, antara lain biji, polong, daun, tangkai daun, kulit pohon mengandung senyawa fitosterol yang cukup signifikan. Kandungan fitosterol paling tinggi terdapat pada bagian tangkai daun, dan polong.

Kedawung baik dikonsumsi, mengingat kandungan fitosterolnya tinggi, bahkan beberapa ahli gizi menyarankan konsumsi fitosterol sebanyak minimal 1 gram per hari. Jumlah tersebut diduga secara efektif dapat menurunkan penyerapan kolesterol yang berasal dari makanan.

Tim peneliti Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), meneliti efektivitas pemberian dekok (ekstraksi rebusan) kedawung terhadap penurunan kadar kolesterol pada tikus putih (Rattus norvegicus).

Kedawung merupakan tumbuhan yang banyak dimanfaatkan sebagai obat tradisional, maupun bahan makanan. Kedawung mempunyai kandungan fitosterol yang berfungsi sebagai pengadang kolesterol jahat. Tim peneliti UMM itu ingin mengetahui pengaruh fitosterol pada dekok kedawung untuk menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih dan mengetahui dosis dekok kedawung yang efektif dalam menurunkan kadar kolesterol pada tikus putih.

Tanaman Langka Indonesia

Tanaman Langka Indonesia

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Nah, kali ini kita akan mengulas beberapa tanaman langka di Indonesia. Berbagai tanaman ini jarang ditemukan, sehingga harus dilindungi agar tidak terancam punah. Apa tanaman ini? Lihat itu!

Bunga Bangkai
Bunga bangkai merupakan bunga raksasa yang dapat mengeluarkan bau busuk seperti bangkai dan tergolong sebagai tanaman yang langka sehingga harus segera dilindungi. Bunga bangkai dewasa dapat tinggi mencapai 4 meter dan bunga ini memiliki keunikan tersendiri yaitu hanya dapa mekar selama 7 hari kemudian mati. Habitat asli bunga bangkai adalah hutan Sumatera, tetapi saat ini sudah mulai banyak dilestarikan di luar daerah asalnya, Seperti di Taman Hutan Raya ir. Djuanda, Bandung.

Rafflesia Arnoldi
Rafflesia Arnoldi atau biasa dikenal sebagai Padma Raksasa merupakan bunga terbesar di dunia yang hidup di willayah Indonesia. Bunga ini akan mengeluarkan bau busuk saat mekar dan orang sering keliru menyebutnya sebagai bunga bangkai karena memiliki ciri khas yang sama. Saat mekar, Rafflesia Arnoldi bisa mencapai berat sekitar 10 kg. Bunga ini membutuhkan waktu sekitar 9 bulan hingga waktunya mekar, lalu akan bertahan selama 7 hari sebelum akhirnya layu dan mati. Sekarang ini, jumlah habitatnya semakin berkurang drastis karena maraknya pengalihan hutan sebagai hunian atau pertambangan.

Kantong Semar
Tanaman yang memiliki bentuk menyerupai kantong ini dapat bertahan hidup dengan memangsa berbagai serangga yang berada di dekatnya. Pertama, dia akan membuka kantongnya dan mengeluarkan bau untuk mengundang serangga, ketika serangga telah masuk ke dalam kantong, maka bunga ini akan menutup kantonnya dan mulai mencerna serangga tersebut. Bunga kantong semar merupakan tanaman karnivora yang kini populasinya sudah tergolong langkah.

Baca juga : Tanaman Obat Paling Terkenal Di Indonesia

Cendana
Cendana merupakan jenis tumbuhan yang memiliki banyak kegunaan di Indonesia. Kayu cendana dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan parfum, aroma terapi, rempah-rempah, dupa hingga sangkur keris (warangka). Karena, harus dari kayu cendana ini bisa bertahan hingga ratusan tahun lamanya.

Pohon ini merupakan salah satu tumbuhan yang banyak diburu untuk dimanfaatkan kayunya. Sayangnya, pohon cendana bukanlah jenis tanaman yang mudah untuk dibudidayakan. Pada awal pertumbuhannya, cendana merupakan tanaman parasit yang tidak bisa hidup secara mandiri, melainkan menumpang pada tanaman lain. Karena itulah populasi pohon cendana semakin hari makin berkurang.

Daun Payung
Daun payung merupakan tanaman endemik yang banyak ditemukan di daerah Sumatera. Tanaman ini memiliki karakteristik memiliki daun yang sangat lebar serta kuat. Karena itulah, pada zaman dahulu tumbahan ini sering dimanfaatkan sebagai dindin maupun atap rumah. Tanaman yang sering juga disebut sebagai daun sang atau salo ini memiliki nama ilmiah Joannestijsmania altifrons, yang diambil dari nama penemuannya yaitu Professor Teijsman.

Nah itulah daftar tumbungan langka di Indonesia yang saat ini sudah mulai terancam keberadaannya. Dengan mengetahui berbagai jenis tumbuhan tersebut, diharapkan kita dapat lebih menjaga kelestarian alam dan tidak merusak untuk kepentingan pribadi.

Tanaman Obat Paling Terkenal Di Indonesia

Tanaman Obat Paling Terkenal Di Indonesia

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Bahkan tanaman obat sangat murah karena dapat ditemukan dengan mudah. Bahkan beberapa di antaranya bisa Anda tanam di halaman rumah. Bagi Anda yang tertarik beralih ke tanaman obat, cobalah untuk melihat daftar tanaman obat paling terkenal di Indonesia beserta sifat-sifat berikut!

