Tanaman Langka Indonesia yang Terancam Punah

Tanaman Langka Indonesia yang Terancam Punah –  Berikut ini merupakan artikel yang membaha tentang daftar tanaman langka Indonesia yang terancam punah.

Tanaman Langka Indonesia yang Terancam Punah

Dari jutaan jenis tumbuhan yang hidup di Indonesia, beberapa di antaranya dikategorikan sebagai tumbuhan langka di Indonesia yang terancam punah.

Kabar duka ini tak hanya menjadi perhatian bagi para pegiat dan pihak-pihak pemerhati flora di Indonesia.

Lebih jauh lagi, seharusnya hal ini juga menjadi fokus bersama antara pemerintah dan warganya.

Soalnya, kekayaan flora di Indonesia merupakan warisan tak-benda yang sama-sama harus dijaga dan dilestarikan.

Apalagi banyak tumbuhan langka di Indonesia yang sangat unik dan tak bisa ditemukan di tempat lain di dunia ini selain di Indonesia.

Salah satunya adalah bunga padma raksasa atau bunga Rafflesia Arnoldi yang sudah sangat tersohor di dunia.

Selain itu, masih ada beberapa jenis tumbuhan langka di Indonesia yang kini statusnya sudah terancam punah dan harus kita jaga bersama-sama.

Berikut ini daftar lengkap tumbuhan langka di Indonesia yang sudah terancam punah.

7 Tumbuhan Langka di Indonesia yang Terancam Punah

1. Bunga Padma Raksasa (Rafflesia arnoldii)

Tumbuhan langka di Indonesia yang berada di peringkat pertama daftar tumbuhan yang terancam punah yaitu bunga Padma Raksasa atau bunga Rafflesia.

Tumbuhan ini mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat sehingga tak heran bila sering disebut sebagai bunga bangkai.

Bunga ini terkenal di dunia karena memiliki ukurannya yang besar dengan diameter 1 meter dan berat mencapai 10 kilogram.

2. Edelweiss Jawa (Anaphalis javanic)

Tumbuhan berikutnya yang masuk kategori tumbuhan langka di Indonesia yaitu Edelweiss Jawa atau Bunga Senduro.

Habitat bunga ini yaitu di sekitar pegunungan di wilayah Pulau Jawa yang biasanya tumbuh berkembang setelah terjadinya erupsi.

Populasi bunga ini semakin kritis akibat ulah tangan jahil para pendaki gunung yang memetik dan menjadikannya sebagai hadiah.

Saat ini bunga ini hanya tersisa di wilayah Gunung Papandayan, Gunung Gede, Gunung Pangrango, dan Gunung Rinjani.

3. Bunga Bangkai (Amorphophallus titanum)

Selain bunga Padma Raksasa, ada lagi bunga lain yang disebut bunga bangkai yakni bunga dengan nama latin Amorphophallus titanum.

Perbedaan bunga bangkai ini dengan bunga Padma Raksasa yaitu pada bentuk bunga yang menjulang ke atas dan dapat mencapai 4 meter.

Habitat asli bunga bangkai berasal dari Sumatera, namun, saat ini bunga ini telah banyak dilestarikan dan salah satunya ada di Taman Hutan Raya Ir. Djuanda, Bandung.

Baca Juga:Tanaman Liar yang Dapat Dikonsumsi

4. Pohon Damar (Agathis dammara)

Pohon damar juga termasuk kategori tumbuhan langka di Indonesia yang sudah semakin terancam punah karena pengaruh eksploitasi.

Tumbuhan yang dapat mencapai tinggi 60 meter ini selain dimanfaatkan kayunya juga sering diambil getahnya untuk pembuatan kopal.

Uniknya, pohon ini memiliki nama yang berbeda seperti misalnya pohon salo (Ternate), ki damar (Sunda), dayungon (Samar), dan kisi (Buru).

5. Kantong Semar (Nepenthes)

Tumbuhan langka di Indonesia berikutnya yaitu pohon Kantong Semar yang bahkan telah dikenal di dunia karena keunikannya.

Keunikan utamanya terletak pada kemampuan Kantong Semar dalam memangsa serangga seperti lalat, lebah, dan kumbang.

Sayangnya, keberadaan Kantong Semar saat ini sudah semakin langka sehingga harus menambah upaya pelestarian agar tak punah.

Tumbuhan Langka Di Papua

Tumbuhan Langka Di Papua

Tumbuhan Langka Di Papua – Papua merupakan salah satu kota yang berad di Indonesia bagian timur, dibagian menjadi salah satu kota di Indonesia yang memiliki banyak kekayaan sumber daya alam.

Tumbuhan langka di Papua

1.Anggrek Hitam Papua

Anggrek hitam Papua berbeda dengan anggrek hitam di wilayah lain. Kelopak bunganya berwarna hitam, berbeda dengan anggrek hitam Kalimantan yang berwarna hijau. Bunga anggrek ini sulit dibudidayakan sehingga menjadi tanaman langka. Harganya pun dapat mencapai Rp100 juta di tangan kolektor.

2. Anggrek Stuberi

Papua juga mempunyai anggrek langka lainnya, yaitu anggrek stuberi. Warnanya merupakan kombinasi putih dan ungu pada kelopaknya yang berbentuk gelombang. Karena termasuk tanaman dilindungi, tumbuhan ini tidak boleh dipelihara secara sembarangan.

3. Musa Ingens

Musa Ingens adalah buah langka asal papua yang berupa pisang raksasa. Buah ini memiliki ukuran batang yang dapat mencapai tinggi 15 meter dan lingkar batang 2 meter. Buahnya sendiri dapat mencapai sebesar ukuran lengan orang dewasa. Meski besar dan gemuk, buah ini tidak dapat dikonsumsi karena rasanya hambar.

4. Buah Merah

Buah merah papua berbentuk seperti jagung. Selain rasanya enak, buah merah juga mempunyai banyak manfaat bagi kesehatan, seperti menurunkan risiko kanker, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung.

5. Rabon Pi

Rabon pi yang disebut juga buah keben, memiliki bentuk mirip dengan jambu air, bagian kulit buahnya berlendir dengan ukuran buah sebesar kepalan tangan orang dewasa. Biji buah ini diyakini dapat menyembuhkan rabun. Caranya, yaitu dengan meneteskan air rendaman buah sebanyak 2 tetes setiap 2 hari sekali.

Baca Juga: Beberapa Manfaat Buah Kedondong Untuk Turunkan Berat Badan

6. Bintangur

bintangur merupakan tanaman langka Papua yang biasa dimanfaatkan oleh penduduk setempat sebagai bahan bakar. Untuk mendapatkan minyaknya, buah ini harus dijemur terlebih dahulu. Selain itu, getah dari kayunya dapat digunakan sebagai racun tikus dan obat bius ikan.
Beberapa jenis bentangur juga dapat dikonsumsi dengan cara diolah sebagai acar. Sementara bijinya dapat digunakan untuk campuran pembuatan sabun dan lilin.

7. Matoa

Buah matoa merupakan buah endemik Papua yang telah tersebar di beberapa daerah lain. Rasanya buahnya merupakan perpaduan durian dan kelengkeng yang cukup nikmat. Pohon matoa termasuk tanaman tinggi yang dapat mencapai 18 meter dengan diameter batang mencapai 100 meter.

Tumbuhan langka di atas masih ada yang dapat ditemukan, ada pula yang tidak. Semoga dengan pengetahuan tentang flora langka di atas, semakin meningkatkan kesadaran tentang kekayaan alam dan pentingnya menjaga mereka agar tidak punah.