Tanaman Obat Keluarga Dan Manfaatnya

Tanaman Obat Keluarga Dan Manfaatnya

tumbuhanliarberkhasiat.web.id Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tanaman Obat Keluarga Dan Manfaatnya Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tanaman Obat Keluarga Dan Manfaatnya

Apa Itu Tanaman Obat Keluarga (TOGA)?
Tanaman obat keluarga (TOGA) adalah nama lain dari apotek hidup, yakni sekumpulan tanaman herbal yang ditanam di pekarangan rumah, entah itu ditanam langsung di atas permukaan tanah atau menggunakan medium seperti pot.Adanya tanaman-tanaman tersebut guna memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan herbal yang pemanfaatannya bisa untuk mencegah maupun mengatasi sejumlah jenis penyakit dari penyakit ringan hingga berat sekalipun. Tak hanya itu, tanaman herbal yang tumbuh di pekarangan rumah bisa difungsikan sebagai bumbu masakan. Pun, sebagai ‘pemanis’ halaman rumah jika Anda menatanya dengan baik.Jenis-Jenis

Tanaman Obat Keluarga dan Kegunaannya
Anda yang tengah berencana untuk menanam tanaman obat keluarga di halaman rumah, berikut ini adalah rekomendasi jenis tanaman obat keluarga dan kegunaannya bagi kesehatan tubuh.

1. Lidah Buaya
Lidah buaya adalah satu dari sekian banyak jenis tanaman obat keluarga yang sudah selayaknya tumbuh di halaman rumah Anda. Tentu sudah tidak asing lagi dengan manfaat yang dibawa oleh tanaman dengan nama latin aloe vera ini, bukan?

Ya, gel yang terkandung di dalam daun lidah buaya menghasilkan manfaat tanaman obat keluarga yang satu ini, seperti:

  • Merawat kesehatan dan kesuburan rambut
  • Merawat kesehatan kulit
  • Agen antioksidan
  • Agen anti-bakteri
  • Membantu penyembuhan luka
  • Meredakan plak gigi
  • Meredakan sembelit (konstipasi)
  • Mengontrol kadar gula darah

2. Jahe
Jenis tanaman obat keluarga selanjutnya adalah jahe. Jahe (zingiber officinale) adalah tanaman herbal yang juga sudah sejak lama dipercaya memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh berkat kandungan zat-zat di dalamnya. Bahkan, manfaat tanaman obat keluarga yang satu ini sudah banyak mendapatkan pengakuan medis.Beberapa manfaat tanaman obat keluarga jahe adalah:

  • Meredakan mual dan gejala morning sickness pada ibu hamil
  • Meredakan nyeri otot
  • Meredakan peradangan
  • Meredakan gangguan pencernaan
  • Mengurangi nyeri saat menstruasi
  • Menurunkan kolesterol
  • Mengontrol kadar gula darah pada penderita diabetes
  • Meminimalisir risiko kanker
  • Meningkatkan fungsi otak
  • Melawan infeksi
  • Banyaknya manfaat jahe bagi kesehatan tubuh membuat tanaman obat keluarga ini dijuluki ‘superfood’.

3. Kunyit
Jangan lupa juga untuk memasukkan kunyit ke dalam daftar tanaman obat keluarga yang ada di halaman rumah Anda. Pasalnya, manfaat tanaman obat keluarga yang satu ini tidak kalah besar. Manfaat kunyit bagi kesehatan di antaranya:

  • Meredakan peradangan
  • Agen antioksidan
  • Meningkatkan fungsi otak dan mencegah penyakit otak
  • Meminimalisir risiko penyakit jantung
  • Meminimalisir risiko kanker
  • Meredakan penyakit radang sendi (arthritis)
  • Meredakan gangguan mental seperti depresi
  • Mencegah penuaan dini
  • Selain untuk mencegah dan mengatasi pelbagai penyakit, pemanfaatan kunyit juga sebagai bumbu masakan.