Tanaman obat daun kumis kucing
Tanaman obat yang pertama adalah daun kumis kucing. Tanaman ini mudah ditemukan di sejumlah tempat di Indonesia. Bentuknya yang cantik juga bisa memperindah halaman rumah. Daun kumis kucing terkenal ampuh untuk mengobati kencing batu dan melancarkan saluran kemih. Selain itu, tanaman ini juga berkhasiat untuk mengobati rematik, asam urat, batuk, diabetes, hingga hipertensi.

Tanaman obat lidah buaya
Lidah buaya adalah salah satu tanaman obat yang populer dan disukai oleh banyak orang, terutama para wanita. Tanaman lidah buaya terkenal bermanfaat untuk kecantikan rambut dan kulit, misalnya saja menghitamkan rambut, menghilangkan jerawat, hingga mengurangi bekas luka. Dagingnya bermanfaat untuk kesehatan tubuh seperti meredakan batuk, radang tenggorokan, sembelit, atau diabetes. Pada saat cuaca panas, daging tanaman ini bisa dimasak menggunakan air gula lalu diberi es batu sebagai minuman penyegar tenggorokan.

Tanaman obat belimbing wuluh
Belimbing wuluh biasanya digunakan untuk menambahkan rasa asam pada sejumlah masakan tradisional Indonesia. Selain untuk memasak di dapur, ternyata belimbing wuluh yang berukuran kecil ini juga tergolong dalam tanaman obat. Sebagai tanaman obat, belimbing wuluh berkhasiat untuk mengobati gusi berdarah, rematik, godongan, sariawan, pegel linu, hingga sakit gigi. Buah, batang, dan daun dari belimbing wuluh ini bisa digunakan semuanya, lho!

Tanaman obat temulawak
Tanaman obat berikutnya adalah temulawak yang asli dari Indonesia. Sudah dari dulu temulawak dikenal sebagai bahan jamu. Bagian yang paling sering digunakan adalah akar dan dagingnya. Bentuknya lonjong berukuran sedang. Tanaman obat yang bisa kamu coba tanam di dekat teras rumah ini berkhasiat untuk mengobati gangguan ginjal, menjaga kesehatan hati, dan menguatkan jantung.

Baca juga : Jenis Tanaman Obat

Tanaman obat daun cincau
Cincau yang sering kamu temukan di penjual kaki lima dibuat dari daun cincau. Tanaman obat yang satu ini dikenal sangat ampuh untuk meredakan panas dalam, mengobati demam, hingga meredakan radang lambung. Selain lidah buaya, daun cincau adalah tanaman obat lainnya yang memiliki rasa enak dan banyak dijual. Bagi kamu yang ingin menanamnya di rumah, daun cincau ini bisa diletakkan di dekat gazebo sebagai dekor yang bermanfaat sekaligus menyejukkan bagi tiang-tiang karena sifatnya merambat.

Tanaman obat jahe
Tanaman obat berikutnya pasti sudah tidak asing lagi di telinga kamu, jahe. Tanaman obat jahe berkhasiat untuk menghangatkan tubuh di saat cuaca dingin, mengurangi masuk angin, hingga menyembuhkan batuk karena rasanya yang sedikit pedas dan panas. Beberapa hidangan khas Indonesia pun banyak yang menggunakan ramuan jahe.

Tanaman obat buah srikaya
Tanaman obat buah srikaya ternyata memiliki banyak khasiat untuk pengobatan tubuh. Bagian daun, akar, dan kulitnya mengandung berbagai zat yang bersifat antiradang dan antidepresi. Beberapa khasiatnya adalah membunuh cacing usus, mempercepat proses penghilangan bisul, dan melancarkan pencernaan. Sahabat Kania, dari ketujuh tanaman obat yang paling terkenal di Indonesia tadi, apakah kamu sudah pernah mencobanya? Jangan lupa share dan cek artikel menarik lainnya di Tumbuhanliarberkhasiat.web.id ya!

Jenis Tanaman Obat

Jenis Tanaman Obat

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Dengan waktu dan waktu yang paling modern, saat ini semakin sedikit orang menggunakan tanaman obat untuk mengobati penyakit mereka. Mereka lebih suka perawatan medis dengan obat-obatan modern di mana, tanpa kita sadari, kita mengandung zat kimia, dan beberapa bahkan pergi ke perawatan di luar negeri untuk penyembuhan. Bahkan jika Anda menggunakan obat dalam jangka panjang, itu dapat menyebabkan penyakit lain. Selain itu, biaya pengobatan saat ini semakin mahal, sehingga obat-obatan tradisional dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengobati penyakit Anda.

Belimbing Wuluh

Jangan bayangkan belimbing ini mempunyai bentuk seperti belimbing pada umumnya. Belimbing wuluh yang dikenal juga dengan sebutan belimbing sayur karena sering digunakan sebagai bumbu masakan untuk memberikan rasa asam yang kuat.

Fungsi lain dari belimbing wuluh selain sebagai bumbu masakan adalah untuk obat tradisional. Mulai dari buah, batang, daun dan bungannya bisa digunakan sebagai obat. Belimbing wuluh bermanfaat untuk mengobati gusi berdarah, obat rematik, obat godongan, obat sariawan, obat pegel linu serta bisa digunakan sebagai obat sakit gigi.

Temu lawak

Temulawak merupakan tanaman rempah asli Indonesia yang memiliki beragam khasiat untuk kesehatan. Bagian yang sering dimanfaatkan adalah bagia akar atau sering juga disebut dengan rimpang. Bagian inilah yang sering diolah untuk dijadikan sebagai obat berbagai penyakit.

Khasiat dari tanaman temulawak adalah untuk mengatasi gangguan ginjal, melancarkan pencernaan, menyehatkan jantung, dan menjaga kesehatan hati. Sebenarnya masih banyak jenis penyakit lain yang bisa disembuhkan dengan tanaman obat ini. Apalagi bila penggunaannya dikombinasikan dengan tanaman obat lain, tentu khasiatnya akan semakin terasa.

Daun Cincau

Pastinya kalian sudah tidak asing dengan tanaman ini bukan? Ya, tanaman yang sering diolah menjadi es cincau ini memiliki beragam manfaat untuk kesehatan tubuh. Daun cincau pada umunya ada 2 jenis yakni yang berwarna hijau dan hitam, keduanya memiliki rasa yang sama-sama lezat dan adem.

Manfaat dari tanaman obat yang satu ini adalah sebagai obat demam, obat diabetes militus, radang lambung, dan mengobati sakit types. Wah luar biasa ya?Bisa jadi ini salah satu tanaman obat yang memiliki rasa yang lezat.

Daun patah tulang

Tanaman yang memiliki bentuk ranting tanpa daun ini sering digunakan sebagai tanaman hias di pekarangan. Tetapi dibalik keunikan yang dimiliki tanaman patah tulang mempunyai banyak sekali manfaat bagi kesehatan terutama obat tradisional.

Tanaman ini bisa digunakan untuk mengobati tulang patah, sakit gigi, kusta, wasir, tumor atau kanker, rematik, sifilis, nyeri saraf dan juga penyakit kulit. Tetapi dalam penggunaanya sebaiknya bertanya pada ahli kesehatan karena getah tanaman ini mengandung racun.

Baca juga : Jenis Tanaman Liar Sebagai Obat

Daun Seledri

Seledri merupakan sayuran hijau yang rendah kalori. Daun seledri mengandung sekitar 16 kalori per 100 gram. Daun seledri selain biasa digunakan sebagai penambah aroma masakan, juga bisa digunakan sebagai tanaman obat keluarga.

Seledri mengandung vitamin A, vitamin C, vitamin B1 dan zat besi lainnya seperti kalium, mineral dan zat besi.

Beberapa manfaat daun seledri diantaranya dapat mengobati darah tinggi, mencegah pembentukan batu di kantung empedu, menenangkan sistem saraf, mengembalikan nafsu makan yang hilang, menghindarkan dari kanker perut dll.

Daun saga

Tanaman Saga banyak tumbuh liar di pekarangan rumah, kebun atau di pinggiran jalan. Ada dua jenis tanaman saga, yaitu saga rambat dan pohon saga, tapi kebanyakan orang menyebut keduanya dengan nama Saga saja. Saga termasuk tanaman gulma, dan biasanya menganggu tanaman lain yang memang sengaja ditanam. Karena dianggap mengganggu, tanaman Saga sering dibabat habis bahkan dibakar sekalian. Meskipun begitu, daun saga rambat biasa dimanfaatkan sebagai obat batuk dan obat anti sariawan. Daun saga mengandung beberapa bahan aktif seperti glycyrrhizin, abrus lactone, asam abrusgenat dan turunan metilnya.

Untuk mengobati sariawan dengan daun saga rambat, kamu bisa memetik daun saga secukupnya lalu di jemur di tempat yang agak panas beberapa menit sampai layu daunnya. Setelah layu, cuci bersih daunnya kemudian dikunyah-kunyah sampai halus dan gunakan untuk berkumur juga.

Daun Tempuyung

Tempuyung berkhasiat untuk mengatasi batu saluran kencing, batu empedu, bisul, luka bakar, radang usus buntu, rematik, radang payudara, memar, disentri, darah tinggi, wasir, dan beser mani.

Lidah buaya

Tanaman obat yang memiliki beragam khasiat selanjutnya adalah lidah buaya. Yups, boleh dibilang kalau lidah buaya sebagai tanaman sejuta manfaat karena banyak sekali khasiat dari tanaman ini. Selain fungsi utamanya untuk kesehatan rambut, menghilangkan jerawat, dan kecantikan tanaman ini juga bisa digunakan untuk mengoati berbagai penyakit.

Sebagai tanaman obat lidah buaya berkhasiat untuk mengobati penyakit serangan jantung, diabetes, radang tenggorokan, sembelit, dan masih banyak jenis penyakit lain yang bisa diobati dengan tanaman ini.

Tanaman buah srikaya

Tanaman srikaya secara umum mengandung anonain dan retikulin. Daun, akar, dan kulitnya mengandung WN. Akar srikaya berkhasiat sebagai antidepresi dan antiradang.

Daunnya berkhasiat sebagai peluruh cacing usus, mempercepat pemasakan bisul dan antiradang. Bijinya berkhasiat untuk membunuh serangga dan memacu enzim pencernaan. Kulit kayunya bekhasiat sebagai tonikum dan astringen.