4. Daun Sirih
Di balik rasanya yang pahit, daun sirih membawa manfaat yang besar bagi kesehatan tubuh. Tanamlah tanaman obat keluarga yang oleh masyarakat India sudah dipercaya sebagai obat tradisional sejak tahun 400 sebelum Masehi ini di halaman rumah Anda untuk mendapatkan manfaatnya yang di antaranya meliputi:

  • Agen antioksidan
  • Membuang racun di dalam tubuh
  • Meredakan diabetes
  • Meredakan peradangan
  • Merawat kesehatan organ kardiovaskular
  • Meminimalisir risiko kanker
  • Menghilangkan bau badan
  • Meredakan sariawan

5. Jambu Biji
Buah jambu biji adalah tanaman obat keluarga lainnya yang mendatangkan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh jika Anda mengonsumsinya secara rutin.Manfaat tanaman obat keluarga jambu biji tak hanya terletak pada buahnya, melainkan juga daunnya. Beberapa manfaat jambu biji bagi kesehatan tubuh antara lain:

  • Menurunkan kadar gula darah tinggi
  • Meningkatkan kesehatan jantung
  • Meredakan sakit saat menstruasi
  • Menjaga kesehatan sistem pencernaan
  • Membantu menjaga berat badan
  • Meminimalisir risiko kanker (masih membutuhkan penelitian lebih lanjut)
  • Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Merawat kesehatan kulit

6. Daun Peppermint
Daun peppermint umum digunakan sebagai komposisi produk pasta gigi maupun permen karet. Hal ini dikarenakan peppermint dapat memberikan sensasi menyegarkan bagi mulut.Selain untuk menyegarkan mulut, ternyata tanaman obat keluarga ini punya segudang manfaat penting lainnya yang sayang untuk dilewatkan. Manfaat tanaman obat keluarga yakni daun peppermint di antaranya:

  • Meredakan sakit kepala
  • Meredakan mual dan muntah
  • Meredakan gangguan pencernaan
  • Meredakan nyeri otot
  • Menambah energi
  • Menghilangkan nyeri saat menstruasi
  • Melawan infeksi bakteri
  • Membantu menjaga berat badan
  • Meningkatkan daya konsentrasi
  • Guna mendapatkan manfaat peppermint ini, Anda bisa mengolahnya menjadi minuman teh hangat. Minumlah secara rutin agar hasilnya maksimal.

Baca Juga : Daun Sambiloto Si Pahit Sejuta Manfaat

7. Daun Seledri
Daun seledri adalah tanaman yang umum digunakan sebagai bumbu masakan. Faktanya, daun seledri memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Manfaat tanaman obat keluarga yang satu ini terdiri dari:

  • Agen antioksidan
  • Meredakan peradangan
  • Merawat sistem pencernaan
  • Mengontrol kadar gula darah
  • Selain dijadikan bumbu masakan, Anda bisa mengolah daun seledri menjadi jus untuk mendapatkan manfaatnya.

8. Chamomile
Bunga chamomile adalah tanaman obat keluarga yang kaya akan antioksidan. Tanaman herbal ini biasanya diolah menjadi minuman teh. Manfaat teh chamomile bagi tubuh meliputi:

  • Merawat kesehatan kulit
  • Meredakan gangguan tidur
  • Meredakan peradangan dan pembengkakan
  • Meredakan sembelit
  • Tak hanya itu, tampilan menawan dari bunga chamomile menambah estetika halaman rumah Anda. Oleh sebab itu, masukkan juga tanaman ini ke dalam daftar tanaman herbal yang Anda tanam, ya.

9. Rosemary
Nama tumbuhan yang satu ini pastinya sudah tidak asing lagi, bukan? Jika selama ini Anda hanya melihat atau mendengar tumbuhan rosemary, maka kini saatnya untuk menanam tanaman tersebut di halaman rumah karena ada sejumlah manfaat medis yang bisa didapatkan darinya.Rosemary adalah satu dari jenis tanaman obat keluarga alias ‘apotek hidup’. Rosemary berdasarkan sebuah studi yang dilakukan di Kyoto Prefectural University of Medicine, Jepang dikatakan dapat mengatasi reaksi alergi.