Tanaman sosor bebek

Sosor bebek bisa digunakan untuk mengobati sakit panas, melancarkan air seni, batuk dan sakit kepala.

Jenis Tanaman Liar Sebagai Obat

Jenis Tanaman Liar Sebagai Obat

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Saat ini, bahkan tanaman obat pun tumbuh. Di kota-kota dengan sedikit tanah, orang mulai melihat bahwa tanaman obat sangat penting. Tanaman obat yang dibudidayakan disebut tanaman obat TOGA akrab atau disingkat. Tujuan dari TOGA adalah untuk mewujudkan prinsip kemandirian dalam perawatan keluarga di masyarakat. Tanaman obat keluarga juga merupakan pendidikan bagi anak-anak, karena di rumah ada banyak tanaman yang dapat digunakan sebagai obat dan pentingnya obat tradisional di negara yang subur ini.

Diolah dari berbagai sumber, berikut tumbuhan liar sekitar rumah yang bisa dijadikan obat.

Kecibeling

Kecibeling punya nama lain di beberapa daerah, di Jawa disebut enyok kelo, di Betawi picah beling, di Banten disebut kibeling. Tumbuhan bernama lati strobilanthes crispus ini berasal dari Madagaskar dan menyebar hingga Indonesia dan Malaysia.

Tumbuhan semak ini biasa dijadikan pagar hidup. Memiliki daun tunggal yang kasar. Kecibeling dikenal sebagai tanaman obat untuk antidiabetes. Selain itu, juga dapat menyembuhkan leukimia dan mencegah aids. Kecibeling umumnya dijadikan obat dengan cara dijadikan teh.

Putri Malu

Putri malu bernama latin mimosa pudica. Tanaman perdu anggota suku polong-polongan ini dikenal sebagai tanaman yang daunnya menutup saat disentuh.

Putri malu berkhasiat untuk menurunkan panas, meluruhkan air seni, mengatasi tenggorokan berdahak, insomnia, dapat menurunkan berat badan, dan masih banyak lagi. Penggunaan putri malu sebagai obat bisa diolah dengan cara direbus lalu airnya diminum.

Alang-alang

Alang-alang merupakan tumbuhan liar sekitar rumah yang sangat tidak disukai, terutama karena sulit diberantas. Akar yang menyebar membuatnya gampang tumbuh meski sudah dipotong. Alang-alang atau ilalang bernama latin imperata cylindrica.

Akar alang-alang dikenal sebagai obat tradisional untuk menyembuhkan berbagai penyakit, di antaranya meluruhkan kecing, mengobati demam atau panas dalam, mengobati mimisan, obat keputihan, dan lain-lain.

Cara penggunaannya yaitu untuk melancarkan buang air kecil dengan cara menyeduh akarnya lalu diminum secara teratur. Untuk mereakan panas dalam dengan cara di akar alang-alang dikeringkan, lalu dihaluskan hingga bubuk, lalu bubuk alang-alang diseduh dan boleh ditambahkan perasa seperti madu. Begitu juga dengan obat keputihan bisa dengan cara yang samau namun dicampur dengan bahan lain seperti pepaya.

Baca juga : Manfaat Tumbuhan Bayam Duri

Babadotan

Nama babadotan atau babandota di wilayah Sunda. Di Jawa tanaman ini dikenal dengan wedusan. Daerah lain di Indonesia punya sebutan lain dari tumbuhan bernama latin ageratum conyzoides ini. Babadotan berasal dari Amerika tropis khususnya Brazil.

Manfaat babadotan yang populer yaitu untuk obat luka. Seseorang yang luka teriris misalnya, sangat cepat disembuhkan dengan daun babandotan yang diperas sebagai pengganti obat merah. Untuk penyakit lain, babadotan bermanfaat untuk obat demam dengan cara akarnya dihaluskan kemudian dibalurkan ke badan. Juga bermanfaat obat mata dengan cara ditumbuk dan airnya diteteskan ke mata.

Meniran

Meniran atau phyllanthus urinaria tanaman rumput yang sangat mudah ditemui di sekitar rumah. Tapi, tahukan kamu bahwa tumbuhan kecil ini punya banyak manfaat untuk sehatan? Meniran biasanya tumbuh di tanah gembur yang berpasir.

Meniran bermanfaat untuk obat batuk, demam, haid berlebihan, penyakit kuning atau hepatitis, ayan, dan masih banyak lagi. Penggunaannya yaitu dengan cara meniran dikeringkan terlebih dahulu, setelah kering direbus kemudian airnya diminum. Cara lain yaitu meniran segar ditumbuk, air perasannya langsung diminum.

Pegagan

Pegagan atau centella asiatica merupakan tumbuhan liar berasal dari daerah Asia tropik, di Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang dan Australia. Tanaman ini di Melayu dikenal dengan nama daun kaki kuda, di Sunda antanan, di Jawa disebut pane gowang, di Aceh peugaga, dan hampir di setiap daerah punya nama masing-masing. Pegagan di beberapa daerah biasa dijadikan sebagai lalapan.

Penggunaan tanaman ini untuk kesehatan dengan cara langsung dimakan. Biasanya dijadikan sayuran. Pegagan dipercaya dan terbukti sebagai tanaman yang dapat meningkatkan daya ingat. Selain itu, juga bermanfaat untuk meningkatkan stamina tubuh, meningkatkan sirkulasi darah, dan untuk menurunkan gejala stres atau depresi.

Tempuyung

Tempunyung mudah ditemukan di sekitar rumah. Tempuyung memiliki nama latin Sonchus Arvensis. Nama daerah untuk tempuyung di antaranya lobak ari, lempung jombang, galibuk, rayana, dan lain-lain.

Tempunyung bermanfaat untuk pengobatan berbagai penyakit, di antaranya demam dan bengkak. Selain itu, tempuyung juga dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan seperti meluruhkan air kencing, melancarkan peredaran darah, sebagai penawar racun, dan lain-lain. Cara pengolahan tempuyung untuk obat yaitu daunnya direbus, lalu air rebusannya diminum. Selain itu, tempuyung juga bisa dimakan dalam keadaan segar sebagai lalapan.

Banyak sekali tanaman di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan sebagai obat. Tanaman tradisional selain tanpa efek samping juga sangat murah meriah, bahkan tidak perlu mengeluarkan uang untuk mendapatkannya. Mari mengenal tanaman sekitar kita dan manfaatnya.

Info tanaman sebagai obat tradisional lainnya bisa dibaca juga di 5 Manfaat Temulawak Bagi Kesehatan

Manfaat Tumbuhan Bayam Duri

Manfaat Tumbuhan Bayam Duri

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Lebih baik untuk mengetahui apa bayam berduri agar tidak membuat kesalahan pada tanaman yang memiliki banyak manfaat bagi tubuh. Bayam bayam memiliki nama latin amaranthus spinousus dan termasuk dalam kategori tanaman bayam. Karakteristik bayam berduri adalah akar tanaman yang lunak sehingga dapat dengan mudah dihilangkan, tingginya dapat mencapai satu meter dan pada pangkal batang terdapat duri.

Manfaat bayam duri untuk kesehatan tubuh

Bayam duri mengandung berbagai zat yang sangat baik untuk tubuh kita antara lain adalah tannin, fosfat, garam zat besi, kalium nitrat, amarantin, spinasterol, rutin, hentriakontan, serta berbagai jenis vitamin seperti vitamin A, vitamin C, vitamin K, peridoksin dan vitamin B6. Khasiat dari bayam duri ini memang belum banyak diketahui oleh orang karena masih sedikit orang yang memanfaatkan bayam duri ini. berikut ini adalah beberapa manfaat dari bayam duri yang bisa anda gunakan:

Mengatasi kencing nanah

Kencing nanah terjadi karena di dalam saluran kemih terdapat bakteri atau virus yang disebabkan oleh berbagai hal salah satunya adalah karena hubungan seksual yang tidak sehat seperti berganti-ganti pasangan. Penyakit kencing nanah seringkali menjadi momok tersendiri di masyarakat apalagi jika organ kelamin juga mengalami nanah. Untuk melakukan pengobatan pada kencing nanah biasanya orang akan enggan karena malu. Namun penyakit tersebut harus segera diatasi.

Anda yang mengalami penyakit kencing nanah bisa menggunakan tanaman bayam duri sebagai solusinya. Cara pembuatannya juga cukup mudah yaitu dengan satu potong akar dan bonggol dari tanaman bayam duri serta siapkan juga adas pulawaras secukupnya. Setelah bahan siap kemudian bahan dicuci bersih dan dipotong kasar saja. kemudian rebus dengan menggunakan air 1 liter hingga mendidih dan airnya menyusut setengahnya. Setelah itu diamkan sebentar dan saring. Minumlah ramuan ini pada pagi dan sore hari untuk mendapatkan hasil maksimal.

Mengatasi susah buang air kecil

Selain mengatasi penyakit kencing nanah, tanaman bayam duri juga bisa digunakan untuk mengatasi susah buang air kecil. Kondisi susah buang air kecil bisa disebabkan oleh beberapa hal seperti kurangnya cairan tubuh, adanya gangguan pada ginjal dan saluran kemih, batu ginjal, kencing manis, kencing batu dan lainnya. susah buang air kecil bisa menjadi gejala dari penyakit lainnya yang lebih serius oleh karena itu jika anda mengalaminya lebih baik segera lakukan pemeriksaan ke dokter.

Selain melakukan pemeriksaan ke dokter, anda juga bisa membuat ramuan dari tanaman bayam duri untuk solusi herbalnya. Bahan yang digunakan adalah satu akar dan bonggol tanaman bayam duri dan cuci bersih. Setelah itu potong kasar dan rebuslah dalam 1 liter air sampai mendidih dan juga menyusut. Setelah matang diamkan sebentar sampai hangat dan kemudian minum ramuan tersebut secara rutin sampai habis tiap harinya.

Mengatasi gangguan pernapasan dan bronchitis

Masalah gangguan pernapasan dan bronchitis sangatlah mengganggu penderitanya karena masalah ini termasuk yang membutuhkan waktu lama dalam pengobatannya. Bronchitis misalnya membutuhkan waktu lebih dari 3 bulan untuk bisa sembuh dan harus dijaga kesehatannya supaya tidak mudah kambuh. Anda bisa menggunakan tanaman bayam duri untuk mengatasi gangguan pernapasan dan bronchitis.