Selain itu, manfaat tanaman obat keluarga rosemary adalah:

  • Merawat kesehatan sistem pencernaan
  • Meredakan peradangan
  • Meningkatkan daya konsentrasi
  • Meminimalisir risiko kanker
  • Agen antioksidan

10. Kembang Sepatu
Kembang sepatu (Hibiscus schizopetalus) adalah jenis tanaman obat keluarga yang tentu juga sudah sering Anda dengar atau bahkan lihat secara langsung.Ada beberapa manfaat kesehatan yang bisa Anda dapatkan dengan mengonsumsi kembang sepatu—dalam bentuk minuman teh—yaitu:

  • Mencegah paparan radikal bebas
  • Mengontrol tekanan darah
  • Menurunkan gula darah
  • Meningkatkan kesehatan organ hati (liver)
  • Membantu menurunkan berat badan
  • Mencegah kanker
  • Melawan infeksi bakteri

11. Temulawak
Terakhir dari jenis tanaman obat keluarga yang layak untuk Anda tanam di halaman rumah adalah temulawak. Temulawak (Curcuma xathorrhiza) memiliki manfaat antara lain:

  • Agen antioksidan
  • Mengatasi peradangan
  • Mengatasi anemia
  • Mengobati jerawat
  • Menambah nafsu makan

Itu dia informasi mengenai jenis tanaman obat keluarga dan kegunaannya yang perlu Anda ketahui. Apakah salah satu di antaranya sudah tertanam di halaman rumah? Semoga bermanfaat!

Tanaman Obat Yang Bisa Dibudidayakan Di Rumah

Tanaman Obat Yang Bisa Dibudidayakan Di Rumah

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan beberapa artikel yang berkaitan tentang pembahasan mengenai Tanaman Obat Yang Bisa Dibudidayakan Di Rumah. Berikut ini akan kami berikan beberapa ulasan dan pembahasan yang berkaitan mengenai Tanaman Obat Yang Bisa Dibudidayakan Di Rumah

Apa itu tanaman obat?
Tanaman ini mengandung senyawa aktif atau bahan alami tertentu yang disinyalir baik untuk menunjang kesehatan tubuh. Setiap jenis tanaman mungkin memiliki “komposisi” senyawa yang berbeda satu sama lain, sehingga manfaatnya juga mungkin bervariasi antar satu tanaman obat dengan yang lain.Umumnya setiap bagian dari tumbuhan obat bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan khasiatnya. Mulai dari daun, batang, buah, kulit, biji, akar, hingga umbi atau rimpangnya yang kemudian dikonsumsi dalam berbagai bentuk seperti dimakan mentah-mentah, untuk bumbu dapur, obat oles, hingga diracik menjadi jamu minum.

Tanaman obat yang bisa Anda tanam sendiri di rumah
Indonesia kaya akan sumber tanaman obat yang bisa dibudidayakan sendiri di rumah, baik pada sebidang tanah di halaman rumah atau di pot-pot kecil, untuk memenuhi kebutuhan keluarga akan obat-obatan.Menurut Info Komoditi Tanaman Obat yang diterbitkan Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) dari Kementerian Perdagangan, tanaman biofarmaka di Indonesia mencakup 15 jenis tanaman utama. Tanaman-tanaman ini meliputi jahe, laos (lengkuas), kencur, kunyit, lempuyang, temulawak, temuireng, temukunci, dlingo atau dringo, kapulaga, mengkudu (pace), mahkota dewa, kejibeling, sambiloto, dan lidah buaya.

1. Jahe
Jahe adalah salah satu jenis tanaman obat yang populer digunakan sebagai bahan pembuat jamu dan obat tradisional.Jahe mengandung senyawa aktif kuat bernama gingerol yang mampu mengatasi banyak masalah pencernaan seperti sakit perut dan mual-muntah, pusing karena vertigo, hingga mengurangi sakit akibat nyeri haid serta nyeri sendi seperti osteoarthritis dan rematik. Gingerol juga dilaporkan dapat mencegah pertumbuhan sel kanker usus besar. Selain itu, jahe dapat membantu menurunkan berat badan.