Caranya juga sangat mudah yaitu dengan menyiapkan semua bagian dari tanaman bayam duri mulai dari akar, batang, daun dan bungaya. Cuci bersih semua bahan dan juga potong kasar. Kemudian semua bahan direbus dengan menggunaka satu liter air dan tunggu hingga mendidih dan air menyusut menjadi setengahnya. Minumlah secara rutin setiap pagi dan sore hari untuk mendapatkan hasil yang optimal. Jika anda kurang suka dengan rasanya anda bisa menambahkan madu atau gula merah untuk memberikan rasa lebih enak.

Baca juga : Manfaat Tumbuhan Bandotan

Memproduksi ASI lebih lancar

Produksi ASI yang lancar merupakan idaman bagi semua wanita yang sedang menyusui. Namun terkadang tidak jarang juga wanita mengalami produksi ASI tidak lancar sehingga tidak cukup memberikan ASI kepada buah hatinya. Jika ini terjadi maka anda bisa menggunakan ramuan dari tanaman bayam duri. Caranya adalah siapkan seluruh bagian dari tanaman bayam duri mulai dari akar, batang, daun dan bunga kemudian tumbuk hingga halus. Kemudian oleskan pada bagian payudara. Lakukanlah secara rutin dua kali sehari dan produksi ASI anda akan menjadi lancar kembali.

Nah, itulah empat manfaat yang bisa anda peroleh dari memanfaatkan bayam duri. Jadi, mulai sekarang anda tidak boleh membuang tanaman bayam duri begitu saja ya. anda bisa memanfaatkannya dengan baik pada kesehatan anda.

Sekian dan semoga bermanfaat.

Manfaat Tumbuhan Bandotan

Manfaat Tumbuhan Bandotan

Tumbuhanliarberkhasiat.web.idManfaat dan Manfaat Bandotan (Ageratum conyzoides). Berikut ini adalah gambaran umum tentang tanaman bandotan. Tanaman bandotán termasuk tanaman tahunan, tumbuh tegak atau lebih rendah, sekitar 30-90 cm, dan bercabang. Batang bundar memiliki rambut panjang, jika menyentuh tanah, ia akan memancarkan akar. Daun batang, terletak saling berhadapan dan bersilangan (majemuk), helai daun bulat telur dengan alas bulat dan ujung runcing, ujungnya tidak beraturan, panjang 1-10 cm, lebar 0,5-6 cm, keduanya permukaan dengan daun rambut panjang dengan kelenjar terletak Permukaan bawah daun, warnanya hijau. Bunga-bunga komposit mengumpulkan 3 atau lebih malai datar yang keluar dari ujung batang, warnanya putih. Punuk bunga sepanjang 6-8 mm, dengan batang berbulu. Buahnya berwarna hitam dan memiliki bentuk kecil. Distribusi area, habitat dan budidaya. Bandotan dapat diperbanyak dengan biji. Bandotan berasal dari Amerika tropis. Di Indonesia, bandotán adalah tanaman liar dan lebih dikenal sebagai tanaman yang mengganggu (gulma) di kebun dan ladang. Tumbuhan ini juga dapat ditemukan di pekarangan rumah, tepi jalan, tanggul dan sekitar aliran air pada ketinggian 1-2.100 m di atas permukaan laut (dpl). Jika daun layu dan memburuk, tanaman ini akan menghasilkan bau yang tidak sedap.

Khasiat dan Manfaat Bandotan (Ageratum conyzoides)

Penyakit Yang Dapat Diobati :
Herba ini rasanya sedikit pahit, pedas, dan sifatnya netral. Bandotan berkhasiat stimulan, tonik, pereda demam (antipiretik), antitoksik, menghilangkan pembengkakan, menghentikan perdarahan (hemostatis), peluruh haid (emenagog), peluruh kencing (diuretik), dan pelumuh kentut (kaiminatit). Daun bandotan dapat digunakan pula sebagai insektisida nabati. Selain Ageratum conyzoide.s L., terdapat bandotan varietas lain yang mempunyai khasiat yang sama, yaitu Ageratum haoustonianum Mill. Ekstrak daun bandotan (5% dan 10%) dapat memperpanjang siklus birahi dan memperlambat perkembangan folikel mencit betina (virgin dan non virgin). Namun, tidak berefek pada uterus, vagina, dan liver. Setelah masa pemulihan, siklus birahi dan perkembangan folikel kembali normal. Tidak ada perbedaan efek antara mencit virgin dan non virgin selama perlakuan (Yuni Ahda, JF FMIPA UNAND, – 1993). Ekstrak daun bandotan dalam minyak kelapa dosis 20% tidak memberikan efek penyembuhan luka. Namun, pada dosis 40% dan 80% dapat menyembuhkan luka secara nyata sesuai dengan peningkatan dosis. Bahkan, efek penyembuhan luka pada dosis 80% tidak berbeda nyata dengan yodium povidon 10% (Eliza Magdalena, JF FMIPA UI, 1993).

Pemanfaatan :

BAGIAN YANG DIGUNAKAN
Bagian yang digunakan untuk obat adalah herba (bagian di atas tanah) dan akar. Herba yang digunakan berupa herba segar atau yang telah dikeringkan.

INDIKASI
Herba bandotan berkhasiat untuk pengobatan: demam,malaria, sakit tenggorok, radang paru (pneumonia), radang telinga tengah (otitis media), perdarahan, seperti perdarahan rahim, luka berdarah, dan mimisan, diare, disentri, mulas (kolik), muntah, perut kembung, keseleo, pegal linu, mencegah kehamilan, badan lelah sehabis bekerja berat, produksi air seni sedikit, tumor rahim, dan perawatan rambut.
Akar berkhasiat untuk mengatasi :demam.

CARA PEMAKAIAN
Untuk obat yang diminum, rebus 15 – 30 g herba kering atau 30 -60 g herba segar. Cara lain tumbuk herba segar, lalu peras dan air perasannya diminum.
Untuk pemakaian luar, tumbuk herba segar sampai halus. Selanjutnya, campurkan minyak sayur sedikit dan aduk sampai rata, lalu bubuhkan pada luka yang masih baru, bisul, eksim, dan penyakit kulit lainnya (seperti kusta/lepra). Cara lain, giling herba kering menjadi serbuk, lalu tiupkan ke kerongkongan penderita yang sakit tenggorokan. Selain itu, daun segar dapat diseduh dan air seduhannya dapat digunakan untuk membilas mata, sakit perut, dan mencuci luka.

Baca juga : Manfaat Daun Anting-anting

CONTOH PEMAKAIAN DI MASYARAKAT:

Sakit telinga tengah akibat radang
Cuci herba bandotan segar secukupnya, lalu tumbuk sampai halus. Hasilnya, peras dan saring. Gunakan air perasan yang terkumpul untuk obat tetes telinga. Sehari 4 kali, setiap kali pengobatan sebanyak 2 tetes.

Luka berdarah, bisul, eksim
Cuci herba bandotan segar secukupnya sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Turapkan ramuan ke bagian tubuh yang sakit, lalu balut dengan perban. Dalam sehari, ganti balutan 3-4 kali. Lakukan pengobatan ini sampai sembuh.

Bisul, borok
Cuci satu tumbuhan herba bandotan segar sampai bersih. Tambahkan sekepal nasi basi dan seujung sendok teh garam, lalu giling sampai halus. Turapkan ke tempat yang sakit, lalu balut dengan perban.

Rematik( istilah kedokteran : reumatik), bengkak karena keseleo
Sediakan satu genggam daun dan batang muda tumbuhan bandotan segar, satu kepal nasi basi, dan 1/2 sendok teh garam. Selanjutnya, cuci daun dan batang muda sampai bersih, lalu tumbuk bersama nasi dan garam. Setelah menjadi adonan seperti bubur kental, turapkan ramuan ke bagian sendi yang bengkak sambil dibalut. Biarkan selama 1-2 jam, lalu balutan dilepaskan. Lakukan perawatan seperti ini 2-3 kali sehari.

Perdarahan rahim, sariawan, bisul, bengkak karena memar
Rebus 10-15 g herba bandotan dalam dua gelas air bersih sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan air saringannya diminum sekaligus. Lakukan 2-3 kali sehari.

Tumor rahim
Rebus 30-60 g herba bandotan kering segar atau 15-30 g herba kering dalam tiga gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Selain direbus, herba segar dapat juga ditumbuk. Air rebusan atau air perasannya diminum satu gelas sehari.

Sakit tenggorokan
(1) Cuci 30-60 g daun bandotan segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Selanjutnya, peras dan saring. Tambahkan larutan gula batu ke dalam air perasan secukupnya dan aduk sampai rata. Minum ramuan dan lakukan tiga kali sehari.
(2) Cuci daun bandotan secukupnya, lalu jemur sampai kering. Selanjutnya, giling sampai menjadi serbuk. Tiupkan serbuk ke dalam tenggorokan penderita.

Malaria, influenza
Rebus 15-30 g herba bandotan kering dalam dua gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan dua kali sehari.

Perut kembung, mulas, muntah
Cuci satu buah tumbuhan bandotan ukuran sedang sampai bersih, lalu potong-potong seperlunya. Rebus dalam tiga gelas air sampai tersisa menjadi satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sekaligus. Lakukan pengobatan ini 2-3 kali sehari sampai sembuh.

Perawatan rambut
Cuci, daun dan batang bandotan segar sampai bersih, lalu tumbuk sampai halus. Oleskan hasil tumbukan ke seluruh kulit kepala dan rambut. Tutup kepala dengan sepotong kain. Biarkan selama 2-3 jam. Selanjutnya, bilas rambut.

Komposisi :
Herba bandotan mengandung asam amino, organacid, pectic substance, minyak asiri kumarin, ageratochromene, friedelin, ß-sitosterol, stigmasterol, tanin, sulfur, dan potassium chlorida. Akar bandotan mengandung minyak asiri, alkaloid, dan kumarin
Demikian artikel Manfaat dan Khasiat , semoga bermanfaat.

Manfaat Daun Anting-anting

Manfaat Daun Anting-anting

Tumbuhanliarberkhasiat.web.id – Apakah Anda tahu anting tanaman? Bahkan, mungkin terdengar aneh bagi Anda karena tidak dibudidayakan dan menjadi tanaman liar di antara semak-semak. Namun, tahukah Anda bahwa tanaman dengan anting-anting memiliki sifat dan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan manusia? Tanaman anting memiliki nama Latin Acalypha australis linn, yang masih termasuk dalam keluarga Euphobiaceae. Jika di Indonesia tanaman ini disebut tanaman yang luar biasa, jika di Cina tanaman ini dikenal sebagai Tie Xian.