Jika ingin menggunakan jahe sebagai obat herbal, pilihlah yang segar. Senyawa gingerol paling banyak dan paling kuat ditemukan dalam jahe segar ketimbang jahe bubuk. Bubuk jahe di pasaran juga biasanya sudah diolah dengan banyak gula tambahan. Simpan jahe dalam wadah tertutup rapat, simpan di tempat kering dan jauhkan dari sinar matahari langsung.Peringatan: jahe umumnya aman, tapi tetap tidak boleh dikonsumsi berlebihan. Jahe dapat menyebabkan sakit perut, kembung, mulas, hingga diare jika kebanyakan. Anda tak dianjurkan mengonsumsi lebih dari 4 gram jahe per hari.

2. Kunyit
Kunyit mengandung zat kurkumin yang memberikan warna oranye khasnya. Kurkumin jugalah yang memberikan khasiat obat dari kunyit untuk membantu menjaga kesehatan serta mencegah penyakit.

Berkat senyawa kurminnya, simpang oranye ini sudah sejak dulu digunakan dalam pengobatan tradisional Indonesia untuk meringankan gejala gangguan pencernaan, gejala penyakit kulit, mengatasi penyakit hati, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke, hingga mencegah kanker usus besar. Berdasarkan penelitian, kurkumin juga berfungsi melindungi kesehatan fungsi saraf.Peringatan: sama halnya dengan jahe, kunyit juga tidak boleh kebanyakan dikonsumsi. Dikutip dari Healthline, beberapa penelitian mengatakan konsumsi kunyit berlebihan memicu kenaikan asam lambung berlebih. Asupan kunyit yang terlalu banyak juga dapat menyebabkan masalah perdarahan. Anda mungkin jadi lebih gampang memar atau luka lama sembuhnya.Maka dari itu, orang yang punya masalah lambung seperti maag dan yang sedang rutin menggunakan obat pengencer darah warfarin tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi kunyit.

Baca Juga : Tanaman Pembawa Keberuntungan

3. Kencur
Kencur yang punya nama latin Kaempferia galanga ternyata masih satu keluarga dengan jahe. Tidak heran apabila masih banyak yang salah membedakan antara kencur dengan jahe.Kencur sudah dikenal lama sebagai obat batuk berdahak, obat diare, obat deman, dan obat sakit gigi. Kencur juga bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan nafsu makan dan mengobati cedera otot setelah olahraga.Manfaat kencur tidak berhenti sampai di situ. Sebuah penelitian dari Bangladesh menunjukkan bahwa ekstrak kencur mengandung sifat antidepresan yang bermanfaat untuk mengurangi stres dan kecemasan.

4. Kumis kucing
Kumis kucing adalah tanaman obat yang cukup terkenal dalam meringankan beberapa masalah kesehatan, seperti luka di kulit dan gusi bengkak. Selain itu, zat antiradang dalam kumis kucing dapat membantu mengendalikan gejala alergi, rematik dan asam urat, penyakit ginjal, hingga menghentikan kejang.Sebuah penelitian pada tikus lab yang diterbitkan jurnal Ethnoparmhacology melaporkan bahwa daun kumis kucing juga bersifat diuretik yang memicu peningkatan produksi urine. Secara tidak langsung, bolak-balik buang air kecil dapat membantu mengeluarkan bakteri yang ada di dalam kandung kemih. Hal ini pun membantu mengurangi kemungkinan risiko infeksi saluran kencing.

5. Daun sirih
Daun sirih sejak zaman leluhur digunakan sebagai tanaman obat untuk mengobati berbagai masalah kesehatan. Nenek moyang kita sejak dulu terbiasa mengunyah sirih untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka.Nyatanya, tradisi menyirih ini memang terbukti bermanfaat oleh sejumlah penelitian medis modern. Mengunyah sirih telah terbukti menghambat pertumbuhan bakteri dalam mulut, sehingga bermanfaat untuk mencegah gigi berlubang dan penyakit gusi.Selain itu, antioksidan tannin dalam sirih mempercepat respon tubuh untuk membekukan darah dan menyembuhkan luka. Itu kenapa sirih sering digunakan untuk menghentikan mimisan dan mengobati luka bakar.