Salah satu bagian yang cukup terkenal mengandung banyak manfaat dan khasiat adalah bagian daunnya. Bagian daun anting-anting memiliki kandungan nutrisi yang ampuh dalam mengobati berbagai penyakit. Kandungan nutrisi di dalamnya dipercaya akan menghasilkan efek farmakologis seperti diantaranya sebagai manfaat antibotik, peluruh seni dan menghentikan pendarahan yang terjadi di dalam tubuh.

Ada beberapa manfaat dari daun anting-anting yang dapat anda gunakan sebagai alternatif obat herbal. Obat herbal memang menjadi pilihan terbaik saat ini karena semakin besar efek samping yang ditimbulkan oleh obat-obatan kimia. Apa saja manfaatnya? Simak selengkapnya berikut ini :

Mengobati berak darah, batuk dan mimisan

Penyakit berak darah tidak boleh disepelekan karena bisa membuat penyakit yang lebih serius terutama di daerah organ pencernaan. Penyakit batuk juga meskipun dianggap sepele namun jika tidak kunjung sembuh akan sangat berbahaya bagi tubuh anda bukan itu saja jika anda mengalami mimisan juga perlu diwaspadai karena hal itu mengindikasikan bahwa terjadi peradangan di dalam pembuluh darah sehingga menyebabkan pendarahan melalui hidung.

Cara mengobati beberapa penyakit tersebut anda bisa menyiapkan 30 hingga 60 gram daun anting-anting yang telah kering. Kemudian rebuslah daun tersebut dengan 4 gelas air hingga tersisa 2 gelas air saja. setelah itu biarkan hingga cukup dingin, saring dan minumlah ramuan tersebut secara rutin sebanyak 2 kali sehari. Lakukanlah secara rutin hingga penyakit yang dirasakan sembuh.

Mengobati penyakit disentri

Jika anda mengalami penyakit disentri pasti sangat tidak menyenangkan karena anda akan sulit dalam melakukani berbagai aktivitas. Oleh karena itu anda bisa menggunakan daun anting-anting sebagai solusinya. Caranya hampir sama dengan ramuan pada penyakit berak darah, mimisan dan batuk hanya saja minumlah ramuan ini secara rutin 5 hingga 10 hari.

Jika disentri masih saja tidak kunjung sembuh, anda sebaiknya segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut ke dokter untuk mendapatkan diagnose yang tepat karena bisa jadi yang anda alami bukan disentri melainkan gejala dari penyakit lainnya yang lebih parah.

Mengatasi luka bakar

Jika anda mengalami luka bakar, anda bisa menggunakan ramuan daun anting-anting untuk mengobatinya dengan mudah dan cepat. Anda hanya pelru menyiapkan daun anting-anting kemudian tumbuk hingga lembut dan tumbukan tersebut kemudian oleskan pada bagian tubuh yang terkena luka bakar. Lakukanlah rutin hingga luka sembuh.

Baca juga : Manfaat Alang-alang

Mengobati penyakit kulit

Zat antiseptic yang ada di dalam daun anting-anting akan dengan mudah membasmi bakteri yang ada didalam luka tubuh anda karena penyakit kulit seperti gatal dan kudis. Caranya anda bisa menempelkan daun anting-ating yang sudah ditumbuk pada bagian tubuh yang luka dan gatal.

Mengobati penyakit diare dan muntah darah

Diare merupakan salah satu penyakit yang kadang disepelekan oleh banyak orang. namun jika dibiarkan akan sangat berbahaya karena bisa menguras cairan tubuh. anda juga akan sangat berbahaya jika mengalami muntah darah karena ini menandakan terjadi pendarahan di dalam tubuh anda. Jika anda mengalaminya sebaiknya segera siapkan daun anting-anting satu genggam tangan dan rebuslah dengan 2 gelas air.

Tunggulah rebusan tersebut hingga menjadi 1 gelas saja dan kemudian dinginkan, setelah siap saring dan minumlah ramua tersebut secara rutin sebanyak 2 kali sehari ½ gelas. Jika anda tidak suka dengan rasanya anda bisa menambahkan gula jawa dan daun salam atau daun sereh. Dengan itu anda akan mendapatkan rasa yang lebih enak dan aroma yang lebih segar.

Demikian beberapa manfaat dan khasiat yang bisa anda dapatkan dari penggunaan daun anting-anting sebagai obat herbal, karena manfaatnya sangat besar dan baik bagi tubuh sebaiknya anda menanam tanaman anting-anting di kebun rumah anda supaya jika terjadi berbagai penyakit anda bisa mencarinya dengan mudah. Dan karena ada banyak orang yang tidak mengetahui tanaman ini sebaiknya anda juga memberitahu mereka.

Ironisnya karena banyak orang yang tidak mengetahui bahwa tanaman anting-anting bisa dijadikan sebagai salah satu obat herbal, banyak manusia yang justru menebangnya karena dianggap sebagai salah satu tanaman liar atau semak-semak yang membuat kebun atau rumah menjadi tidak bersih. Padahal jika diteliti bersama, tanaman anting-anting sangat memiliki kandungan yang banyak dari setiap bagian tubuhnya dan bisa dikonsumsi dalam keadaan segar maupun dalam keadaan kering.

1 2